Love In Hospital

Love In Hospital
BAB 65 - Kembali ke Kota Bunga


__ADS_3

Hari ini Agni dan Deva kembali ke Kota Bunga, sudah satu minggu Deva cuti, ia tidak mungkin memperpanjang lagi masa cutinya, karena pasien nya sudah banyak menunggu.


Sesampainya di Kota Bunga, Deva tidak langsung mengajak Agni pulang, ia berniat untuk memberikan kejutan lagi ke istrinya, untuk melihat rumah yang sudah Deva persiapan untuk mereka tinggal nantinya. Karena selama di Maladewa kemarin Deva dihubungi oleh pihak Developer jika rumah yang Deva pesan sudah siap huni, Deva sudah memberikan janji jika hari ini ia akan datang untuk sekalian mengambil kunci rumahnya.


" Mas.. mau kemana ? " tanya Agni karena ia tahu Deva membawanya bukan ke arah jalan pulang.


" Pokonya nanti kamu tahu " jawab Deva.


Tidak lama mobil Deva memasuki komplek perumahan, jarak antar rumah tidak saling berdekatan, dengan halaman rumah yang cukup luas membuat suasana sangat asri dan nyaman.


" Mas mau ke rumah siapa ini ? bagus banget ya komplek perumahan nya " tanya Agni.


Deva hanya tersenyum.


Lalu mobil Deva masuk ke garasi salah satu rumah yang sudah terbuka, disana ia melihat dua orang pria, Deva pastikan adalah petugas Developer yang sudah menunggu di depan teras rumah.


" Ayo turun " ajak Deva.


Agni masih bingung, namun ia mengikuti apa kata suaminya.


Agni dan Deva berjalan menghampiri kedua orang petugas Developer.


" Selamat siang Pak Deva , Bu " ucap Developer menyalami Deva dan Agni.


" Siang, mohon maaf menunggu lama " balas Deva.


" Oh tidak kok Pak, Oya Pak Deva ini kunci rumahnya, rumah nya sudah rapi sudah siap huni, pembangunan rumah ini Ekslusif sesuai permintaan Pak Deva " ucap petugas.


" Oke terima kasih "


Agni yang melihat ke arah suaminya, masih tidak mengerti.


" Mas.. ini rumah siapa ? " bisik Agni.


" Rumah kamu " bisik Deva balik.


Agni membulatkan matanya.


" Baik Pak Deva, silakan untuk melihat-lihat dulu jika ada kekurangan silakan hubungi kami, ini kami serahkan surat-surat rumahnya, kami ada di kantor depan jika Pak Deva membutuhkan sesuatu "


" Oke baik, terima kasih "


" Kami permisi "


Deva mengangguk tersenyum, begitupun Agni.


Saat kedua petugas sudah pergi meninggalkan Deva, Deva langsung membuka kunci, pintu rumah terbuka.

__ADS_1


" Mas.. kamu kok gak bilang-bilang sih ? " tanya Agni.


" Kan kejutan " jawab Deva singkat.


" Mas Deva.... kenapa kamu selalu tiba-tiba kaya gini " Agni berkaca-kaca.


" Ayo masuk kamu liat dulu rumahnya, untuk isi di dalamnya belum lengkap, aku serahkan semuanya ke kamu, untuk masalah penataan dan sebagainya karena aku gak ngerti " ucap Deva masuk kedalam rumah.


Agni mengikuti suaminya masuk kedalam rumah baru mereka.


Rumah bergaya klasik modern, dengan halaman yang cukup luas dan tidak lupa kolam ikan di halaman samping rumah yang mengarah ke kamar utama mereka. Kolam yang pastinya akan kembali menjadi favorit Deva, karena Deva merasa tenang jika melihat ikan-ikan yang berenang di dalam kolam.


" Ini.. di rumah ini nantinya kita akan tinggal, kamu suka ? " tanya Deva.


" Mas.. aku gak tahu lagi harus bilang apa ke kamu, makasih Mas.. " jawab Agni.


Deva hanya mengangguk tersenyum.


...****************...


Setelah melihat rumah baru mereka, Deva dan Agni kembali pulang ke rumah Mama Nita.


" Mas.. apa Mama Nita sudah tahu jika kita akan pindah ? " tanya Agni.


" Belum, nanti aku yang bicara " jawab Deva.


" Tapi.. apa Mama mengijinkan Mas ? " tanya Agni lagi.


Sesampainya di rumah, Deva turun dari dalam mobil begitupun Agni.


" Ayo.. " Deva mengajak Agni masuk kedalam rumah.


Agni hanya mengangguk mengikuti perintah Deva.


" Assalamu'alaikum.. Ma.. " ucap Deva.


" Assalamu'alaikum " ucap Agni.


" Wa'alaikumusalam.. Deva, Agni.. Alhamdulillah kalian sudah sampai " Mama Nita menghampiri Deva dan Agni.


Agni langsung menyalami Mama mertuanya, disusul oleh Deva.


Mama Nita yang memperhatikan Agni sedikit heran, Agni terlihat sedikit pucat.


" Gni.. kamu kok kaya pucat ? kamu sakit ? " tanya Mama Nita.


" Oh.. nggak kok Ma.. cuma akhir-akhir ini aku agak sering lelah aja " jawab Agni.

__ADS_1


" Hmm... oya katanya kemaren kalian ke Maldives ya.. duh.. senengnya " ucap Mama Nita.


" Iya Ma.. Mas Deva yang ajak, Agni juga gak tau kalo Mas Deva mau ajak Agni ke Maldives " balas Agni.


" Mumpung cuti lah Ma.. kapan lagi kalo aku gak cuti kan ? lagipula kasian Agni dia butuh liburan " ucap Deva.


" Hmm.. iya.. " balas Mama Nita singkat, ia merasa Deva masih agak berbeda kepadanya.


" Ma kita istirahat dulu ya " ucap Deva.


" Oh ya.. " Mama Nita mengangguk tersenyum.


Agni pun merasa jika Deva tidak seperti biasanya, Agni memperhatikan suaminya. Sesampainya dikamar Agni langsung menghampiri suaminya.


" Mas.. kamu sakit ? " tanya Agni.


" Nggak, emang kenapa ? " tanya Deva balik.


" Ya.. kamu beda aja " jawab Agni.


" Nggak kok, aku cuma ngerasa lelah aja " balas Deva.


" Hmm.. Mas pasti gara-gara liburan dadakan kemaren ya.. " ucap Agni.


" Nggak kok, hmm.. malah kadang aku khawatir sama kamu, khawatir trauma dengan kejadian waktu itu disini " ucap Deva.


" Mas.. aku udah lupain kok kejadian kemarin, hati aku kan udah kamu obatin, aku juga minta maaf ya ke kamu, mungkin aku terlalu terbawa perasaan, mungkin memang Mama Nita juga gak bermaksud gitu Mas " susul Agni tersenyum.


" Kamu gak marah sama Mama ? " tanya Deva.


" Nggak lah Mas.. udah ya.. aku udah lupain kok " jawab Agni tersenyum.


" Hmmm... " Deva langsung memeluk istrinya.


" Kamu istri terbaik buat aku... makasih kamu udah sabar... " ucap Deva melepaskan pelukannya.


Agni berjalan menuju koper, ia membuka lalu merapikan barang bawaannya, merapikan pakaian yang sebagian sudah ia cuci di rumah orangtuanya kemarin.


Deva sedang duduk di sofa kamar dengan santai, ia membuka ponselnya melihat beberapa pesan masuk dari rumah sakit, pesan dari beberapa pasiennya dan juga jadwal operasi besok saat ia kembali bekerja.


Deva sedikit memijat pelipisnya, Agni yang melihat Deva seperti itu langsung menghampiri.


" Kenapa Mas ? " tanya Agni.


" Nggak apa-apa, cuma ini kayanya bakal susah buat liburan lagi .. " jawab Deva memperlihatkan jadwal operasi yang dikirimkan kepada nya kepada Agni.


Agni tertawa kecil.

__ADS_1


" Semangat Dokter Deva, selamat kembali bertugas " ucap Agni mengangkat satu tangannya dengan gaya mengepal.


💐💐💐


__ADS_2