
Hari ini adalah hari yang di tunggu oleh semuanya. Hari dimana Jack dan Kiran akan berjanji hidup seia sekata sampai akhir hayat memisahkan.
Acara pernikahan pun berlangsung, namun sebelumnya diadakan ijab kobul di rumah pengantin perempuan.
Penghulu pun menjabat tangan Jack dan prosesi Ijab kobul pun di mulai.
“Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara/Ananda Muhammad Jaka Pratama bin Syaiful Ramadhan dengan anak saya yang bernama Kirania putri dengan mas kawinnya berupa uang sebesar XX, perhiasaan seberat X gram dan seperangkat alat sholat di bayar Tunai.” ucap penghulu
Saya terima nikahnya dan kawinnya Kirania putri binti Warso Yuwono dengan mas kawinnya yang tersebut, di bayar tunai” ucap Jack.
"Sah...!!" seru penghulu.
"Sah...!!" jawab semua yang hadir.
"Alhamdulillah...Al Fatihah..!!" ucap penghulu dan semuanya pun melafadzkan Al Fatihah.
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
A’udzu billahi minasy syaithonir rojiim
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ - ١
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ - ٢
Al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ - ٣
Ar-raḥmānir-raḥīm
مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ - ٤
Māliki yaumid-dīn
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ - ٥
^^^Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn^^^
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ - ٦
Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm
صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ
الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ -
Sirāṭallażīna an'amta 'alaihim gairil-magḍụbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllīn
"Aamiin"
Dan di lanjutkan do'a bersama serta tanda tangan di buku nikah.
Lalu keduanya saling menyematkan cincin sepasang.
Setelah selesai Kiran mencium punggung tangan kanan Jack yang sudah resmi menjadi suaminya, dan Jack mencium kening Kiran.
Acara Ijab kobul telah selesai, dan kini di lanjutkan dengan acara resepsi yang kesemuanya dengan adat Jawa terutama adat Solo.
__ADS_1
Selesai acara resepsi, mereka masih menemui para tamu yang hadir setelah resepsi.
Walaupun cukup melelahkan, namun mereka sangat bahagia.
Malam hari setelah acara selesai, Kiran dan Jack pun sudah membersihkan diri dari make up dan keringat yang menempel dengan ritual mandi.
Setelah mandi, mereka berkumpul untuk makan bersama dan saling bercengkrama dengan seluruh keluarga yang hadir.
"Hua...Hua...! Aya mau bobo sama mama Kiran..!" rengek Aya sejadi-jadinya.
"Besok ya sayang, mama Kiran biar sama papa dulu ya..!!" bujuk ibu Ida yang berusaha membujuk cucunya.
Hal itu tak di gubris oleh Aya, tetap saja dia masih ingin tidur bersama Kiran.
"Nggak mau...maunya sama mama Kiran..!!" racau Aya yang di barengi isakan tangisnya
"Aya sama nenek dulu ya..sayang..! nanti papa ajak ke pasar malam..!" bujuk rayu Jack.
"Nggak mau..maunya sama mama Kiran...!!" rengek Aya yang terus memeluk Kiran.
"Ya sudah..nanti boboknya bersebelahan dengan dedek bayinya..!!" ucap Kiran sambil tersenyum.
Aya pun mengangguk, namun Jack mengusap wajahnya kasar.
"Sabar ya Jack..!!" goda ILO sambil tersenyum.
"Iya, sabar lagi..!harus sampai kapan lagi...!!" gerutu Jack.
"Bikin anaknya setelah anak dah gede saja ya..! he...he..!!"canda Kiran.
"Aist..kepinginnya sekarang..!!" keluh jack.mengusap wajahnya dengan kasar.
Semuanya tertawa kecuali Zulaikha dan Ahmad yang sibuk dengan headset mereka.
"Judulnya bisa seranjang empat nyawa, ha...ha..!!" goda pak Syaiful.
"Sudahlah, yang pentingkan kalian sudah halal..! perkara malam pertama kan bisa malam-malam berikutnya." kata Agung prasetya yang sedikit perihatin dengan dengan keadaan Jack.
"Sudah-sudah, ayo semuanya tidur sudah malam nih..! Aya juga cepat tidur nak..!!" ucap ibu Watik yang menggendong Baby Ikhlas.
"Iya Bu..!" jawab Jack yang kemudian ganti menggendong ikhlas.
"Selamat malam semuanya...!" seru kiran pada semuanya.
"Malam juga..!!" balas semuanya serempak.
Kiran,Jack, Aya dan ikhlas pun masuk ke dalam kamar Kiran.
Cukup lama juga Aya tidak juga tidur, bocah kecil umur tiga tahun itu asyik meminta Kiran menyanyikan lagu anak-anak.
Hal itu membuat Jack geram.
Kiran yang melihat suaminya yang kesal itu, hanya bisa tersenyum dan menggoda Jack.
"Tersenyumlah..! awas nanti kalau Aya dah tidur..! tunggu saja..!" seru Jack yang mengulas tersenyum.
Tak berapa Kiran, Aya dan ikhlas pun tertidur pulas.
Jack pun mulai beraksi, dia pindah posisi, kini dia berada di samping Kiran yang memeluk Aya menyamping.
Jack menyibak rambut istrinya yang terurai, dan kemudian dia mendaratkan ciuman di kening dan pipi istrinya itu.
Gairahnya muncul setelah sekian lama tak dirasakan sejak berpisah dari Sulima.
"Sayang ayo kita lakukan..!" bisik Jack di telinga Kiran.
__ADS_1
Kiran pun membuka matanya yang setengah sadar mengingat apa yang terjadi.
"Sayang...!!" panggil Jack mesra.
"Iya, sebentar..!!" ucap kiran yang kemudian menyelimuti kedua putra-putrinya dan memberi tanda pada Jack ke bawah.
Jack pun mengerti, dia pun mengambil tikar dan juga bantal yang di bentangkan di samping tempat tidur.
Setelah siap, Kiran pun turun dan kini tidur berhadapan dengan Jack yang sudah menjadi suaminya sekarang.
Dengan menyangga kepalanya, Jack mengusap kening istrinya.
"Akhirnya aku bisa memilikimu sayang..aku sungguh tak menyangka sama sekali .!" bisik jack yang terus mengusap wajah Kiran.
"Aku juga demikian sayang, nggak menyangka sama sekali..!!" balas bisik Kiran yang mencium pipi suaminya, yang sejak dulu ingin dia lakukan karena memang belum halal.
Jack pun menautkan bibirnya ke bibir istrinya, dan mereka pun saling ******* dan merasakan bibir pasanganya.
Kenikmatan yang mereka damba setelah berpisah dari pasangan mereka yang terdahulu, dan kini seolah menggelora dan menggebu.
Gairah keduanya pun memuncak, Jack melepas kancing baju istrinya satu persatu dengan bibinya yang masih bermain dengan bibir istrinya.
Tiba-tiba saja....
"Hua...haaa....Hua....!!"
Ikhlas bangun dan menangis, dia entah sedang kehausan atau kelaparan.
Yang jelas itu gangguan bagi Jack yang sedang seru-serunya dan terpaksa berhenti, karena Kiran berhenti dan hendak menyusui baby Ikhlas.
Rasa kecewa Jack terpancar, dan Kiran mengecup pipi suaminya agar kembali tersenyum.
Dan itu berhasil, Jack tersenyum kembali.
Kiran pun beranjak ke atas tempat tidur dan memangku putranya dan mulai menyusuinya.
Tak berapa lama, Ikhlas pun memejamkan matanya karena sudah kenyang.
Kiran pun menidurkan kembali putranya dan mulai turun dari tempat tidur dan menyusul suaminya.
Dan ketika mereka akan memulai kembali, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.
"Tokk....! tokk...! tokk...!!"
"Aduh siapa yang ganggu sih..!!" gerutu Jack yang kesal.
"Sudah, sabar ya..!!" ucap Kiran seraya berdiri dan melangkahkan kaki ke depan pintu kamarnya.
"Siapa..?" tanya Kiran pada orang yang mengetuk pintu di luar kamarnya.
"Ibu Ida dan ibu Kiran..!!" jawab orang yang berada di depan pintu kamar.
"Klek ..klek..ceklek...!!"
Kiran pun membukakan pintu kamarnya.
...~¥~...
...Terima kasih untuk semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel LOVE IN UNDERGROUND ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
__ADS_1
...Bersambung...