LENTERA

LENTERA
part 21


__ADS_3

Happy Reading


Varka tersenyum saat mendapatkan sebuah pesan singkat dari Helsha lalu terkekeh pelan


"Ada-ada aja" gumam Varka


Varka kemudian beranjak dan merogoh tasnya untuk mencari sesuatu yang katanya sudah Helsha simpan kedalam tas nya.


Varka terkekeh saat menemukan sebuah surat kecil berwarna biru disana, perempuan itu tau saja jika dirinya begitu menyukai warna Biru. Varka kemudian duduk dan membuka surat tersebut.


Varka membaca begitu serius isi surat Helsha, bahkan sejak kata Pertama surat itu Varka baca ia tidak berhenti tersenyum.


•••••


Dari Helsha untuk Varka


Hai Varkaaaa....


Kaget gak dapet surat kayak gini? Helsha tau pasti sekarang Varka lagi ketawa ya karena baca ini... Hehehe


Varka ketawa boleh kok tapi jangan lama-lama ngetawain nya maluuuu... Pokoknya Varka harus baca sampe selesai ya!!


Aduh, Helsha deg-degan nulisnya


Oke mulai...


Varka, inget gak Pertama kali kita ketemu dimana? Pantai, iya pantai. Helsha masih inget banget, Waktu itu Helsha liat Varka lagi duduk sendiri terus keliatan sedih banget. Dan ternyata bener pas Helsha deketin Varka, Varka lagi sedih.


Waktu itu Varka pasti kaget banget ya? Karena Helsha yang tiba-tiba nyamperin dan ngajak kenalan. Hahaha maaf ya Varka soalnya Helsha paling gak suka liat orang sedih.


Tapi Varka tahu gak? Helsha seneng Banget bisa kenal dan Deket banget sama Varka sekarang. Kenapa ya? Rasanya Helsha selalu ingin bersyukur sama semesta karena udah bikin Helsha ketemu sama Varka.


Varka, awalnya Helsha gak tau kalau ternyata Varka itu Rapuh. Tapi setelah Helsha kenal sama Varka, Helsha jadi tau kalau sebenernya selama ini Varka itu Rapuh, Varka itu kesepian, Varka itu Sendirian, Varka selalu nyembuiin kesedihan dibalik senyuman, tapi sebenernya Varka itu gak sekuat itu, Iya kan?


Rasanya hari Helsha sakit banget, ngeliat Varka begitu menderita. Tapi gak ada hal yang bisa Helsha lakuin.


Tapi Varka Tahu gak? Hal yang paling Helsha suka apa? Hmm... Helsha paling suka Waktu ngeliat Varka ketawa, Helsha paling suka liat Varka Bahagia. Engga tahu kenapa sejak Helsha kenal sama Varka, Helsha cuma mau bikin Varka bahagia. Berlebihan gak sih?


Varka, setelah Helsha kenal dan deket sama Varka sampai sejauh ini. Helsha jadi tahu, ternyata cara paling baik dalam mengobati luka itu adalah dengan sebuah pelukan. Helsha inget banget, Waktu itu Varka lagi sedih terus Helsha langsung meluk Varka. Dan Varka bilang semua rasa sedih Varka jadi hilang kan? Helsha pengen selalu bisa meluk Varka pokoknya.


Ahh rasanya Helsha pengen terus ada di samping Varka, liat Varka senyum, ketawa, dan bahagia. Helsha pengen ngeliat itu terus sampe nanti kita sama-sama dewasa. Harapan Helsha aneh gak sih?


Kalau boleh jujur, Helsha itu sayang banget sama Varka. Sampe rasanya Helsha pengen ngelindungin Varka dari orang-orang yang selalu buat Varka terluka, kadang Helsha pengen marah, pengen maki-maki orang itu tapi Varka selalu ngelarang Helsha.


Varka tahu gak? Kalau kamu itu manusia yang Tuhan ciptakan dengan begitu layak. Banyak banget hal-hal yang pengen Helsha selesaikan. Tapi Varka, kalau untuk kamu, Helsha gak mau ada kata selesai. Helsha masih pengen menyusuri setiap makna yang ada dalam diri Varka.


Kalau di ibaratkan, dalam buku yang aku tulis kamu itu pemeran paling indahnya. Tahu gak kenapa? Karena semua tentang kamu, mau sekecil apapun itu semuanya bermakna, indah, tenang, hangat, dan menyejukkan.


Oh iya Helsha juga mau bilang sesuatu sama semesta.


Untuk semua luka yang selama ini Varka tanggung, tolong cepat pergi ya? Manusia satu ini cuma ingin bahagia, Manusia satu ini cuma ingin dianggap ada. Tolong jangan terlalu kejam ya? Nanti Helsha marah kalau semesta terus bikin Varka sedih.


Dan untuk Varka...


Varka tolong selalu ingat, ya? Kalau di dunia ini kamu gak sendirian, ada Helsha yang akan selalu ada buat Varka. Helsha disini, Helsha gak akan pergi kemana-mana.


Kalau suatu saat nanti Varka rapuh kembali, tolong jangan simpan Lukanya sendirian ya? Ayo berbagi sama Helsha, karena disini Helsha akan jadi obat untuk semua luka yang Varka tanggung.


Varka sekarang tahu kan? Gimana sayangnya Helsha sama Varka. Jadi Helsha mohon, Varka harus bahagia, ya? janji sama Helsha kalau Varka akan selalu tersenyum.. janji? Harus janji ya...


Ayo Varka.. kita sama-sama bangun impian kita masing-masing. Jangan Takut perihal gagal, karena bagaimanapun suatu saat nanti Varka pasti bakal dapetin semua hal yang memang seharusnya milik Varka. Jangan takut, oke?.


Terakhir dari Helsha..

__ADS_1


Terimakasih ya Varka.. karena kamu sudah menjadi manusia paling tangguh yang Helsha kenal. Terimakasih karena sudah Bertahan sampai sejauh ini dengan semua luka dan perih yang Varka rasakan..


Helsha tau ada saat-saat dimana Varka merasa semua ini sangat melelahkan, tapi Helsha mohon jangan pernah menyerah ya? Ayo bertahan sedikit lagi dan Helsha yakin semua ini akan berakhir..


Helsha sayang banget sama Varka, jadi bahagia selalu ya Varka..


Note: Inget ya jangan sedih lagi!! Jangan rusak suratnya! Ini tuh biar Varka semangat terus tau... Hehehe. Dadah selamat beristirahat ya, Helsha sayang Varka. Sampai ketemu besok, jangan lupa jemput ya.


••••


Varka terkekeh saat selesai membaca surat dari Helsha.


"Gemes banget" gumam Varka


Lagi-lagi hal kecil yang perempuan itu lakukan sangat mampu membuat Varka bahagia.


Terimakasih Helsha karena selalu ada.


____


Gibran menghentikan motornya didepan sebuah rumah. Ia memencet bel beberapa kali, tidak lama dari itu keluar seorang perempuan yang sudah rapih dengan seragam sekolahnya.


"Hai.." ucap Gibran


"Eh kak Gibran, ngapain disini?" Tanya Helsha kebingungan


Ya tepat sekali, Gibran sengaja berangkat pagi-pagi dan mendahului Varka agar bisa menjemput Helsha. Siapa cepat dia dapat bukan?


"Jemput kamu"


"Hah? Jemput?"


Helsha menggaruk kepalanya kebingungan, seingatnya ia tidak punya janji untuk berangkat sekolah bersama Gibran. Lagipula Helsha kan selalu berangkat dengan Varka, lalu kenapa tiba-tiba Gibran bilang dia datang untuk menjemputnya.


"Iya, kita berangkat sekolah bareng yuk" ajak Gibran


"Iya, udah siap kan? Berangkat sekarang gimana?"


"Aduh maaf banget kak sebelumnya, tapi Helsha udah janji mau berangkat bareng Varka. Makasih loh ajakannya"


"Gak bisa besok aja berangkat sama Varka nya? Aku udah terlanjur kesini loh"


"Maaf ya kak tapi Helsha mau berangkat sama Varka"


Gibran menghela napasnya berusaha menahan rasa kesal dalam dirinya


"Gitu ya, Oke deh gapapa kalo gitu. Sampe ketemu disekolah ya" ucap Gibran sambil kembali naik keatas motonya


"Iya kak, maaf ya sekali lagi"


Gibran hanya mengangguk lalu melajukan motornya, sia-sia ia bangun pagi dan buru-buru datang kerumah Helsha agar bisa berangkat bersama. Nyatanya perempuan itu masih saja menolak ajakannya dan memilih untuk pergi bersama adiknya.


Helsha tak perduli jika Gibran akan marah Padanya atau mungkin tersinggung. Selama ini ia masih menghargai juga menghormati Gibran karena lelaki itu Adalah kakak dari Varka dan juga ketua OSIS disekolah.


Varka sedikit mengernyitkan dahinya saat melihat Helsha yang sudah berada didepan rumahnya, padahal kan ini masih cukup pagi.


Helsha langsung menoleh Begitu mendengar suara motor Vespa yang mendekat kearah nya, ia kemudian tersenyum manis.


"Tumben udah diluar? Ngapain?" Tanya Varka


"Nungguin Varka..."


"Ketahuan bohong nya, Kamu itu kalau belum aku yang masuk kedalem mana mau keluar duluan" ledek Varka

__ADS_1


"Hehehe... tadi itu loh ada Kak Gibran kesini"


"Kak Gibran?" Tanya Varka berusaha tenang


"Iya.. aneh kan"


"Ngapain? Jemput kamu?"


"Katanya sih, tapi kan aku gak ada janji berangkat sama dia. Lagian Helsha kan maunya berangkat sama Varka" ucap Helsha


"Jadi ditolak dong?" Tanya Varka


"Ya Iya lah"


"Oh.. kirain."


"Kirain apa?"


"Engga, yaudah Yuk berangkat. Mumpung kamu udah diluar juga"


"Bentar ambil tas dulu ya"


Varka mengangguk mengiyakan. Helsha langsung masuk kedalam rumah untuk mengambil tas sekaligus berpamitan kepada orang tuanya.


"Pantes aja berangkat duluan, ternyata mau nyerobot jemput Helsha" gumam Varka tak habis pikir dengan kelakuan Kakaknya


"Ayo" ucap Helsha menyadarkan Varka dari lamunannya


____


"Sha.. makasih loh suratnya" ucap Varka ditengah perjalanan


"Hehehe.. gak jelas ya suratnya, Helsha malu ihh"


"Engga kok, Varka suka banget"


Helsha terkekeh mendengarnya, sekecil apapun yang Helsha lakukan pasti Varka akan menghargai dan mengapresiasi nya, itulah yang membuat Helsha begitu nyaman didekat Varka. Ia merasa dianggap penting oleh Varka.


"Tapi, itu semua kamu yang nulis?" Tanya Varka lagi


"Iya,,"


"Tau gak sih? Malem aku nangis loh bacanya" ucap Varka yang dibalas suara kekehan gadis itu.


"Maaf ya, karena sejauh ini Varka udah jadi manusia yang lemah, yang bisanya cuma ngeluh aja. Maaf ya?"


"Gapapa Varka, Ngeluh itu wajar kok"


"Harusnya aku yang ngelindungin kamu bukan malah kamu yang lindungin aku.. hehe.. makasih ya, makasih banget karena kamu udah sayang sama aku, makasih buat semua kebahagiaan yang udah kamu kasih ke aku. Varka bahagia banget" lanjut Varka


Helsha hanya tersenyum dan mempererat pelukannya


"Sha, aku janji mulai hari ini aku gak bakal jadi manusia lemah, aku janji bakal jadi manusia kuat biar bisa jagain kamu. Jangan pergi ya?"


"Iya.. Helsha gak akan pergi"


"Tolong jangan pergi dan ninggalin aku sendirian. Gapapa kok kalau semesta masih jahat sama aku, asalkan disamping aku ada kamu, pasti aku bakalan baik-baik aja."


"Helsha makasih banyak ya, aku gak tau mau bilang apa lagi. Pokoknya VARKA SAYANG BANGET SAMA HELSHA!!" Teriak Varka


Helsha memukul pelan pundak Varka, bagaimana bisa lelaki itu berteriak sekencang itu. Dan Varka hanya tertawa puas karena melihat Helsha yang salah tingkah dibelakang sana.


Terimakasih semesta karena masih memberikan kebahagiaan disetiap hari yang melelahkan.

__ADS_1


Mungkin kata bahagia terlalu samar dan tidak jelas untuk dikatakan, tapi semoga kita bisa hidup dengan begitu layak setiap harinya.


Kita tidak akan pernah bisa memprediksi apa yang akan terjadi kedepannya, namun kita hanya bisa mensyukuri apa yang kita terima hari ini. Kadang kala apa yang kita punya adalah salah satu hal yang kebanyakan orang menginginkannya, jadi Bersyukurlah dengan apa yang kita miliki saat ini.


__ADS_2