Love In Hospital

Love In Hospital
BAB 78 - Siapa Gavin ?


__ADS_3

Haiiiiii...haiii.... author kembali... mohon maaf banget baru bisa update lagi...


Karena minggu-minggu ini kebetulan lagi ada beberapa kegiatan di dunia nyata author, terima kasih bagi yang masih setia menunggu kelanjutan ceritanya..


Semoga gak lupa ya alurnya hehe..


Selamat membaca semuaaaa.... luph u 😘


❤️❤️❤️


Agni dengan malas mengambil ponselnya di dalam tas, saat ia melihat layar ponselnya benar saja Deva menghubungi nya beberapa kali.


Bener.. Mas Deva hubungi aku, kok gak kedengeran ya


Batin Agni.


"Ada kan ? " tanya Deva.


Agni hanya terdiam kembali menyimpan ponselnya, ia pun merasa malu kepada Deva.


Deva hanya tersenyum kecil melihat tingkah istrinya.


" Jadi sekarang mau kemana nih ? " tanya Deva kepada Agni.

__ADS_1


" Hmm kemana ya ? cari makanan aja deh Mas, tapi kamu gak capek ? kalo kamu capek pulang aja " jawab Agni.


" Nggak, santai aja " ucap Deva kembali fokus pada kemudinya.


" Hmm Mas, tadi itu aku kan lagi nunggu soto ayam yang aku pesan, tahu-tahu di depan aku ada laki-laki tadi, tapi kaya nya dia salah orang soalnya dia lagi nyari yang namanya Shella katanya " ucap Agni menjelaskan tanpa diminta oleh Deva.


" Hmm.. terus ? " Deva manggut-manggut.


" Ya gak terus Mas, udah gitu aja " ucap Agni.


" Yah gak seru ceritanya " balas Deva sambil fokus mengemudi.


" Terus yang seru yang gimana Mas ? " tanya Agni menoleh ke arah suaminya.


" Ih.. Mas Deva suka mulai ya.. aku kan gak tahu, tiba-tiba dia ada dihadapan aku terus minta ijin duduk, padahal aku udah suruh dia duduk di tempat lain Mas " Agni menjelaskan.


Deva hanya menghela nafas dalam, ia selalu merasa cemburu jika Agni berinteraksi dengan lawan jenis, masih sama seperti dulu, sebelum Deva menikahi Agni.


" Lagian Mas kamu itu ya, yang harusnya marah itu aku dong, kalo emang kamu masih sibuk, kenapa kamu nyuruh aku datang ke klinik sih, mana aku di cuekin udah nunggu lama-lama, harus nya aku yang kesel sama kamu Mas, kalo gak inget kamu aku udah pulang sama laki-laki tadi " ucap Agni membuat Deva merem mendadak.


Ciiitttttttt..


" Apa kamu bilang ! " Deva menoleh ke arah istrinya dengan tatapan tidak suka.

__ADS_1


" Aduh Mas.. kamu kenapa sih Ya Tuhan.. aku lagi hamil perut aku udah gede maen rem mendadak ! " Agni sewot.


" Maksud kamu apa ngomong kaya tadi ? " tanya Deva.


" Euh.. ng..ngak Mas.. a..aku cuma becanda kok hehe " jawab Agni berusaha untuk menetralkan suasana karena ia melihat wajah Deva yang tidak enak dipandang.


" Inget ya.. kamu harus hati-hati dia orang yang gak kita kenal, siapa pun itu yang kamu gak kenal, jangan main akrab aja, kamu lagi hamil, kenapa kamu berinisiatif untuk pergi ke kantin sendiri sih Yang... aku bukan cuekin kamu, tadi kamu tahu pasien aku banyak, sedangkan ada beberapa pasien yang mau lahir juga, makanya tadi aku buru-buru bukan niat aku buat cuekin kamu, gak lama aku langsung hubungi kamu, tapi gak kamu angkat kan ? " Deva terlihat menegaskan.


" Ya aku minta maaf Mas.. " ucap Agni, ia tidak ingin memperpanjang masalah dengan Deva.


Deva kembali melajukan mobilnya, sedangkan Agni ia sedikit menekukkan wajahnya.


Deva sesekali menoleh ke arah istrinya. Deva langsung meraih tangan Agni.


" Maaf ya.. " ucap Deva.


Agni menoleh, sedikit tersenyum dipaksakan.


" Aku cuma khawatir aja sama kamu " ucap Deva.


Agni hanya mengangguk mendengar ucapan Deva. Deva kembali fokus pada kemudinya, ia sesekali mengingat wajah laki-laki tadi, lalu Deva teringat ia pun pernah melihat laki-laki itu berada di rumah sakit Kasih Ibu.


Siapa ya laki-laki tadi ? kayanya aku pernah liat juga di Rumah Sakit, kenapa perasaan aku jadi gak enak ya.. argghh paling persaan aja..

__ADS_1


Batin Deva.


__ADS_2