LENTERA

LENTERA
part 5


__ADS_3

Happy Reading


_____________________________


Helsha sedang berdiri dihalte Bus menunggu kedatangan Varka yang tak kunjung datang, Hari ini Helsha berjanji untuk berangkat bersama dengan Varka ke sekolah. Helsha langsung tersenyum saat netranya melihat Orang yang ditunggunya sejak tadi berjalan kearahnya, Helsha langsung melambaikan tangan kearah Varka sambil tersenyum manis.


"Varkaaaa....."


Varka tersenyum melihat Helsha yang tersenyum senang karena kedatangannya, Ia langsung mempercepat langkahnya menghampiri Helsha


"Varka ih lama banget, Helsha kira varka gak Dateng" ucap Helsha saat Varka sampai dihadapannya.


"Aku pasti Dateng Sha, kan aku berangkat sekolah nya naik Bus. Helsha kesini sama siapa?" Tanya Varka


"Tadi dianterin sama Kaka" ucap Helsha sambil tersenyum


Varka hanya menganggukkan kepalanya, ia lalu duduk dibangku halte sambil menunggu bus yang masih belum datang


"Sha... Sini duduk jangan berdiri terus nanti kaki nya pegel" ucap Varka sambil menepuk tempat kosong disampingnya


"Emang Bus nya masih lama ya?" Tanya Helsha setelah duduk disamping Varka


"Eummm... Lumayan masih 20 menit lagi" jawab Varka setelah melihat jam yang melingkar ditangannya.


"Huhh... Masih lama" ucap Helsha sambil memainkan kedua kakinya


Varka tertawa melihat Tingkah lucu Helsha yang selalu seperti anak kecil.


"Kamu baru pertama kali naik bus?" Tanya Varka


Helsha menoleh lalu tersenyum malu-malu


"Hehehe... Iya"


Memang pertama kalinya bagi Helsha berangkat ke sekolah naik bus, biasanya ia selalu berangkat dan pulang bersama dengan kakaknya.


"Kenapa tiba-tiba pengen naik bus?"


"Pengen nyoba aja Varka, sekalian nemenin Varka biar gak sendirian lagi. Maaf ya Helsha baru bisa sekarang nemenin Varka nya" tutur Helsha

__ADS_1


Varka tersenyum mendengar perkataan Helsha lalu mengarahkan pandangannya kejalan. Varka senang karena Helsha selalu bisa membuat ia tersenyum tanpa alasan.


"Gapapa kok Sha, kan hari ini kamu udah mau nemenin aku" ucap Varka


"Varka..."


"Iya??"


"Nanti Helsha boleh gak main ke kelas Varka? Atau nanti kita makan bekal bareng aja gimana? Helsha pengen tau main ke kelas Varka tapi dikelas Varka suka banyak cowok nya ihh..." Ucap Helsha cemberut yang lagi-lagi bisa membuat Varka tersenyum.


"Boleh Sha, kalau mau ke kelas datang aja gapapa. Kalau mau makan bekal bareng juga ayo" jawab Varka


"Beneran? Asyikkk Helsha seneng Banget, soalnya hari ini Bunda masakin makanan kesukaan Helsha jadi nanti kita makan siang bareng ya" ucap Helsha gembira


"Iya...."


"Kalau Varka suka di masakin bekal apa Sama mama Varka?" Tanya Helsha


Varka terdiam sejenak saat mendengar pertanyaan Helsha, lalu dengan cepat ia memggeleng pelan


"Aku gak pernah dibuatin bekel sama mamah"


Senyuman diwajah Helsha langsung menghilang begitu saja saat mendengar perkataan Varka


Varka menatap Helsha sambil tersenyum


"Dari dulu Varka emang gak pernah dibuatin bekal sama mamah, Emang aku belum cerita ya?"


Helsha hanya menggeleng


"Dari dulu mamah cuma masakin bekal buat Kaka aja, soalnya Kaka kan pinter terus rajin belajar gak kayak aku. Jadi ya gitu mamah cuma buatin bekal buat Kaka aja" ucap Varka


Hening, setelah percakapan itu keduanya terdiam


"Varka..." Panggil Helsha dengan Kepala menunduk


"Hmm...?" Gumam Varka


"Maafin Helsha ya, maaf gara-gara Helsha ngebahas soal bekal Varka jadi sedih. Maafin Helsha" ucap Helsha dengan suara yang menahan tangis

__ADS_1


"Gapapa Sha, Varka gak sedih kok" ucap Varka


"Maaf ya" ucap Helsha sambil menatap wajah Varka


"Iya Gapapa. Udah dong jangan sedih gitu mukanya"


"Emm.. gini aja deh, Besok Helsha bawa bekal dua ya?? Besok Helsha minta Sama Bunda biar dibuatin Bekal buat Varka. Pokoknya Varka harus mau ya? Gak boleh nolak" ucap Helsha


Varka tertawa mendengar ucapan Helsha


"Gak usah Sha, aku gak mau ngerepotin bunda kamu. Beneran gak usah" ucap Varka sambil menunjukkan deretan giginya pada Helsha


"Pokoknya Varka gak boleh nolak, kalo Varka nolak aku bakalan marah..!!!" Ucap Helsha sambil menyilangkang kedua tangannya didepan dada, dan hal itu berhasil kembali membuat Varka tertawa


"Ya ampun Sha,, lucu banget sih kayak anak kecil" celetuk Varka ditengah tawanya.


"Ihh Varka!! Varka juga masih anak kecil tau, masih kelas dua SMP" ucap Helsha dengan raut kesalnya seperti anak kecil


Varka tertawa melihat tingkah Helsha, entahlah apapun yang dilakukan perempuan ini selalu berhasil membuat Varka tersenyum. Cara bicaranya benar-benar menggemaskan.


"Tetott salah Sha... Kita udah mau naik ke kelas 3 wleee..." Ucap Varka sambil menjulurkan lidahnya


"IHHH...SAMA AJA TAU, MASIH KELAS DUA SMP" ucap Helsha kesal membuat Varka semakin tertawa


Ah rasanya sudah lama sekali Varka tidak tertawa selepas ini dan sebahagia ini. Rasanya sangat menyenangkan.


Lagi lagi, untuk kesekian kalinya Helsha berhasil membuat seorang Varka tersenyum bahagia. Walaupun hanya ocehan-ocehan yang tak ada artinya tapi itu semua bisa membuat Varka tertawa lepas Bus datang. Varka tersenyum melihatnya, ia lalu ikut berdiri disamping Helsha yang masih saja cemberut


"Tuh bus nya Dateng,, ayo.." ajak Varka


Helsha hanya diam dan mengikuti langkah Varka yang menuntunnya naik kedalam bus. Saat masuk ternyata hanya tersisa satu kursi lagi yang kosong. Varka langsung menyuruh Helsha untuk duduk disana


"Gapapa duduk aja" ucap Varka


Helsha kemudian duduk dengan Varka yang berdiri disampingnya, karena ini pertama kalinya Helsha naik bus ia merasa sedikit takut. Tangan Helsha tak henti-hentinya memegang tas Varka.


Varka menatap Helsha yang duduk didepannya. Laku mengusap lengan Helsha yang memegang tas nya


"Gapapa Sha... Gapapa." Ucap Varka

__ADS_1


Sepertinya hari ini semesta sedang baik pada Varka, sejak pagi ia hanya mendapatkan kebahagiaan yang jarang sekali didapatnya. Helsha dan Halte pagi hari ini membuat hari Varka lebih berwarna dan indah, semoga saja Semesta tidak lagi jahat Padanya.


Bahagia selalu Varka Adibumi


__ADS_2