
Hampir 1 bulan sudah Nur berada dinegara orang, yang dengan orang tua angkatnya sekarang. Mereka begitu menyayangi Nur seperti anak kandung nya sendiri.
Nur pun masih menjalankan hoby melukis nya yang tak jarang ia titipkan hasil lukisannya pada papi nya itu. Dan momy adalah salah satu desainer yang cukup terkenal di negara yang ia tempati sekarang, tak hayal ia pun terkadang ke butih momy Nurma untuk sekedar belajar, dan dari belajar dengan momy angkatnya itu ia mampu mengembangkan desain bajunya dengan cukup baik, bahkan usaha yang ia bangun di negara asalnya sudah berkembang cukup baik.
"Assalamu'aikum papi, momy" sapa Nur pada pasangan suami istri yang sedang bersantai
"Wa'aikumsalam nak, sudah mau berangkat ya?" tanya Nurma
"Iya mom, Nur ada jam pagi hari ini" balas Nur
"Ya sudah ayo papi antar, sekalian papi mau kebandara karena hari ini papi harus ke negara asalmu" balas Rahman
"Baiklah ayo pi" ajak Nur
Sesampainya di kampusnya ia sudah ditunggu oleh Rara teman sekampusnya, hanya saja berbeda fakultas.
"Hai Nur, kamu diantar siapa?" tanya Rara pada Nur
"Itu papi ku kak" jawabnya
__ADS_1
"Oh ya sudah ayuk kita ke kantin, aku sudah menunggumu dari tadi" ajak Rara sembari menggandeng tangan Nur
Sesampainya di kantin, mereka pun sudah memesan beberapa makanan dan minuman, Nur pun hanya memilih memesan juice apel dengan kentang goreng saja, karena sebelum ia berangkat ia sudah sarapan.
"Oh ya Nur, bagaimana dengan kuliahmu? Apa tidak membosankan dengan rancangan desain dan cara mendesain itu?" tanya Rara
"Kalau aku sudah bingung deh kalau suruh menggambar, aku lebih baik ya menjadi seorang penulis ketimbang harus menggambar" timpalnya lagi
"Aku bisa menghabiskan beberapa kertas hanya untuk cerita karanganku" balasnya lagi sembari menikmati hidangan yang sudah dipesannya
"Menurutku sungguh asyik kak, kadang teman sekelas ada yang mengeluarkan banyak hasil rancangan desain nya yang indah" balas Nur
Setelah hidangan makanan mereka sudah habis, Nur pun berpamitan ingin ke kelasnya
"Baiklah, semangat" balas Rara
Tak lama 2 orang menghampiri Rara yang masih berada di kantin
"Hai Ra.." sapa seseorang itu
__ADS_1
"Eh kak ilham, Azam" balas Rara
"Sedang apa kamu disini sendirian?" tanya Ilham
"Oh tadi aku bersama temanku, tapi ia sudah pergi karena ada kelas pagi" jawab Rara
"Memangnya temanmu tidak satu jurusan denganmu?" tanya ilham
"Tidak kak, dia ambil jurusan desain, karena itu hobinya"
"Oh.. Apa dia orang yang cantik?" tanya ilham
"Memangnya kenapa kak?" tanya Rara
"Bolehlah kenalkan dengan sepupu ini, barang kali saja ia jodohku" ujar ilham dengan menaik turunkan alisnya
"Hahaha mana mau dia sama kakak, kakak saja sudah terlihat tua" ujar Rara terbahak
"Hahaha akhirnya ada yang mengetawaimu ham" ujar Azam yang dari tadi diam memperhatikan sepasang sepupu itu
__ADS_1
"Haish kau ini Azam, aku kan seumuranmu, mana bisa dibilang tua, ingat ya usiaku baru 19 tahun kau ingat itu?" tegas ilham dengan nada tidak terima
"Sudahlah kak, aku ke kelasku dulu ya. Bye semua" ujar Rara sembari pergi dan meninggalkan sepupu bersama dengan temannya itu.