
Satu tahun pun barlalu..
Kini yang direncanakan oleh ilham sahabat Azam dan Syafa sahabat Nur pun tiba, ya mereka akan mengadakan pernikahan hari ini
Nampak sepasang kekasih tengah duduk berdampingan di depan penghulu dan para saksi
Raut wajah sumringah menghiasi wajah mereka, namun tidak dihati Azam, ia masih mimbang dan berharap akan seseorang yang telah 1,5 tahun pergi entah kemana
"Ya Allah, bahagiakan lah ilham dan Syafa, semoga mereka bahagia selalu, dan pertemukan Nur denganku kembali Ya Allah" batin Azam seraya berdo'a
Sesi ijab kabul pun telah berjalan dengan khitmat, kini mereka nampak menaiki tempat pelaminan dimana acara resepsi pernikahan diadakan
"Selamat ya ham, fa, semoga Allah selalu mengarungi bahtera rumah tangga kalian dengan penuh bahagia" ucap Azam
"Makasih ya Zam, dan lakaslah menyusul, ini sudah hampir 2 tahun ia tak kembali, bahkan kita pun tak tahu keberadaannya" balas Ilham
"Semoga kak Azam memukan pengganti Nur yang tak jauh baik darinya ya kak" ujar Syafa
"Iya fa, terimakasih. Sekali lagi selamat ya" ujar Azam seraya meninggalkan mereka
Azam pun kini tengah menikmati hidangan yang tersaji, dan menemui para kerabat kerjanya, nampak ia tersenyum meski dengan hati yang gundah
__ADS_1
Setelah merasa lelah berbincang dengan kerabat kerjanya, Azam pun duduk di salah satu kursi disana
"Zam, sudah makan belum nak?" tanya mama Azam menghampirinya
"Sudah ma" balas Azam singkat
"Apa kamu masih memikirkan dan mengharapkan gadis itu nak?" tanya mamanya
"Iya ma, Azam yakin ia masih hidup ma"
"Kenapa tidak kamu coba mencarinya lagi, jika jodoh pasti akan dipertemukan kembali" ujar mama Azam
"Mama do'akan yang terbaik untukmu nak"
"Terimakasih ma" balas Azam dengan memeluk mamanya
"Pergilah Zam, maafkan papa atas kesalahan papa dulu, seharusnya papa tidak berencana menjodohkanmu, pasti kamu sudah bersamanya" ujar papanya tiba-tiba
"Ini sudah jalan dan takdir dari Allah pa, Azam ikhlas, dan Azam yakin jika memang dia jodoh Azam, pasti kami akan dipertemukan" balas Azam
"Pergilah, kejar dan carilah dia nak, papa dan kakakmu yang menghandle perusahaan sementara waktu"
__ADS_1
"Makasih pa" ujar Azam dengan memeluk papanya
"Sudah ayo kita pamit pulang dulu kepada keluarga ilham dan syafa, kamu harus bersiap, karena pagi kamu sudah harus berangkat" ujar papa Azam lagi
Setelah berpamitan kepada kedua mempelai dan kedua kelurga, Azam beserta kedua orang tuanya pun pamit untuk pulang terlebih dulu, kini mereka menaiki sebuah mobil yang sama, dengan Azam yang menyetir
Keesokan harinya Azam pun sudah siap dan dengan kedua orang tua yang akan mengantarkannya ke bandara
"Hati-hati ya nak, disana kamu tidak punya keluarga, jadi jika ada apa-apa hubungi kami ya nak" ujar papanya
"Iya pa"
"Semoga lakas bertemu dengan calon mantu mama ya sayang, kamu jaga diri baik-baik ya, jangat telat makan, dan istirahat yang cukup ya nak" ujar mamaya
"Iya Ma, akan Azam ingat selalu"
"Ya sudah Azam pamit dul u ya pa, ma. Assalamu'alaikum" salam Azam seraya meninggalkan kedu tuanya itu
"Wa'alaikumsalam" balas kedua orang tua Azam
"Semoga kita bertemu kembali Nur" batin Azam menyemangati dirinya sendiri seraya melanjutkan jalannya
__ADS_1