
Deva kembali menuju rumah sakit, saat ia akan membelokkan mobilnya ke rumah sakit, ia melihat pedagang rujak mangga muda di samping parkiran rumah sakit.
Deva yang melihat sekilas merasa ingin sekali memakan nya.
Setelah Deva parkir mobil, ia turun lalu berjalan menghampiri pedagang rujak itu.
" Permisi Pak " ucap Deva.
" Oh ya.. mau beli rujak Pak ? " tanya pedagang rujak itu, ia tidak tahu jika Deva adalah seorang dokter dirumah sakit tempat ia berjualan.
" Iya " jawab Deva.
" Mau campur atau mangga muda aja ? " tanya pedagang.
" Mangga muda aja Pak, jangan lupa sambal gula merah nya agak banyak ya.. " jawab Deva.
" Baik Pak "
Pedagang rujak meracik mangga muda yang Deva pesan, tidak lama pesanan Deva sudah siap.
" Sudah Pak ini " ucap pedagang menyerahkan satu bungkusan kepada Deva.
" Oh ya.. " Deva menyerahkan satu lembar uang berwarna biru.
" Kembalian nya Pak "
" Buat bapak saja " ucap Deva.
" Terima kasih "
Deva hanya mengangguk tersenyum, ia kembali berjalan kedalam rumah sakit, ia menyusuri lorong-lorong rumah sakit menuju ruangan nya.
Sesampainya di ruangan Deva menyimpan tas dan jas nya, lalu ia duduk, memposisikan tubuhnya membuka bungkusan rujak mangga muda yang ia bawa.
__ADS_1
Tanpa ragu Deva langsung memakan satu potong mangga muda hingga terdengar suara.
' Krauk'
Membuat linu yang mendengar nya.
Deva merasa heran dengan kondisi tubuhnya, ia akhir-akhir ini sering lelah, penciumannya seperti sensitif dan sekarang ia membeli rujak mangga muda.
Apakah aku sedang mengalami kehamilan simpatik, begini mungkin rasanya mual muntah pada kehamilan, ckk... gak apa-apa deh demi anak istri.. apapun itu yang terpenting kamu sehat-sehat ya nak.. tapi jangan lama-lama nanti Papa mu ini gak bisa kerja
Gumam Deva sambil kembali menyantap mangga muda yang sangat menggiurkan bagi Deva saat ini.
...****************...
Tok.. tok..tok..
Saat Deva sedang asyik menyantap mangga mudanya, tiba-tiba terdengar ketukan dari balik pintu.
Ceklek..
Pintu ruangan terbuka, perawat ruangan datang memberitahu Deva jika sudah masuk jadwal visit, Deva akan memeriksa beberapa pasiennya yang sudah melahirkan dan yang masih dalam perawatan.
" So.. re dokter Deva " ucap perawat perlahan ia merasa heran karena Deva sedang memakan rujak mangga muda.
" Hmm.. ya.. sebentar.. ada apa ? " ucap Deva mengambil tisue lalu me lap mulutnya.
" Maaf Dok, saya mengganggu " ucap perawat lagi.
" Tidak apa-apa, kamu mau ? " tanya Deva menawarkan mangga muda yang masih mekar di hadapannya.
" Tidak dok terima kasih " jawab perawat.
Aneh banget dokter Deva, sore-sore gini makan rujak mangga muda.. bikin ngilu ..
__ADS_1
Batin perawat, yang masih berdiri di hadapan Deva.
" Oya ada apa ? " tanya Deva.
" Hmm.. ini dok, sudah masuk jadwal visit " jawab perawat.
" Oh oke.. sebentar ya, nanti saya ke stasiun perawat, tolong siapkan rekam medis pasien yang akan saya visit " ucap Deva.
" Baik Dok, permisi "
" Hmm.. " Deva mengangguk kembali menyantap mangga mudanya.
' Krauk '
Perawat masih mendengar suara saat Deva menggigit mangga mudanya.
Istri nya yang hamil, Dokter Deva yang ngidam.
Batin perawat itu, ia kembali keluar ruangan Deva, menutup pintu lalu berjalan menuju stasiun perawat, dalam perjalanan ia berpapasan dengan Pak Jefri.
" Sore dok " ucap perawat.
" Sore, Oya kamu liat Dokter Deva ? " tanya Pak Jefri.
" Oh ya Dokter Deva sedang di ruangan nya Dok " jawab perawat.
" Sedang apa ? " tanya Pak Jefri lagi.
" Tadi sedang makan rujak mangga muda dok " jawab perawat dengan pede.
" Hah... ???? "
💐💐💐
__ADS_1