LENTERA

LENTERA
Rindu aneh


__ADS_3

"sekarang kita udah sholat jadi udah waktunya untuk ngobrol, meluruskan permasalahan yang hubby Ng tahu sehingga membuat istri cantik hubby harus murung dan mengabaikan suaminya". dengan menarik Rindu sedikit lebih dekat agar mudah untuk memeluknya kira-kira jika dia gemas dengan tingkah yang tiba-tiba membuat El memberikan hadiah cubitan. mood rindu yang be warubah-rubah sangat merepotkan untuk El, belum lagi urusan kantor yang begitu menumpuk. tapi Masalah kantor berada pada nomor dua sebab yang harus di prioritaskan adalah rindu.


"Rindu Ng suka mas ganti panggilan pas sama orang lain". dengan wajah bete, rindu mengeluarkan isi kepala yang membuat hatinya memanas.


dengan memperbaiki posisi Rindu agar lebih nyaman. "yang mananya sayang? hubby perasaan Ng ada tuh ngubah nama panggilan". mendengar jawaban El yang tidak kira-kira membuat rindu menarik diri untuk membuat jarak dengan suaminya.


melihat pergerakan Rindu, membuat El mengingat kejadian beberapa jam yang lalu.


"sayang kenalin ini Raina, teman SMA aku".


dengan m ngingat kosa kata itu, menurut El, tidak ada yang salah. tapi kenapa istrinya sampai segitunya? emang letak salahnya dimana?.


"emang dasar Ng lemah, ketemu MANTAN, CINTA PERTAMA!!! lupa sama istri sendiri". dengan menekan kata 'mantan dan cinta pertama' seakan-akan menegaskan kepada El, bahwa rindu tidak suka dengan pertemuan yang entah ketidak sengajaan atau sebuah kesengajaan.


"jadi ceritanya cemburu? tapikan kamu ada disana. jadi semua yang terjadi beberapa jam yang lalu sudah jelas di saksikan sama kamu. lagipula hubby bingung letak mesalahanya dimana sayang". dengan sebar, El menghadapi istri belianya yang masih Keukeh dengan fikiran buruk ya terkait el.

__ADS_1


"HUBBY FIKIR HATI AKU INI TERBUAT DARI APA? ". dengan nada meninggi, rindu membentak El yang sempat membuat El terjungkal kebelakang andaikan tidak bersandar di kepala ranjan.


"astaghfirullah, kamu kenapa sayang?". dengan perasaan masih syok, El tetap mengetur suaranya agar tidak meninggi. ada apa dengan rindu yang akhir-akhir ini selalu membuat stok sabarnya harus terus full. "sayang kamu nangis". El, tentu kaget dengan perubahan rindu yang tiba-tiba mellow. perasaan tadi rindu yang teriak tapi kenapa dia juga yang menangis, seakan-akan dia yang jadi korban kekerasan Disni.


"hubby udah Ng cinta sama Rindu". ucapnya lirih yang langsung ditarik El kedalam pelukan guna menyalurkan rasa nyaman dari kekawatirannya. El harus lebih halus lagi dalam menanggapi dari setiap ucapan sang istri, sebab salah sedikit saja, bisa membuat jantungnya merosot.


"kenapa ngomong kayak gitu sih, sayang. kalau Ng cinta, ng mngkin hubby bikin kamu ngadung pewaris wijaya dan Ng mungkin ngikat kamu secara paksa dalam hubungan ini. lagipula Ng ada tuh perempuan yang bisa bikin hubby tertarik selain Rindu". dengan mengusap wajah basah di depannya lalu memperbaiki tatanan rambutnya yang cukup berantakan akibat penolakannya. El masih tidak mengerti apa yang membuat rindu sesensitif itu hingga berani mengangkat suaranya sangat tinggi. apa kesalahan yang di perbuat El cukup fatal?.


"rindu mara, kecewa dan cemburu gara-gara hubby. rindu tau, mantan hubby lebih dewasa, lebih cantik, lebih berpendidikan dan lebih dulu mengenal hubby. dibandingkan dengannya, rindu bukan apa-apa". ucapnya sesegukan. hatinya sesak dengan jawaban El yang menurutnya hanya gombalan karena ada anaknya di dalam diri Rindu.


"sayang, tadi siang kita udah bahas ini dan hubby udah jelaskan siapa wanita itu di masa lalu hubby. dibandingkan kamu, di Ng ada apa-apanya! satu-satunya wanita yang bikin hubby Ng bisa berdaya, cuman Rindu. Ng ada Raina dan Raina yang lain. lagipula buktinya udah ada di perut kamu". jelasnya panjang lebar. jujur saja, El bingung harus menjelaskan seperti apa lagi, sebab kemarahan rindu ini luar biasa aneh.


mendengar itu, El menahan senyum nya agar tidak lepa. "maafkan hubby sayang. tapi hubby boleh mengingatkan sesuatu?".


"apa?". jawabnya Mash dengan na cuek.

__ADS_1


"kita udah pernah bahas ini sebelumnya. kalau berdua nama kesayangan akan melekat tapi kalau di tempat umum harus panggilan umum". jelas El mengingatkan rindu dan hal itu membuat Rindu menunduk. apa yang di katakan El memang benar, hanya Rindu yang sensitif akan perasaanya yang curigaan.


"maaf, Rindu udah kurang ajar sama hubby". cicitnya dengan meremas selimut di atas pahanya yang menutupi tubuhnya sampai pinggang.


El hanya bisa menarik nafas lalu menarik rindu kedalam dekapannya sang menyandarkan kedalam dada bidangnya. " rindu Ng salah, yang salah, hubby. jadi sekarang ada peraturan baru?". mendengar tentang peraturan baru, RIndu mengangkat wajahnya dengan wajah bingung. "peraturan kalau di depan orang banyak lk berjenis perempuan, hubby akan tetap memanggil dengan nama kesayangan jam". jelasnya yang membuat hati rindu berbunga-bunga. rindu sangat bahagia karena bisa di pertemukan dengan lelaki seperti Erlangga, selain tampan dan mapan, El juga memiliki sisi kelembutan yang penuh dengan pengertian.


"hubby Ng marah?". dengan ragu-ragu, rindu bertanya perihal pembahasan konyolnya.


"Ng dooong. mana bisa hubby mara lama-lama sama bidadari cantik". godanya yang membuat wajah rindu bersemu.


"ih, hubby". ucapnya dengan memukul manja dada bidang suaminya. namun kemesraan mereka tidak berlangsung lama karena tiba-tiba benda pintar di atas nakas berdering.


dengan mengambil hp kesayangannya lalu melihat nama tertera. wajah El tiba-tiba menegang dan rahangnya mengeras. dan hal itu tentu di lihat Rindu.


deg

__ADS_1


MAAF YA, SAYA JARANG UP SOALNYA LAGI ADA KESIBUKAN. INSYAALLAH SELEPAS LEBARAN SAYA KONSISTEN.


MINAL AIDIN WAL FAIZIN. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.


__ADS_2