LENTERA

LENTERA
satu dalam lafas ijab qobul


__ADS_3

sedang asik mengemut ice cream yang di jadikan makanan penutup setelah memakan makanan pembuka. dengan gembira tanpa Beben, suapan demi suapan memenuhi mulutnya hingga habis tertelan. jarang-jarang dirinya punya kebebasan seperti ini. ternyata ada juga untungnya bertemu dengan mahlukq penguras emosinya.


dengan pura-pura tidak peduli dengan perbincangan mereka berdua. namun telinganya terpasang dengan tajam. sekali-kali El, memperbaiki rambut Rindu yang suka menghalangi kebebasan makannya.


di saat hatinya damai seperti anak kecil yang di berikan permen oleh emmaknya, tiba-tiba sebuah suara menghantam uluh hatinya dengan keras. telinganya memanas Seperi mengeluarkan asap dan kepalanya seperti mengeluarkan tanduk, sedangkan gihinya, seperti mengeluarkan taring, yang siap menerkam bulat-bulat manusia menyebalkan di hadapannya.


perasaan bar beberapa menit di katakan manusia perusak suasana hati dan pemeras emosi, eh! malah di buktikan lagi. kalau tidak ingat orang di hadapannya ini lebih tua, mungkin air jus yang ada di sampingnya ini akan melayang di kepala wanita pemilik sejuta wajah.


"maaf, tapi kamu tahu sendiri, disini bukan cuman kita berdua. dan lagian, rindu ini, bukan orang lain melainkan istri aku yang artinya kami satu dan dia juga berhak mengetahuinya". meskipun pembawaannya tenang, namun di beberapa ucapnya ada penekanan yang kuat.


melihat wajah murung wanita di sampingnya, tentu El. tahu penyebabnya. dengan gerakan lembut, El mengangkat wajah wanita cantiknya. lalu meneruskan sisa ice cream yang menempel.

__ADS_1


"makan yang benar sayang, ini belepotan bangat". wajahnya yang nyari menegang, kini melembut setelah melihat sang istri. mengabaikan ekspresi sendu yang tadi mendeklarasikan hal pribadi mereka di masalalu. El, tentu tidak perduli sebab ada hati yang lebih harus di jaga dengan baik. yaitu Rindu, istri kecilnya yang suka ngambek-ngambekan.


"bagaimana bisa aku menjelaskan sesuatu yang bersifat pribadi jika ada orang lain yang ikut mendengarkan. aku tahu aku terlalu menuntut, tapi apa salah jika hanya kita berdua yang ngobrol". dengan mata berkaca-kaca, melihat kemesraan mereka. kehadirannya bagaikan nyamuk penganggu.


mendengar itu, El lantas memalingkan pandangannya setelah menyuapi rindu satu sendok ice cream.


"kamu paham, makanan dari sebuah pernikahan dan arti dari sebuah hubungan". bagai di tampar kenyataan, Raina menatap lelaki yang di cintainya dengan perasaan sedih. dia sangat tahu, arah pembicaraan El, Kemana. "jika ijab Qabul telah di kumandangkan, maka segalah sesuatu yang awalnya berada dalam garis sendiri-sendiri, kini menyatu dalam ikatan pernikahan, yang dimana melingkupi. kepercayaan, kejujuran, tanggung jawab dan komitmen.


kejujuran juga sangat berpengaruh, di setiap Maslaah, kecil besarnya, semua harus di utarakan agar tidak menimbulkan selisih paham.


tanggung jawab? kedua bela pihak harus bertanggung jawab kepada masing-masingnya tugas yang di emban dan ada beberapa tanggung jawab yang sifatnya umum melingkupi dua poin yang sudah saya sebutkan.

__ADS_1


komitmen dalam sebuah hubungan pernikahan yang bersumpah di hadapan tuhan yang artinya di saksikan oleh Allah serta ribuan malaikat. pernikahan di jalankan atas dasar kesungguhan dan berharap kedepannya tetap utuh dan terjaga hingga maut memisahkan.


saya, selaku lelaki ber- istri, tidak bisa lagi mengambil keputusan yang sewaktu-waktu akan menjadi bumerang untuk rumah bangga kami". dengan sayang El, menggenggam tangan Rindu.


"aku mengharapkan rumah tangga yang ke utuhannya tetap terjaga, sekalipun badai itu datang menghantam. alasan kenapa rindu berada disini, sudah saya jelaskan beberapa menit yang lalu dan saya harap, kau paham.


menikah bukan hanya aku yang terlibat tapi juga istriku dan kami adalah kesatuan yang tidak bisa di pisahkan. yang artinya, rindu adalah aku dan aku adalah rindu, jadi sekecil apapun masalah yang bisa saja jadi pemicu hubungan kami renggang, maka rindu berhak tahu".


DUAR


bagai di sambar petir di siang bolong. sakit, sungguh sakit. harapannya yang tersisa 1%, kini lenyap dalam sekejap. apa dirinya perlu menjelaskan sesuatu yang tidak lagi di butuhkan atau memang tidak penting untuk Erlangga?.

__ADS_1


__ADS_2