
Setelah hukuman selesai ia jalani, tak sedikit yang kagum dan ingin lagi mendengar suara Nur membawakan sholawat dan lagu islami lainnya, dan hal itu hanya dibalas oleh Nur dengan sebuah senyuman.
Hingga jam istirahat pun menghampiri dan membuat semua siswa yang berada dalam gedung itu pun beranjak meninggalkan gedung ruangan tersebut.
"Nur tunggu.." seketika Nur pun membalikkan badan untuk melihat siapa yang memanggilnya
"Kita belum berkenalan secara langsung tadi" ujar seseorang yang telah memanggilnya yang tak lain adalah Rani teman yang dihukum bersamanya tadi
"Oh iya, aku Nur kak Rani" ujar Nur dengan mengulurkan tangannya
"Hehe jangan panggil aku kakak kenapa Nur, kita kan seumuran" balas Rani dengan enteng
"Maaf kak, tapi itu sungguh tidak sopan, jadi aku akan tetap memanggil kakak dengan sebutan kak Rani" balas Nur
"Haha baiklah, tapi apa benar kau masih berusia 13 tahun?" tanya Rani dengan sedikit tak percaya
"Iya kak, aku masih kecil ya? hehe" balas Nur sedikit malu
"Tapi kok kamu bisa seharusnya kamu sekarang masih kelas 1 atau 2 SMP lho Nur, adikku pun sudah berusia 15 tahun dan dia masih kelas 3 SMP" ujar Rani dengan lantang
"Iya kak, aku loncat kelas dulu" balas Nur dan langsung menduduki salah satu kursi di kantin
"Wah kau sungguh luar biasa, aku jadi minder nih dan malu" balas Rani dengan menundukkan kepala
"Ini adalah anugrah dari Allah kak, setiap insyan pasti memiliki kelebihan masing-masing" balas Nur
"Tapi apakah kamu tidak malu berteman denganku Nur? aku lebih tua darimu 3 tahun, bahkan sebentar lagi aku akan menginjak 17 tahun"
__ADS_1
"Tentu saja aku justru akan senang kak, menambah teman baru itulah kesukaanku" balas Nur dengan tulus
"Ok deh sebagai awal pertemanan kita, aku traktir kamu makan ya" ujar Rani dengan segera memesan makanan dan minuman pada ibu kantin
"Ini es teh dan bakso, kamu mau memakan itu kan?" tanya Rani dengan menyodorkan minuman dan makanan kepada Nur
"Terimakasih kak" balasnya dan mereka pun segera melahap hidangan itu
Tanpa mereka sadari ada banyak mata yang memperhatikan mereka.
"Ani anak itu yang bernama Nur sepertinya gadis yang baik ya, bahkan suaranya merdu" ujar salah satu siswa
"Iya Ren, tapi apa dia mau berteman dengan kita" balas siswa lain yang merupakan salah satu siswa baru yang dengan penampilan culunnya
"Kita samperin dia saja ayok, kita berkenalan, dan meminta tanda tangannya, aku ngefans sama dia, suaranya bagus dan indah, bahkan menyejukkan hati" balas siswa yang bernama Reni dengan seketika ia menarik tangan Ani untuk menghampiri Nur
"Oh hai, mari silakan duduk" balas Nur dengan sedikit menggeser tubuhnya dari tempat duduk itu
"Apa boleh aku aku memin..ta tan..da tangan..mu Nur" ujar Reni lagi dengan terbata
"Hihihi... maaf sebelumnya kita belum kenalan, namaku Nur" balas Nur dengan mengulurkan tangannya
"Ee.. aku Reni dan ini temanku Ani" balas Reni dengan menyambut uluran tangan dari Nur dan diikuti Ani
"Baiklah kak Reni dan kak Ani, kita berteman ya sekarang kakak kakak semua" balas Nur dengan senyum tulus
"Apa kakak kakak sudah makan?" tanyanya kepada 2 teman barunya itu namun dibawab gelengan
__ADS_1
"Em baiklah kak, pesan saja silakan"
"Ta..pi ka..mi.." balas Reni dengan bingung karena uangnya tak akan cukup untuk ia membeli makanan itu
"Nur, kalau aku diminta traktir mereka, uangku gak akan cukup Nur" bisik Rani ditelinga, dan itu membuat Nur tersenyum
"Tidak apa-apa kak, sebagai awal permulaan perteman kita, silakan ambil makanan keburu bel berbunyi" ujar Nur, namun 2 orang di depannya itu masih berdiam diri
"Nanti aku yang bayar kak, tenang saja. Silakan ambil saja sesuka kalian" timpalnya lagi, dan itu ampuh membuat mereka segera berdiri
"Ren, ternyata Nur adalah gadis yang baik ya, dari kita sekolah dulu, gak ada yang mau berteman dengan kita, apalagi traktir kita makan" ujar Ani saat mengambil makanan dan diangguki oleh Reni
Mereka berempat pun telah usai makan.
"Berapa bu semua, 4 es teh, 4 bakso" tanya Nur pada ibu kantin
"Semuanya 75rb nak" balas ibu kantin
"Ini bu" balas Nur dengan menyodorkan uang 100rb
"Ini kembaliannya nak" balas ibu kantin itu
"Ambil saja bu, ini sebagai ucapan terimakasih atas makanan nya yang lezat, saya akan sering-sering kemari saat jam istirahat sekolah" balas Nur dengan berlalu
"Terimakasih nak" ucap ibu itu
"Gadia yang baik" batin ibu kantin dengan tersenyum
__ADS_1