
mengharapkan pernikahan yang utuh dengan adanya dukungan, kasih sayang dan cinta dari orang-orang sekitar adalah harapan terbesar untuk semua orang.
namun itu tidak berlaku kepada sang asisten dengan kata lain Abimanyu. ketidak ikhlassan mertua, yang kerapkali memberikan cibiran pedas. dengan membawa status sosial. sungguh Abimanyu ingin menghilangkan sejenak ibu mertuanya ke suatu tempat dimana di akan sadar bahwa materi bukanlah apa-apa.
tetapi, mengingat istri tercinta yang begitu menyayanginya sang mertua maka dia hanya mampu menghirup oksigen banyak-banyak.
penyamaran yang dilakukan cukup banyak yang membuat dirinya mengalami hal yang sama, dikucilkan, di rendahkan dan di benci.
namun dengan penyamaran, membuat Arka cukup bahagia, selain bisa menikahi wanita yang di cintainya juga keamanannya terjaga.
"mas, maaf ya". usai penyatuan mereka, mungkin ini adalah waktu yang tepat untuk membahas bagaimana dengan pondasi rumah tangga mereka kedepannya.
__ADS_1
"sayang jangan terlalu banyak fikiran, aku tidak apa-apa". jawabnya dengan mengusap Surai indah sang istri. "terkait mama yang hingga hari ini Masi tidak mengaggap ke hadiran ku, itu bukan masalah bagiku". jawabnya dengan senyuman untuk meyakinkan sang istri. "terkait mama kamu, bukan masalah yang harus di jadikan beban, yang terpenting kamu tetap bertahan bersama aku yang bukan siapa-siapa". jawab Arka yang cukup membuat Siska terluka. pasalnya bukan siapa-siapa dan tidak di harapkan, bukanlah kebaikan yang harus di tanggung tapi itu adalah beban.
"aku tidak ikhlas mas, kamu di perlakukan tidak baik, bagaimana pun, kamu adalah orang yang sekarang mendapingi anaknya sekaligus bertahta di hati anaknya, yang artinya orang yang aku cintai dan akan selalu aku hormati, bagaimana semesti istri taat kepada suami". penuturan yang mampu membuat hati Arka cukup menghangat. meskipun dunia mengucilkannya atas status tetapi ada telaga yang sip menampunya kapanpun.
memang apa lagi yang Arka harapkan? tidak ada lagi! cukup cinta yang melimpah dari orang terkasih. itu sudah cukup baginya.
"sayangnya aku". gemas Arka dengan menangkup kesuap pipi sang istri dan menekannya sehingga mengembang kedepan. "kok manis bangat sih, nyessal deh baru jujur kalau aku cinta". jelasnya membuat Siska membola denga pengakuan tiba-tiba. "terimakasih atas semuanya, lope u". ucapnya di akhiri kecupan.
"memangnya kapan mas mencintai aku?". tanyanya yang masi setiap menatap pahatan indah sang pencipta didepannya.
"kok Ng bilang-bilang". tanyanya usil, diakan tau waktu itu hatinya untuk orang lain.
__ADS_1
"saat itu, aku masi tau diri untuk menjadi hama dalam hubungan kalian, lagipula pada saat itu hati kami Masi untuk orang lain". jawabnya sedikit menyindir yang membuat Siska manyun.
"tapi meskipun seperti itu, hari ini dan seterusnya aku adalah orang satu-satunya yang sekarang bertender di hati kamu, sayangku." terang arka dengan senyum merekah. siapa sih yang tidak bahagi setelh sekian lama incarannya bisa masuk dalam sarang.
"aku juga bahagia, meskipun awal-awal hubungan kita hanya sebuah sandiwara untuk membuat hatiku baik-baik saja". jawabnya sedih karena merasa bersalah atas permainan yang dibuat untuk melupakan masalalu tetapi pada kenyataannya Siska sangat bahagia sebab setelah mendapatkan banyak luka akhirnya dia di posisikan selayaknya wanita mulia. "maafkan aku, andaikata Tuhan lebih dulu menghadirkan kamu mungkin aku tidak akan setersakiti itu".
penembakan takdir tidak semudah membalikan telapak tangan. jika harus seperti itu lantas untuk apa bumi diadakan sebagai panggung jikalah semua alur telah di ketahui penghuninya?.
"tuhan maha tahu apa yang mesti di lakukan. dengan apa yang terjadi dimasa lalu, jadikan sebagai pembelajaran. hati itu bagaikan kapas yang mudah terbang serta mudah jatuh dan kotor, jadi untuk itu ambil hikma dibalik semua ini". jawab Arka yang membuat Siska terharu karena ternyata suaminya tidak hanya tampan dan juga dewasa tapi di Sangat bijaksana dalam menanggapi segalah sesuatunya.
"terimakasih sayangku, lope u". ungkapan cinta dengan tetesan air mata yang membuat hati Arka tidak baik-baik saja karena detakannya yang begitu dahsyat di timbulkan.
__ADS_1
"lope u to, sayangnya Askara Abimanyu Wijaya". balasan polos yang membuat siska membulatkan matanya.
deg