LENTERA

LENTERA
Terpecahkan


__ADS_3

seperti rencana awal yang telah direncanakan oleh tuan erlangga Wijaya, yang akan mengupas tuntas siapa pelaku sebenarnya dari insiden kecelakaan yang telah di alami oleh kakek serta dirinya. untuk itu dia perlu menyambung benang kusut yang bisa memberikan petunjuk sebab info yang di dapatkan dari bawahan serta tahanannya bahwa orang yang telah melakukan penyerangan beberapa waktu lalu adalah orang yang sama dengan beberapa tahun yang lalu.


namun yang mengejutkan adalah bukan cuman satu tapi ada beberapa orang yang terlibat tapi terlepas dari itu, hanya ada satu toko yang berperan utama dari insiden tersebut.


sesuai informasi yang dikumpulkan, terkait pekau kejahatan yaitu orang dalam. namun si pembawa berita tidak bisa memberikan imfoasi sedetail mungkin.


dan yang membuat El bingung adalah, siapa?


pasalnya selain mamanya hanya dirinya yang tersisa serta omnya yang sekarang berada di luar negeri.


seputar jawaban yang diberikan oleh tawanan dari musuhnya tidak memberikan jawaban dengan utuh sebab katanya keluarganya yang akan jadi sasaran empuk dari tuan besar mereka, maka dari itu El menjanjikan keamanan asal kunci dari kasus beberapa tahun yang silam bisa di dipechkan. tapi nasnya orang itu memberikan jawabab yang membuatnya tidak masuk akal. adalah orang terdekat dan bahkan masuk dalam keluarga Wijaya.


karena setaunya, pamannya sangat menyayanginya karena setelah kematian tuan Sam suddin Wijaya, pamannya adalah sosok pengganti seorang ayah dalam hidupnya.


"maafkan saya Tuan. saya hanya orang miskin yang tidak memiliki pilihan lain". ketika tujuan terakhir adalah dosa untuk menyambung hidup, maka itulah satu-satunya jalan yang harus di tempu oleh segelintir orang untuk bertahan hidup.


El yang melihat itu Masi setia menunggu jawababn selanjutnya meskipun dia sangat ingin menjadikan dendeng orang yang ada di depannya jika tidak ingat bahwa istrinya sedang mengandung dan takut akan karma berimbas terhadap sang buah hati.


"pak Hasan Baskoro memiliki dendam di masalalu yang mengakibatkan seluruh keluarganya meninggal akibat kecelakaan itu dan menurut informasi, yang melakukan itu adalah Keluarga Wijaya dan itu adalah keluarga Wijaya sendiri". penjelasan yang cukup membuat El menahan nafas dan mengeraskan rahangnya sebab tidak terima dengan fitnah yang di lontarkan begitu saja

__ADS_1


dan satu hal yang membuat El bingung adalah pamannya Hasan yang di kenal baik, kenapa tiba-tiba menjadi musuh dan lucunya musang berbulu domba. tidak masuk akal fikirnya.


tapi satu yang pasti, El akan mencari tau siapa Hasan itu sebab saudara dari kakeknya adalah orang yang tidak pernah menikah tetapi tiba-tiba memiliki anak. itu yang menjadi tanda tanya besar.


namun tidak sampai disitu keterkejutan El sebab ada nama mendiang kakeknya juga yaitu Agus syam. pasalnya Agus sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.


"tuan harus hati-hati sebab ada orang Yang berpengaruh penting dalam penyerangan ini yaitu saudara dari kakek tuan".


cukup sudah menjelaskan yang di dapatkan. sekarang yang El harus lakukan adalah membawa orang-orang tidak bersalah dari maut serta menyembunyikan keluarganya agar itu tidak menjadi senjata paling empuk untuk lawan. deringan hp tiba-tiba membuyarkan lamunannya.


"halo". sapanya membuka suara tanpa melihat siapa si penelpon.


"assalamualaikum by, salam dulu" Jawa di sebrang sana dengan suara lembut yang menenangkan di barengi teguran


"kapan balik? dedenya kangen ayahnya". ucapnya manja yang mampu membuat perut El seperti di glitik karena rasa gemmes dan bahagia, ah andaikan rindu disini, suda El sikap.


"dedenya atau bundanya". tanya El setengah menggoda menunggu reaksi sang penghuni telaga hati.


"iih hubby mah". Rajuk ya manja

__ADS_1


"iya sayang, iya, tunggu hubby ya. mau pesan apa biar nanti sekalian di belikan?".


"pesan hubby". nah kan, siapa yang tidak berbunga-bunga kalua seperti itu. rasanya El ingin menggunakan pertolongan Aladin agar waktunya di persingkat. abaikan dinding penyekatnya.


"oke sayang tunggu hubby".


setelah percakapan selesai. El bergegas memanggil Arka untuk melanjutkan misi selanjutnya.


"Abimanyu". setelah kartunya terbuka, kini El Lebi suka menyebut nama aslinya jika berdua.


"ada apa". jawabnya setelah selesai membereskan semua dokumen yang ada di hadapannya.


"ada hal penting yang harus kita selesaikan sebelum semuanya terlambat". jedanya dengan menarik nafas. "seputar kecelakaan yang sudah membuat beberapa nyawa menghilang". jelas el


"aku tau, tapi ini cukup sulit sebab orang yang menjadi musuh adalah saudara kakek dan untuk paman, dia hanya pion. dia tidak tau apa-apa karena semua sudah dimanipulasi seperti kematian saudara kakek Agus syam". jawab Arka


"yang harus kita lakukan adalah meringkus satu persatu pelaku yang terlibat termasuk Rika sebab semua adala komplotan penjahat dan mereka adalah pion". jelasnya lagi


"namun meskipun begitu Rika memiliki dendam tersendiri yaitu obsesi atas dirimu dan kedudukan". sambung nya lagi yang di iyakan oleh El.

__ADS_1


"baiklah aku harus balik sebab istriku sudah merindu dirumah". jelasnya yang di balas cibiran oleh Arka pasalnya dia Masi harus berusaha menaklukkan hati sang mertua yang kerap kali mengganggu ketenangan nya bersam sang istri.


tapi sebelum El pergi dia berpesan untuk keamanan ketat "satu lagi, kamu harus membuat keamanan ketat di kediamanku". jelasnya lalu melangkah pergi. yang dibalas anggukan oleh Abimanyu.


__ADS_2