
Hari pun berlalu, bahkan bulan pun berlalu. Setelah menjalanj ujian, kini acara perpisahan bagi siswa kelas 9 pun tiba, banyak kenangan dan teman di sekolah ini
Pengumuman kelulusan sekaligus perpisahan sekolah untuk siswa kelas 9 yang telah melaksanakan ujian pun kini berlanjut.
Tak lupa akan janji kedua orang tua Nur kepadanya, terlihat senyum mengembang di bibir dan raut bahagia dari orang-orang yang ia sayangi, adiknya pun turut serta hadir disana.
Wajah haru, sendu dan bangga akan hasil ujian anak-anak dari orang tua yang telah membesarkan dan selalu mendukung anak-anaknya dalam mengemban ilmu.
"Selamat ya nak, kamu selalu menjadi kebanggaan kami dan terutama sekolah ini" sapa kepala sekolah kepada Nur dengan menjulurkan tangannya
"Terimakasih pak, saya juga mengucapkan terimakasih kepada ibu bapak guru yang telah membantu saya" balas Nur dengan menelungkupkan tangan, dan tak lupa senyum tulus darinya
"Semoga kamu akan menjadi kebanggaan di sekolahmu selanjutnya nak, dan terus semangat" balas kepala sekolah dengan mengambil uluran tangannya dan segera menelungkupkan tangannya
__ADS_1
Sorak sorai dari teman-teman maupun adik-adik kelasnya, mereka merasa bangga akan prestasi Nur yang selalu menjadi pertama di sekolahnya itu
Ucapan demi ucapan pun Nur terima dari teman-teman, guru bahkan wali murid siswa lainnya.
"Terima kasig kepada semua yang telah mendo'akan, menyemangati dan selalu memotivasi Nur, sehingga Nur bisa meraih yang kalian semua do'akan, terutama kepafa kedua orang tua saya dan adik saya, guru-guru dan sahabat-sahabat saya, bahkan semua teman-teman saya. Saya sangat bersyukur atas karunia Allah dan berterimakasih kepada anda sekalian"
"Saya harap, adik-adik kelas dan teman-teman bisa selalu bersemangat dalam menimba ilmu" ujarnya dengan memberikan motivasi kepada teman-temannya
Hingga acara pun usai, namun Nur belum diizinkan pulang oleh teman-temannya, dan akhirnya pun ia meminta izin kepada orang tuanya untuk meminta persetujuan atas permintaan teman-temannya itu
"Aku nanti pasti rindu kepadamu Nur.. hiks.." timpalnya lagi
"Aku juga pasti akan selalu merindukanmu fa.. kamu harus semangat ya.." balas Nur dengan langsung memeluk sahabatnya itu
__ADS_1
"Nur, aku akan pergi ke kota D, dan melanjutkan sekolahku disana, maaf aku tidak bisa menemanimu lagi Nur" ujar Nayla dari belakang mereka berdua
"Tidak apa-apa kak Nayla, semoga kakak disana akan berhasil dan terus semangat ya kak" ujarnya dan berbalik memeluk Nayla
"Hiks..hiks.. kita nanti akan bertemu lagi kan? meski sekarang kita berpisah?" tanya syafa ditengah isakannya
"Tentu, jika Allah meridhoi pasti kita akan bertemu, toh kamu masih bisa kok ke pesantren untuk menemuiku fa, jadi jangan menangis lagi, ok?" balas Nur
"Memangnya kamu akan melanjutkan sekolah di kota ini Nur?" timpal Nayla dan diangguki oleh Nur
"Jadi kita masih bisa bertemu nih, aku kira kita gak akan bertemu lagi Nur.. hiks.." balas Syafa bahagia
"Iya, aku masih mau mengemban ilmu agama di pesantren, toh hafalanku juga belum selesai, jadi aku harus menyelesaikannya terlebih dahulu" ujar Nur dengan tersenyum dan seketika syafa pun menghentikan tangisannya
__ADS_1
"Kalau begitu aku pamit dulu ya Nur, fa. Aku sudah ditunggu oleh orang tuaku, karena hari ini kami akan langsung kesana" ujar Nayla serasa berpamit kepada kedua temannya