Kugenggam Namun Menjauh

Kugenggam Namun Menjauh
22. Kasih sayang seorang kakak


__ADS_3

"Ini pak, cradit card Nur" ucap Nur dengan menyodorkan 2 cradit card miliknya


"Ini untuk apa Nak? jika untuk mencari tempat usahamu, biar bapak saja ya" pinta bapaknya


"Tidak usah pak, pakai ini saja pak, lagian Nur juga jarang memakainya, dan Nur masih menyimpan 2 lagi pak"


"Di dalamnya adalah hasil dari Nur desain baju pak, jadi dipakai untuk modal buka butik saja pak, dan satunya tolong bapak, ibu dan Fatih pakai saja pak" pinta Nur kepada bapaknya


"Tidak nak, bapak masih bekerja dan sanggup mencari nafkah sendiri, kamu masih kecil dan hidupmu masih panjang"


"Tapi baiklah, ini bapak simpankan nanti bapak titip ibumu tapi untuk usaha butikmu saja ya Nak"balas bapanya dan dijawab anggukan oleh Nur


Pagi yang cukup cepat, hingga tisak terasa jam sudah menunjukan pukul 12 siang, Nur pun melakukan sholat dzuhur. Setelah selesai ia pun menemui kedua orang tuanya.

__ADS_1


" Kakak sudah cantik, terus mau kembali ke kota A ya kak? ujar Fatih didepan pintu kamar Nur


"Iya dek, kakak harus melanjutkan sekolah disana, toh dalam waktu yang tak lama kakak akan UN" balasnya serasa menyusun barang yang akan Nur bawa


"Kenapa harus cepat sih kak, aku jadi gak ada teman berantem nih" ujar Fatih dengan raut sendu


"Aduh masa berantem sih dek, kan gak lucu tahu" balas Nur dengan terkekeh akan pernyataan adeknya


" Iya lah kak, aku kan jadi bingung mau ngapain kalau setelah pulang sekolah, kakak mah bentar lagi SMA, sedangkan aku masih saja SD, 1 tahun lagi baru bisa lulus" ucap Fatih dengan mendekati masur kakaknya


" Apa itu kak? kalau Fatih bisa, pasti adekmu ini akan bantu kak" balas Fatih dengan penuh semangat akan tawaran dari kakaknya


"Kakak akan buka butik, dan dari hasil desain kakak, ya hitung-hitung karena kakak hoby saja menggambar" ujarnya

__ADS_1


"Dan kakak minta kamu membantu kakak mengurusnya, nanti kakak akan minta bapak untuk mengajarimu cara berusaha dan mengembangkan usaha itu" balasnya lagi


"Wah, wah ternyata kakak ku ini banyak bakat ya, kalau begitu aku setuju deh kak" balas Fatih dengan raut tersenyum lebar


"Baiklah, cradit card kakak sudah kakak berikan kepada bapak untuk modal usaha butik, dan ini uang kamu pakai untuk keperluanmu dek, untuk keperluanmu" ujar Nur dengan memberikan uang 10juta kepada adeknya


"Ini kamu simpan dan pakailah untuk yang bermanfaat ya dek" ujar Nur dengan memeluk adeknya


"Kakak pasti akan rindu denganmu dek"balasnya lagi


"Fatih juga akan rindu dengan kakak, Fatih ingin selalu bersama kakak, dan menjaga kakak" balas Fatih, hingga kedua kakak beradik itu saling berpelukan


"Kakak sudah banyak berkorban untukku, demi aku kakak selalu bekerja keras, demi aku kakak selalu mengalah, dan dulu ia rela tidak jajan demi aku, hingga sekarang pun ia memberikan uang jajannya untukku bahkan dari hasil kerja kerasnya sendiri" batin Fatih dengan masih memeluk kakak tercintanya itu

__ADS_1


"Suatu saat aku pasti akan membalasmu kak, kau sungguh selalu baik terhadapku kak" batin Fatih dengan menitikkan air mata dan masih belum rela untuk berpisah lagi dari kakak nya itu


__ADS_2