LENTERA

LENTERA
Siapakah dia?


__ADS_3

"Bodoh!!, aku sudah meminta agar kalian bisa menyingkirkannya". teriaknya dengan nafas memburuh dan mata tajamnya seakan-akan ingin menguliti orang-orang yang hada di hadapannya secara hidup-hidup.


karena misi yang sudah di rencanakan jauh-jauh hari dengan matang tak membuahkan hasil bahkan beberapa dari anggotanya telah di tawan sehingga membuat dirinya terancam akan kelicikannya selama ini.


menghilang dari keluarganya demi misi balas dendam serta merampas segala-galanya.


memanipulasi kematian dengan cara membakar mobil serta jasad palsu sehingga seluruh keluarga nya terpukul akan kepergian yang di sengaja oleh-nya.


"kalian tau apa dampak dari kecerobohan yang sudah kalian sebabkan?" tanyanya lagi dengan berapi-api. "sebentar lagi aku akan dalam Masalah besar". dengan rasa was-was dan emosi membludak, semua barang yang ada di ruangannya hancur berceceran dimana-mana.


dan untuk bawahannya, sudah gemetaran karena rasa takut, akan nasib nyawa mereka.


"Maafkan kami Tuan, kami salah,". ungkapan penghibaan dengan menundukkan kepala serta raut wajah pias, akhirnya salah satu dari mereka membuka suara.


sedangkan orang yang mendengar permohonan ampun hanya bisa memberikan tatapan tajam dan menusuk.


"keluar!!!, bereskan kekacauan yang kalian lakukan, jika dalam 24 jam kalian tidak bisa maka setelah itu kalian hanya akan tinggal nama". usirnya dengan bumbu-bumbu ancaman yang cukup membuat semua yang ada di ruangan menahan nafas.

__ADS_1


bagaimana tidak, 24 jam bukanlah waktu yang panjang sebab ini misi kriminal dimana akan banyak nyawa yang harus melayang namun jika mereka gagal maka nyawa merekalah yang akan jadi sasaran empuk


flashback


50 tahun yang lalu terjadi insiden yang menyebabkan keluarga Hasan Baskoro mengalami kecelakaan beruntun hingga mengakibatkan seluruh keluarganya meregangnyawa namun karena kebaikan Tuhan, Hasan sendiri Masi bisa di selamatkan oleh seorang lelaki yang berjas hitam membawanya dari keramaian dan merawatnya hingga besar dan umurnya pada saat itu 10 tahun.


"sekarang kamu sudah Tumbu besar". ucapnya dengan senyuman licik


"saatnya untuk melakukan misi". sambung nya yang hanya di angguki oleh anak yang berumur 23 tahun.


"kamu tidak perlu memikirkan itu, yang harus kamu lakukan adalah mengikuti setiap perintah dariku". ucapnya lagi dengan menepuk pundak anak laki-laki yang ada di hadapannya.


"baiklah ayah". jawabnya mantap yang di balas dengan senyuman iblis orang yang ada di hadapannya.


"saatnya bermain tuan Wijaya, jika waktu itu aku bukan apa-apa maka hari ini aku akan menjadi raja kematianmu". dengan ucapan menerawang jauh


23 Juli

__ADS_1


brak


kecelakaan tunggal pengusaha kerajaan negara A di sebuah lokasi yang cukup jauh dari keramaian hingga mengakibatkan nyawa pengendara tidak tertolong lagi setelah sampai di rumah sakit


pemberitaan pagi itu cukup menghebohkan keluarga besar Wijaya sebab tuan besar Wijaya menjadi korban atas sabotase mobil yang di kendarai hingga membuatnya menghembuskan nafas terakhir namun sebelum kejadian itu dia berpesan kepada sang anak bahwa ada keluarga kecil yang telah menolongnya dari kecelakaan itu dia adalah keluarga bagas dan hanya dia yang tau insiden kecelakaan itu sebab dia melihat seorang laki-laki misterius berdiri dari lokasi kejadian namun Bagas sendiri tidak mengenalinya.


"lindungi keluarga bagas karena dia terlibat dari insiden yang kake alami, dia satu-satunya kunci dari kecelakaan ini". ucapnya dengan nafas tersengal-sengal akibat oksigen yang semakin menipis.


"baik pa tapi sam mohon papa bertahan". ucapnya dengan mata memerah menahan tangis.


dengan melihat kondisi orang yang disayangi didepan mata tidak baik-baik saja, sunggu membuat sesak yang luar biasa.


"dan lindungi anak kalian El sebab dia satu-satunya penerus Wijaya setelah kamu". itu adalah pesan terakhir yang di lontarkan sebelum tuan Wijaya menghembuskan nafas terakhirnya.


siang itu keluarga besar Wijaya mengalami duka yang cukup luar biasa, di setiap siaran TV hanya ada nama Wijaya dan Wijaya.


orang yang menyaksikannya tersenyum iblis karena misinya berhasil, tinggal selangkah lagi untuk bisa melumpuhkan semuanya.

__ADS_1


__ADS_2