Love In Hospital

Love In Hospital
PART 2 - BAB 107 - Ulang Tahun


__ADS_3

5 Tahun kemudian ..


Kediaman Dokter Deva Rayendra


" Selamat Ulang tahun anak Mama yang cantik, tambah pinter, tambah baik, tambah sayang sama Mama dan Papa sama Oma dan Opa juga ya.. " ucap Agni memeluk anak perempuan nya yang hari ini sudah berusia 5 tahun.


" Selamat ulang tahun anak Papa, kesayangan Papa " ucap Deva kepada anak perempuannya.


Begitupun Oma dan Opa nya mereka memberikan selamat kepada cucunya yang bernama Alisa Lavanya.


" Gak kerasa ya.. Anak kita sudah 5 tahun Mas, dia sudah masuk sekolah juga " ucap Agni kepada suaminya.


" Iya.. Dia tumbuh menjadi anak yang cantik " ucap Deva.


Suasana bahagia dua keluarga merayakan hari kelahiran Alisa Lavanya tidak dapat dipungkiri, Alisa masih menjadi anak dan cucu satu-satunya sehingga kasih sayang semua tercurah kepada Alisa anak semata wayang Deva dan Agni.


Di sela-sela acara ulang tahun Alisa, terdengar suara nyaring yang sudah tidak asing di telinga.


" Selamat ulang tahun keponakan aunty yang paling cantik " ucap Dhena sedikit berlari memeluk Alisa sambil membawa kado besar.


" Aunty Dhena " Alisa memeluk tantenya dengan erat.


Alisa memang dekat dengan Dhena, jika Dhena libur dinas ia selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah kakaknya untuk bertemu Alisa.


Semenjak Alisa lahir, Deva dan Agni kembali ke kota Bunga, lalu Deva pun langsung mengajak Agni untuk pindah ke rumah mereka yang sudah Deva beli namun belum sempat mereka isi.


Kejadian demi kejadian di Kota Bunga lambat laun sudah Agni dan Deva lupakan, apalagi semenjak ada Alisa semua kesedihan berubah menjadi kebahagiaan hingga saat ini, Deva dan Agni pun semakin harmonis.


" Aunty Dhena kok baru dateng ? " tanya Alisa.


" Maafin Aunty ya sayang, Aunty tadi pagi harus kerja dulu, jadi Aunty baru bisa sekarang ketemu Alisa nya " jawab Dhena.


" Iya Aunty.. "


" Oh ya, Aunty punya hadiah buat kamu, nih hadiahnya " Dhena menyerahkan kado yang besar kepada Alisa.


" Wah besar sekali Aunty " ucap Alisa.

__ADS_1


" Aunty Dhena makasih banyak ya, udah kasih kado besar buat Alisa " susul Agni.


" Iya Mbak, ini sedikit kok " ucap Dhena.


" Aku buka ya Aunty " ucap Alisa.


" Iya sayang kamu buka aja " balas Dhena.


Alisa membuka kado dari Dhena, ternyata boneka teddy bear berwarna pink yang besar.


" Aku suka banget boneka nya Aunty.. Makasih ya.. " Alisa langsung memeluk Dhena.


" Iya sayang sama-sama, kamu seneng ? " tanya Dhena.


" Seneng banget " Alisa tampak senang.


" Duh yang dapet kado dari Aunty " ucap Mama Nita.


" Iya dong oma.. Aku seneng banget " balas Alisa.


Mama Nita hanya tertawa kecil lalu mencubit hidung cucu nya.


Alisa bermain dengan boneka-boneka nya juga boneka pemberian Dhena, sedangkan di lain tempat Deva, Agni, Dhena dan kedua orangtuanya sedang bersantai di balkon belakang rumah Deva.


" Dhen, apa kamu tidak ingin segera menikah ? " tanya Mama Nita.


" Hmm.. Belum ada jodohnya Ma " jawab Dhena.


" Ya.. Yang terpenting kamu mau dulu membuka hati kamu, banyak kok laki-laki yang mau sama kamu, tanya deh kakakmu " ucap Mama Nita lagi.


" Ma.. Ini bukan momen yang pas untuk itu " ucap Pak Jefri.


" Loh ini kan cuma obrolan santai Pah, kali aja emang Dhena sudah punya calon kan " susul Mama Nita.


Dhena hanya terdiam sambil memainkan ponselnya, ya begitulah Mama Nita, untung Dhena sudah mengerti karakter orangtuanya.


" Tenang aja Ma.. Dhena udah punya calon kok, nanti kalo udah waktunya juga di kenalin " ucap Deva.

__ADS_1


" Beneran ? " Mama Nita terlihat berbinar.


" Mas Deva " Dhena sedikit melotot lalu mencubit kaki kakaknya.


" Diem ! " ucap Deva tanpa bersuara.


" Iya tenang aja Ma.. "


" Kenapa kamu gak bilang ke Mama sih Dhen, hmm kapan dong Mama dikenalin " ucap Mama Nita.


" Mah, nanti juga kalo sudah waktunya pasti Dhena kenalin " susul Pak Jefri.


" Iya deh iya, kalo gitu kan Mama jadi tenang, gak lama lagi Mama pasti nambah cucu, seneng banget nanti rumah Mama jadi rame sama cucu-cucu " ucap Mama Nita.


" Tapi Mah.. " belum selesai Dhena bicara sudah disenggol oleh Deva.


" Udah diem " Deva memberikan isyarat agar Dhena mengiyakan ucapannya.


Dhena mengikuti apa kata kakaknya, Agni yang melihat tingkah mereka menjadi ingin tertawa, ia hanya tersenyum kecil, menyimak obrolan mertua, suami dan iparnya.


💐💐💐


Haiii.. Pembaca semua kali ini aku mau ngenalin novel baru aku, masih sequel dari dua novel yang sudah tamat ya.. Penasaran gak sihh sama alur cerita nya.. Kepoin yukksss..


Jangan lupa kasih dukungan juga untuk novel ku yang baru ini yaa...



...Tentang Kita - Novel By Ayuni...


Arsya Guntara seorang anak dari pemilik perusahaan Sandyakala Corp, setelah lulus kuliah ia di didik oleh sang Ayah untuk menjadi penerus perusahaan Sandyakala Corp. Ia selalu diajarkan bagaimana memimpin perusahaan.


Suatu hari ia ditugaskan oleh orangtuanya untuk menghadiri acara bisnis di negara dimana dulu ia menyelesaikan kuliahnya.


Tanpa disangka ia bertemu dengan seorang gadis yang pernah berada di masa lalu nya.


Apakah pertemuan ini akan membuat mereka kembali bersama atau malah sebaliknya ? Dan sebenarnya siapakah gadis itu ?

__ADS_1


Jawabannya hanya di Novel " Tentang Kita "


__ADS_2