Kesayangan Tuan Luke

Kesayangan Tuan Luke
Tercebur


__ADS_3

Beberapa jam sebelum Luke bangun dari tidurnya.........


"Dasar Reyhan pengkhianat. Dia berhasil mengunciku di ruang pemotretan indoor. Tapi, aku tidak bodoh. Saat aku dengar Embun melakukan syuting perdana di kolam renang, maka dengan segala cara aku harus ke sana untuk membuat Embun malu. Salah sendiri kenapa dia berani merebut Luke dariku dan berani merebut impianku menjadi Brand Ambassador berikutnya" Chika terus bergumam sambil berlari menuju ke kolam renang


Chika sampai di lokasi pemotretan outdoor yang berada di lantai satu sisi timur gedung pencakar langit milik Grup Donovan itu. Wanita tinggi nan ramping itu mengedarkan pandangannya ke segala penjuru dan langsung menyeringai senang saat ia menemukan sosok yang dia cari tengah minum di tengah taman.


Chika langsung mencekal dan menarik paksa pergelangan tangan Embun ke pinggir kolam renang untuk menjauhi kerumunan dan dia memang berniat ingin menceburkan Embun ke kolam renang setelah ia puas membuat malu Embun dengan makiannya.


Rendy mengekor laju larinya Luke sembari menelepon Daniel dan Daniel pun langsung melesat berlari ke tempat syutingnya Embun.


Daniel berlari kencang sembari bergumam, "Sial! Aku tinggal ke toilet sebentar aja, rubah licik itu udah lepas dan mengancam keselamatannya Kak Embun. Semoga Kak Embun nggak kenapa-kenapa"


Embun menarik pergelangan tangannya dari genggaman erat tangan Chika dengan keras sambil berteriak, "Kenapa kau tarik aku ke sini?!"


Chika menyeringai di depan Embun, lalu wanita yang lebih tinggi dari Embun itu langsung mengedarkan pandangannya sambil berteriak, "Dengar semuanya! Wanita ini memiliki wajah polos, tapi dia tidak sepolos yang kalian lihat. Dia bisa mendapatkan gelar Brand Ambassador karena dia, merebut tunanganku. Dia dengan liciknya tidur dengan Luke Donovan dan melahirkan anak haram........."


Plak! Embun langsung menampar pipi Chika dengan sangat keras sembari berkata dengan mata melotot, "Jangan menghina anakku! Aku akan melakukan apa pun untuk melindungi anakku!"


"Cih! Anak kamu itu memang anak yang terbentuk di luar nikah dan........."


Plak! Embun kembali menampar Chika sambil berteriak, "Hentikan! Jika kau terus menghina anakku, aku akan........."


"Akan apa?" Chika melangkah maju sembari menunjuk-nunjuk dadanya Embun.


Seorang pemuda yang masih menenteng kamera berdiri di depan Alex Norman dan sambil terngah-engah selepas ia berlari, pemuda itu berkata, "Bos, Chika menyeret model kita ke bibir kolam renang dan menyerang model kita dengan makian yang benar-benar tidak enak untuk didengar. Dia sepetinya sengaja datang ke sini untuk mempermalukan model kita"

__ADS_1


"Kenapa Chika bisa ada di sini? Dia, kan, ada pemotretan dengan Reyhan di ruang indoor" Alex Norman berucap sambil bangkit berdiri saking kagetnya.


"Aku juga nggak tahu, Bos" Sahut pemuda itu.


"Sial!" Alex yang tengah asyik mengedit hasil pengambilan gambar syuting season pertama langsung melepas headset yang ia pakai menjadi bando di atas kepalanya dan berlari menuju ke bibir kolam renang yang jaraknya cukup jauh dari tempat ia duduk.


Embun melangkah mundur sambil sesekali menoleh ke belakang dengan panik. Dia takut tercebur ke kolam renang karena dia tidak bisa berenang. Embun langsung menahan dada Chika sambil berkata, "Hentikan! Jangan maju lagi! Aku bisa kecebur ke kolam renang dan........"


"Emang itu tujuanku ke sini. Aku tahu dari percakapan Daniel dan Reyhan kalau kau tidak bisa berenang" Chika menyeringai lalu ia mendorong dada Embun.


Saat Embun terjengkang ke belakang, ia menarik kerah dressnya Chika. Embun jatuh tercebur ke kolam renang dan Chika ikutan. tercebur ke kolam renang karena Embun menarik kerah dressnya.


Luke langsung melepas jasnya saat ia melihat tangan Embun melambai-lambai ke atas sambil berteriak, "Tolong!" Dan sambil meelpas sepatu dan melemparnya asal, tanpa berpikir panjang pria super tampan itu kemudian melompat ke dalam air saat kepala Embun mulai tenggelam ke dalam air. Kolam renang tersebut memiliki kedalaman satu koma tiga puluh lima meter. Cukup dalam untuk seseorang yang sama sekali tidak tahu caranya berenang.


Namun, Luke tidak menolong Chika. Luke memilih untuk menolong Embun.


Alex Norman langsung menghentikan laju larinya saat ia melihat Luke sedang menempelkan bibirnya ke bibir Embun yang merupakan salah satu metode melakukan CPR.


Sedangkan Chika ditolong oleh Daniel. Daniel merebahkan Chika di bibir kolam renang dan langsung menunduk untuk berbisik di telinga Chika, "Nggak usah pura-pura pingsan! Aku tahu kalau kamu jago berenang. Maka bangunlah sekarang atau aku akan dengan senang hati memagut bibir kamu untuk melakukan CPR"


Chika sontak membuka kedua matanya dan mendorong dada Daniel dengan wajah kesal. Chika kemudian bangun dan duduk sambil berpura-pura terbatuk-batuk sangat keras untuk menarik perhatiannya Luke.


Alih-alih merespons Chika, Luke justru menatap lekat wajah Embun yang sudah membuka mata. Luke menepuk pelan punggung Embun saat wanita cantik itu memuntahkan air dan langsung memeluk Embun saat Embun limbung ke depan dan jatuh pingsan.


Chika langsung berteriak dengan wajah kesal saat ia melihat tunangannya memeluk wanita lain, "Luke! Aku di sini. Kaki aku terluka Luke! Aku......."

__ADS_1


Luke mengabaikan teriakannya Chika dan langsung membopong tubuh mungilnya Embun lalu ia berjalan melintasi Chika begitu saja dan dengan wajah panik dia mendekap erat tubuh Embun sambil mendaratkan bibir di kening Embun.


Alex Norman sontak mengekor laju larinya Luke sambil bergumam, "Mbun, semoga kamu baik-baik saja"


Kedua bola mata Chika sontak membulat kaget dan ia bangkit berdiri untuk melangkah lebar dan berlari kecil mengikuti Luke sambil berteriak, "Luke! Aku di sini. Aku adalah tunanangan kamu! Luke!"


Daniel langsung menahan lengan Chika dan berkata, "Jangan ikuti Kak Luke!"


Chika menoleh tajam ke Daniel, "Lepaskan aku! Aku harus mengikuti Luke. Dia pergi dengan wanita lain dan........"


"Wanita itu Istri sahnya Kak Luke dan semua melihat kalau kamu yang mendorong Istri Kak Luke ke kolam renang. Kalau kamu ikut Kak Luke saat ini dan tidak menjelaskan apa yang baru saja terjadi, kau hanya akan memperburuk keadaan kamu sendiri. Lihatlah sekeliling kamu. Semua mata memandang kamu dengan sorot mata aneh sekarang ini"


Chika sontak mengedarkan pandangannya ke sekelilingnya dan langsung berkata ke semuanya, "Hei! Kenapa kalian melihatku seperti itu? Tadi itu kecelakaan. Aku tidak sengaja melakukannya. Embun terjatuh ke kolam renang dengan sendirinya. Kalian juga lihat kalau aku juga tercebur ke kolam renang, kan?"


Semua memilih pergi meninggalkan Chika dengan dengungan kata, "Huh! Dasar pembuat onar"


Chika langsung menoleh ke Daniel, "Antar aku ke rumah sakit! Aku......."


"Lebih baik kita ganti baju dulu" Sahut Daniel


Luke memeluk tubuh Embun yang sudah ia selimuti dengan selimut tebal yang Rendy ambil dari bagasi mobil sambil menciumi kening Embun dan terisak menangis dengan bergumam, "Bertahanlah, Sayang! Jangan tinggalkan aku dan Dino! Aku mohon"


Mendengar bosnya menangis dan bergumam seperti itu, Rendy menekan gas mobil lebih dalam lagi agar cepat sampai di rumah sakit terdekat.


Mobil Alex Norman mengikuti dari belakang.

__ADS_1


__ADS_2