Kugenggam Namun Menjauh

Kugenggam Namun Menjauh
50. Gadis Muda Berbakat


__ADS_3

Setelah melakukan perjalanan yang tak cukup jauh, kini Nur beserta asistennya Dewi sudah sampai di sebuah restaurant tempat perjanjian sebelumnya dengan kliennya.


Nampak terlihat seorang wanita seumuran Dewi sedang duduk bersama seorang laki-laki yang lebih muda dari wanita itu. Nur pun menghampirinya.


"Selamat siang nona Clara, maaf membuat anda menunggu" sapa Dewi


"Oh tidak, kebetulan saya baru sampai" balas Clara


"Perkenalkan nona Clara, ini nona Nur, dia adalah seorang desainer sekaligus pemilik butik KN tempat saya bekerja" balas Dewi memperkenalkan Nur


"Wah ternyata gadis muda, sungguh saya sebelumnya ingin sekali bertemu dengan anda nona Nur" balas Clara seraya mengulurkan tangannya


"Terimakasih nona Clara, senang bertemu dengan anda" balas Nur dengan menjabat tangan Clara


"Ini asisten saya Dio" ujar Clara


"Senang bertemu dengan anda asisten Dio" balas Nur dengan menelungkupkan tangannya


"Senang bertemu dengan anda nona" balas Dio


"Baiklah untuk mempersingkat waktu, saya akan memberikan penawaran langsung kepada anda nona Nur" ujar Clara dengan memberikan sebuah berkas


"Penawaran apa nona Clara?" tanya Nur


"Silakan dilihat terlebih dahulu nona, perusahaan kami ingin sekali mengajak dan menawari anda untuk bergabung, dimana kami berharap nona lah yang mendesain baju-baju yang akan kami promosikan, untuk kerja samanya bisa anda terlebih dahulu nona" balas Dio


"Lalu rencana untuk dimulainya kapan asisten Dio, nona Clara?" balas Nur

__ADS_1


"Jika anda menyetujuinya maka kami harap secepatnya nona" balas Dio lagi


"Baiklah akan kami pertimbangkan kembali, jika nanti kami setuju, kami akan menghubungi anda kembali lewat asisten saya mbak Dewi" ujar Nur menjelaskan


"Terimakasih nona, saya sangat berharap nona mau bekerja sama dengan kami" ujar Clara


"Insyaallah nona, akan kami pertimbangkan, dan terimakasih atas penawarannya" balas Nur sopan


"Untuk rancangannya dengan tema yang sesuai kontrak bukan nona Clara?" tanya Nur


"Iya nona, kami percaya dengan nona, jika rancangan yang akan anda buat pasti akan sangat bagus, terlebih kami sudah melihat beberapa hasil rancangan anda" tukas Clara


"Terimakasih atas kepercayaan anda nona, kalau begitu kami pamit terlebih dahulu, karena masih ada pertemuan dengan yang lain" ujar Nur dengan menjabat tangan Clara


"Silakan nona, sampai jumpa kembali" balas Clara dan dibalas anggukan serta senyuman oleh Nur dan mereka pun pergi meninggalkan Clara dan asistennya


"Nona, bagaimana pun kita harus bisa bekerja sama dengan nona Nur, dia sungguh berbakat nona, terlebih nanti jika ia yang mendesain baju yang akan kita promosikan, pasti produk kita akan melambung tinggi nona" ujar Dio


"Benar nona, semoga nona Nur memberikan hasil jawaban untuk kerja sama kita" balas Dio lagi


"Semoga saja, aku sungguh sangat berharap" balas Clara


Tak jauh dari tempat pertemuan pertama, kini Nur dan asistennya Dewi menunggu klien nya yang kedua


"Maaf menunggu lama bu Dewi" ujar seseorang laki-laki dan tak jauh berdiri seorang laki-laki yang cukup tinggi tegap


"Tidak pak Bimo, kami baru saja sampai, silakan" balas Dewi mempersilakan tempat duduk dihadapan Nur dan Dewi

__ADS_1


"Mengenai pembicaraan kita sebelumnya bu Dewi, kami ingin bertemu langsung dengan atasan Anda" tukas Bimo


"Maaf pak Bimo, atasan saya ini ada di samping saya, maaf jika sebelumnya saya belum memperkenalkannya" balas Dewi


"Pak Alex, pak Bimo perkenalkan ini nona Nur, beliau adalah desainer kami sekaligus pemilik dan pendiri butik KN" ujar Dewi memperkenalkan Nur


"Senang bertemu dengan anda nona Nur, saya Alex dan ini asisten saya Bimo" ujar Alex memperkenalkan diri seraya mengulurkan tangannya


"Senang bertemu dengan anda tuan Alex, tuan Bimo" balas Nur tanpa menjabat tangan Alex, dan langsung menelungkupkan tangan dan tersenyum ke arah Alex dan Bimo secara bergantian


"Sombong sekali dia, tidak mau menjabat tanganku, para wanita saja berebut untuk menjabat tanganku" batin Alex


"Maaf tuan Alex, saya tidak bermaksud untuk sombong" balas Nur tulus


"Apakah bisa di lanjutkan pembahasan kita tuan Alex?" tanya Nur


"Silakan" jawab Alex


"Saya sebelumnya sudah membaca proposal yang anda berikan tuan, namun ada beberapa point yang saya kira kurang tepat, dimana pada point ke tiga dan poing ke empat saya mengajukan revisi, silakan anda baca terlebih dauhulu tuan" jelas Nur dengan memberikan proposal yang sebelumnya diberikan oleh asisten Bimo kepada Dewi


"Pintar juga gadis ini, dia jeli" batin Alex


"Baiklah saya setuju atas pendapat anda nona, dan sesuai yang anda minta, kami akan membuatkan revisi nya dan segera mengirimkannya kembali" balas Alex


"Terimakasih tuan Alex, senang bekerja sama dengan anda. Kalau begitu kami permisi terlebih dahulu" pamit Nur


"Tidak bisa kah kita makan terlebih dahulu?" tawar Alex

__ADS_1


"Maaf tuan Alex, sebarnya bisa saja, namun saya izin sholat asyar terlebih dahulu jika begitu" ujad Nur


"Silakan kami akan menunggu" balas Alex dan Nur pun beranjak pergi untuk sholat terlebih dahulu


__ADS_2