
Tiga hari pasca kejadian rem blong mobil Deva, Deva dihubungi oleh pihak kepolisian jika sudah didapatkan titik temu,apa penyebab rem mobil yang ia kendarai blong.
Rumah Sakit Kasih Ibu
Terdengar dering telepon dari ponsel Deva, ia melihat sekilas karena ia masih dengan pasiennya. Setelah selesai pemeriksaan Deva meminta perawat untuk jangan dulu memanggil pasien berikutnya.
" Sus sebentar jangan dulu lanjut " ucap Deva memberikan kode.
" Oh ya baik dok "
Deva meraih ponselnya, ia melihat pada layar ponselnya satu panggilan tidak terjawab namun dari nomor telepon yang ia tidak kenal.
Siapa ya ?
Gumam Deva.
Saat Deva akan menyimpan kembali ponselnya, ponselnya kembali berdering, telepon masuk dari nomor telepon yang sama, Deva langsung menggeser layar ponselnya.
Deva : " Halo "
Polisi : " Selamat siang Dokter Deva, saya Bima anggota kepolisian Kota Bunga dari unit Kecelakaan Lalulintas ingin mengabarkan jika kami sudah mengetahui penyebab kecelakaan mobil Anda "
Deva : " Oh ya Pak, jadi apa penyebabnya ? "
Polisi : " Kami akan jelaskan, maka dari itu kami mengundang Dokter Deva untuk datang ke kantor "
Deva : " Kapan ya Pak kira-kira ? soalnya saya masih praktik "
Polisi : " Dokter Deva bisa datang jika sudah selesai praktik, bisa hubungi Pak Bian atau saya langsung Bima, kami tunggu Dok "
Deva : " Baik Pak Bima, setelah selesai Praktik saya akan segera menuju kantor polisi, terima kasih banyak Pak "
Polisi : " Baik Dok, kami tunggu.. sama-sama "
Klik telepon ditutup.
__ADS_1
Syukurlah jika sudah tahu penyebabnya.. aku harus segera ke kantor polisi..
" Sus.. berapa pasien lagi ? " tanya Deva.
" 6 orang lagi dok "
" Oke lanjut sus "
" Baik Dok "
Pasien atas nama Bu Fina ..
Pasien atas nama Bu Fina..
Silakan Bu
...****************...
Markas Kepolisian
Deva sudah berada di ruangan Bima, Bima yang menangani kasus kecelakaan mobil Deva. Karena tempo hari kasus nya sudah dilimpahkan ke bagian unit Kecelakaan Lalulintas oleh Bian.
" Ya Tuhan.. " Deva hanya geleng-geleng kepala.
" Sudah ada beberapa orng yang kami curigai, karena 3 hari kemarin kami langsung menuju TKP, kami pun memeriksa wilayah yang dilalui oleh mobil Dokter Deva, sebelumnya mobil Dokter Deva terparkir di klinik kan ? " tanya Bima.
" Betul Pak "
" Ya, kami sudah memanggil Pak Sukri selaku satpam klinik statusnya sebagai saksi, kami juga sudah mengkaji cctv di daerah sekitar juga cctv klinik, kami akan perlihatkan "
Bima memutar video cctv di daerah klinik, memang benar terlihat seorang pria tinggi tegap menggunakan jaket hitam dan masker mondar-mandir dan mengelilingi mobil Deva. Deva memperhatikan.
Siapa ya.. aku tidak mengenali pria itu dari perawakannya pun aku tidak mengenalinya..
" Bagaiman Dok ? apa dokter mengenali pria yang terekam cctv itu ? " tanya Bima.
__ADS_1
" Tidak, saya tidak mengenalinya "
" Hmm.. ya.. ada dua kemungkinan Dok, kemungkinan ini orang suruhan atau memang dia pelaku utama, hanya saja beri waktu kami untuk terus mengkaji " ucap Bima.
" Ya.. saya menunggu informasi dari pihak kepolisian saja, saya ingin tahu siapa orang yang berniat mencelakai saya " ucap Deva.
" Baik Dok, semampu kami.. setelah ini kami akan melakukan pengejaran dulu terhadap pria yang terekam cctv tadi, doakan segera tertangkap ya, ini akan dipimpin oleh Pak Bian, karena untuk tangkap menangkap tugas Pak Bian " ucap Bima sedikit tertawa.
Disaat yang bersamaan Bian pun menghampiri Bima dan Deva.
" Bagaimana ? Apa kabar Dokter Deva ? " tanya Bian.
" Alhamdulillah kabar baik Pak Bian " jawab Deva.
" Ya seperti itu Dok, kita berdoa saja semoga pelakunya segera tertangkap ya " ucap Bian.
" Aamiin Pak Bian.. saya sangat berharap besar kasus ini seger terungkap agar saya tenang, saya juga ingin tahu maksud dari orang yang berniat mencelakai saya ini apa "
" Oke.. Dok.. " Bian tersenyum kecil.
" Oya mobil saya apa boleh saya bawa ke bengkel ? " tanya Deva.
" Sepertinya masih harus menginap disini Dok, masih kami butuhkan untuk pemeriksaan " jawab Bima.
" Baik kalau begitu "
Setelah selesai, Deva pamit untuk pulang ke rumah, karena hari ini ia tidak ada jadwal di klinik, ia hanya menunggu panggilan telepon dari rumah sakit jika ada operasi mendadak.
Deva kembali memikirkan siapa orang yang terekam cctv tadi..
Ya Tuhan.. lindungi lah keluargaku dari orang-orang yang berniat jahat...
💐💐💐
Gaeeessssss.... jangan lupa follow yaaaa...
__ADS_1
Instagram & TikTok : @author.ayuni
Tengkyuuuuu 😘😘😘