
Pasca tertangkapnya dan pengakuan Mentari, Agni pun mengetahui jika otak yang berniat mencelakainya adalah Mentari, Deva mengungsikan Agni terlebih dahulu ke kota Metro, ia tidak ingin Agni menjadi kepikiran, karena bagaimanapun Agni sedang mengandung, Deva khawatir kepada Agni juga janin yang dikandungnya.
" Yang.. Gak apa-apa kamu di Kota Metro dulu sampai proses peradilan Mentari selesai atau kalaupun kamu akan melahirkan di sana pun gak masalah" ucap Deva menyender kesenderan sofa kamar.
" Iya Mas gak apa-apa, tapi.. Kamu gimana disini ? " tanya Agni menghentikan aktifitasnya.
" Hmm.. Jangan khawatirkan Aku, Aku lebih mengkhawatirkan kamu dan anak kita " Deva menghampiri Agni yang sedang duduk di pinggiran kasur.
Agni hanya terdiam, lalu tersenyum kecil.
" Maafkan aku, ini semua kesalahanku " ucap Deva lirih.
Agni mendongakkan wajahnya, ia merasa tidak suka dengan ucapan suaminya. Agni menggelengkan kepalanya pelan.
" Mas.. Udah ya.. lagipula Mentari sedang menjalani proses hukum kan, biarkan dia bertanggung jawab atas semua perbuatannya " ucap Agni.
" Hmm.. " Deva hanya mengangguk.
Agni kembali merapikan baju-bajunya lalu ia masukkan kedalam koper, rencananya sore ini Deva akan mengantarkan Agni ke Kota Metro.
" Sini Aku bantu .. " ucap Deva membantu istrinya.
Agni tersenyum.
Disaat yang bersamaan pintu kamar Deva diketuk dari luar.
" Sebentar Mas biar aku yang buka " ucap Agni beranjak dari duduknya.
" Hmm.. "
Agni membuka pintu kamar, terlihat Mama Nita mertuanya sudah berada di balik pintu.
" Iya Ma.. "
__ADS_1
" Gni.. Kamu jadi pulang ke Kota Metro ? " tanya Mama Nita lalu ia menerobos masuk ke kamar Deva, ia pun melihat Deva sedang mensleting koper Agni karena baju Agni sudah masuk ke dalam koper.
" Jadi Ma.. Sepertinya aku akan lebih tenang jika Agni di Kota Metro terlebih dahulu " susul Deva.
Mama Nita menghela nafas dalam.
" Dev.. Apa gak mungkin kalo Agni tetap disini, Mama akan menjaga Agni kok, Mama gak akan izinkan Agni keluar rumah tanpa kamu " ucap Mama Nita.
" Ma...keputusan aku udah bulat, Agni lebih baik di Kota Metro " ucap Deva.
" Lalu kamu ? " tanya Mama Nita.
" Aku akan ambil cuti beberapa minggu, aku pun perlu menenangkan diriku Ma.. " jawab Deva.
Mama Nita sudah tidak dapat berbuat banyak, karena ia pun tahu Deva orang yang saklek.
Agni hanya bisa terdiam menyimak pembicaraan antara Ibu dan Anaknya.
" Ya sudah, kalau memang seperti itu " balas Mama Nita sedikit lesu.
" Sore ini Ma.. "
Mama Nita menarik nafas dalam " Oke "
Lalu Mama Nita berlalu keluar kamar meninggalkan Agni dan Deva. Agni menoleh ke arah suami nya setelah punggung Mama Nita tidak terlihat.
" Mas.. " ucap Agni.
" Hmm "
Agni hanya menggelengkan kepalanya.
Tidak lama, terdengar suara Adzan, Agni bergegas untuk mengambil wudhu ke kamar mandi, setelah Agni, Deva lalu menyusulnya. Mereka melaksanakan shalat ashar terlebih dahulu sebelum berangkat ke Kota Metro.
__ADS_1
...****************...
Deva dan Agni keluar kamar, Agni menyoren tasnya sedangkan Deva menarik dua koper ditangannya.
Mereka berdua menuju ruang keluarga disana sudah ada Mama Nita dan Pak Jefri.
Mendengar suara roda koper Pak Jefri langsung menoleh ke sumber suara.
" Dev.. Jadi ke kota Metro ? " tanya Ak Jefri.
" Jadi Pah.. " jawab Deva.
" Ya.. " Pak Jefri manggut-manggut.
Sebelum pamit Deva diberikan wejangan oleh Pak Jefri, dan Agni pun di berikan dukungan oleh pak Jefri.
" Gni.. Jangan banyak pikiran, semua sudah diselesaikan melalui jalur hukum .. sekarang kamu fokus pada kehamilan kamu ya.. Sebentar lagi kamu akan melahirkan " ucap Pak Jefri.
" Iya Pah.. " Agni mengangguk.
" Dev.. Jaga Agni, surat cuti kamu biar Papa yang urus " susul Pak Jefri.
" Terima kasih banyak Pah "
" Hmm.. "
Akhirnya mereka pamit untuk pergi ke Kota Metro, walaupun Mama Nita sepertinya merasa sangat sedih atas kejadian ini, ia pun tidak menyangka ternyata semua ini perbuatan Mentari, wanita yang sempat sangat ia harapkan menjadi menantunya.
💐💐💐
Halooooo semuaaa aku kembali... 🤭🤭 aku minta maaf banget baru bisa melanjutkan cerita ini yang sempat disangka menggantung 🤭 tapi... Tenang aku bakal lanjutin kok. Sampe tamat ya... Makasih buat pembaca semua yang udh setia nunggu kelanjutan ceritanya...
Yukkkssss kita balik dukung Deva dan Agni di " Love In Hospital "
__ADS_1
Salam sayang....
Author 😘