Love In Hospital

Love In Hospital
BAB 44 - Bermalam Di Villa


__ADS_3

Semakin sore udara semakin dingin disertai kabut Agni merasa sudah mulai kedinginan.


" Mas.. ke mobil yuk ? " ajak Agni.


" Ayo.. " Deva mengajak Agni menuju parkiran mobil.


Agni masuk kedalam mobil duduk di kursi penumpang sebelah Deva. Deva pun masuk duduk di kursi kemudi.


Agni masih menggunakan jaket tebal milik suaminya, sesekali ia merasa hidungnya gatal, lalu menggaruk-garuk nya, sehingga keluar cairan seperti sedang pilek.


" Kamu kenapa ? " tanya Deva.


" Mas kaya nya alergi ku kambuh " jawab Agni.


" Hah.. duh.. sebentar " Deva mengambil tas p3k di jok belakang mobil yang biasa Deva bawa kemanapun ia pergi.


Agni memang memiliki alergi, jika udara terlalu berdebu atau udara sangat dingin, hidungnya akan gatal atau bersin yang tanpa henti.


" Ini .. " Deva menyerahkan inhaler dan obat untuk meringankan pilek dan hidung yang gatal.


" Terima kasih Mas " Agni mengambil obat lalu ia langsung meminumnya.


" Kamu kok gak bilang punya alergi dingin ? " tanya Deva.


" Udah lama jarang kambuh kok Mas, lagipula aku tinggal di kota yang panas, baru lagi aku ketempat dingin, yang dingin banget kaya gini " jawab Agni.


" Ya udah kalo gitu gimana nih ? mau lanjut apa kita balik aja ke rumah ? " Deva menawarkan.

__ADS_1


" Lanjut aja Mas.. nanti juga baikan " ucap Agni.


" Beneran ya.. kamu jangan bikin aku khawatir dong.. " balas Deva menggenggam tangan Agni.


Agni hanya mengangguk tersenyum. Ia merasa Deva benar-benar sangat menyayanginya.


Maafkan aku ya Mas.. dulu aku sempat ragu sama kamu..


Batin Agni.


Deva menyalakan mesin mobil, mobil kembali melaju menuju villa yang sudah dipesan oleh Deva. Semakin sore jalanan dipenuhi oleh kabut sehingga jarak pandang Deva hanya beberapa meter saja ke jalan yang di depannya, ia sangat hati-hati mengemudi khawatir ada binatang atau kendaraan lain yang melintas di depannya.


Agni yang penasaran akan diajak kemana oleh Diva setelah ini, karena ia tidak melihat pemukiman di kanan kiri jalan hanya kebun teh dan beberapa pohon tinggi yang tumbuh.


Sekitar 15 menit perjalanan, Deva membelokkan mobilnya terlihat rumah yang dipenuhi oleh taman, berpagar tinggi yang masih ditutup, saat mobil Deva berhenti seorang pria menghampiri lalu mengetuk kaca mobil Deva.


" Oh ya terima kasih " Deva mengambil kunci itu lalu menyerahkan 2 lembar berwarna merah.


Pria itu membukakan pintu pagar, mobil masuk ke halaman Villa.


Agni yang tahu sekarang, jika Deva mengajaknya menginap di Villa di daerah perbukitan.


Oh Mas Deva ajak aku ke Villa ternyata, biasanya kalo villa itu kan suka horor..


Batin Agni, ia terlalu banyak membaca novel bergenre horor.


Agni masih melihat ke sekeliling Villa, Deva menghentikan laju mobilnya, ia melihat ke arah Agni.

__ADS_1


" Mas.. kita mau nginep disini ? " tanya Agni.


" Hmm... " Deva tersenyum mengangguk.


" Ayo turun " Deva mengajak Agni.


Ia mengikuti perintah suaminya, saat Agni turun dari mobil, suasana yang semakin di selimuti oleh kabut seperti di film-film yang sempat Agni tonton, ia lalu diajak masuk kedalam Villa oleh Deva.


Saat pintu dibuka, suasana berubah tidak seperti yang ia bayangkan, terlihat sangat nyaman dengan interior yang cukup modern, lalu ia berjalan masuk ke kamar utama.


Saat Agni membuka pintu, terlihat kamar sudah di hias sedemikan rupa, dengan kelopak bunga mawar yang bertaburan di atas kasur, ditambah hiasan bebek satu pasang, saat ia membuka gorden terlihat kolam air hangat outdoor yang mengarah tepat ke gunung yang menjulang sangat indah, di sebelah nya terdapat jacuzzi tepat sekali jika ingin berendam sambil dipijat untuk melancarkan peredaran darah.


Agni tidak menyangka, jika dalam dari Villa ini tidak menyeramkan namun bisa semewah ini.


" Mas kamu nyiapin ini semua ? " tanya Agni.


Deva hanya tersenyum " Kamu suka ? ".


Agni mengangguk, " Aku pikir tadi Villa nya menyeramkan kaya di film-film gitu Mas " Agni tertawa kecil.


" Hahaha terlalu banyak baca novel kamu " ucap Deva mendekati Agni.


Mas Deva udah ngedeketin aja nih.. belum siap Mas.. belum....


💐💐💐


Marhaban ya Ramadhan.. Selamat menjalankan Ibadah puasa bagi yang menjalankan 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2