Love In Hospital

Love In Hospital
BAB 29 - Lelah


__ADS_3

Tepat pukul satu malam Deva baru sampai rumah, ia seperti biasa masuk kedalam rumah menggunakan kunci cadangan yang biasa ia bawa.


Ia berjalan masuk lalu duduk di kursi makan, ia mengambil gelas lalu menuangkan air putih kedalam gelas langsung meminumnya.


Hari ini ia berharap hari yang menyenangkan setelah berbulan-bulan tidak bertemu dengan Agni namun kebahagiaan nya berubah drastis setelah obrolan nya dengan Mama Nita didengar oleh Agni.


Ia kembali berjalan menuju ruang tengah, ia duduk di sofa sedikit memijat-mijat pelipisnya, ia pun lelah.. lelah dengan pekerjaan dan juga lelah dengan pikiran.


Pak Jefry, Papa Deva yang baru juga pulang sekitar 30 menit yang lalu karena selesai operasi menghampiri Deva, ia mengetahui apa yang sedang dipikirkan oleh anak sulungnya.


" Dev.. " Pak Jefri menghampiri duduk di samping Deva.


" Pah.. belum tidur ? " Deva membetulkan posisi duduknya.


" Papa juga baru pulang " ucap Pak Jefry.


" Hmm.. " Deva mengangguk.


" Dev.. ada apa ? " tanya Pak Jefry.


" Hmm.. " Deva hanya menggeleng.


" Ceritalah, sedari kecil apapun itu kamu pasti cerita ke Papa " balas Pak Jefry.

__ADS_1


Mendengar anak dan suami nya sedang ngobrol, Mama Nita terbangun dari tidurnya, ia melihat lampu ruang tengah masih menyala, ia beranjak dari tempat tidur berjalan keluar kamar.


" Pah.. Dev.. kalian sedang apa ? tengah malem kaya gini " tanya Mama Nita.


Deva dan Pak Jefry menoleh ke arah Mama Nita. Deva langsung beranjak dari duduknya, ia berniat untuk masuk kedalam kamar.


" Pah.. Deva istirahat duluan ya " ucap Deva.


Mama Nita yang melihat Deva tidak seperti biasanya, langsung mencegah.


" Dev... " ucap Mama Nita membuat Deva menghentikan langkahnya.


" Dev.. Mama minta maaf ya.. Mama gak bermaksud.. " ucap Mama Nita.


" Maaf Mah.. Deva lelah.. "


Mama Nita duduk tepat di samping suaminya.


" Pah.. kaya nya Deva marah deh sama Mama " ucap Mama Nita.


" Ya jelas dia marah lah, Mama kalau bicara itu suka gak kontrol " balas Pak Jefry.


" Pah.. Mama itu cuma khawatir, Mama khawatir Deva kecewa lagi, semenjak dia gagal nikah, hampir 5 tahun ini Mama gak pernah liat dia deket sama perempuan, sekalinya dia deket sama yang masih muda banget Pah.. coba deh kalo Papa liat, kaya masih anak sekolahan gitu " ucap Mama Nita.

__ADS_1


" Papa tahu, Papa tahu Agni, dia bidan muda yang sangat potensial, kinerja dia juga bagus, tidak ada alasan Papa untuk tidak menerima nya menjadi calon istri Deva " balas Pak Jefry.


" Pah.. masih banyak kok perempuan dewasa yang sepadan sama Deva " Mama Nita keukeuh.


" Itu pilihan Deva, biarkan dia menentukan pilihannya dia sudah dewasa " ucap Pak Jefry.


" Terserah lah " Mama Nita merasa tidak didukung oleh suaminya, ia pun pergi meninggalkan suaminya masuk kedalam kamar.


Pak Jefry hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.


Dilain tempat Deva mencoba untuk memejamkan matanya namun sulit, ia kembali bangun dari tidurnya ia mengambil ponselnya yang tersimpan di nakas lalu duduk di sofa kamarnya.


Ia membuka ponselnya berharap ada pesan dari Agni, namun harapannya tidak sesuai dengan kenyataan, tidak ada satupun pesan dari Agni, bahkan telepon ia pun tidak dibalas oleh nya.


Walaupun Deva khawatir karena tidak tahu kabar Agni, namun ia sedikit tenang karena GPS pada ponsel Agni menunjukan jika ia sudah berada di rumahnya.


Setidaknya aku tahu kamu sudah berada di rumah.


Batin Deva.


Karena rasa kantuk belum menyerangnya, Deva membuka aplikasi konsultasi online yang terhubung ke ponselnya, besok pagi ia harus sudah kembali beraktivitas di rumah sakit. Ia akan bertemu beberapa ibu hamil yang sudah daftar melalui aplikasi online untuk memeriksakan kehamilannya esok, terlihat 15 orang yang sudah mendaftarkan dirinya, biasanya pasien Deva di poli akan bertambah dengan yang daftar langsung tanpa menggunakan aplikasi online.


Ia kembali menyimpan ponselnya. Ia berjalan naik ke atas kasur berusaha untuk memejamkan matanya, karena bagaimana pun esok pagi ia harus kembali bertemu dengan pasien-pasien nya yang ingin memeriksakan kehamilan kepadanya.

__ADS_1


💐💐💐


__ADS_2