Love In Underground

Love In Underground
Minta Pendapat Ana


__ADS_3

"Kamu ngomong apa Kiran, Ngapain juga ragu-ragu sama mbak..!" kata Ana yang memposisikan tubuhnya berhadapan dengan Kiran adiknya.


"Mbak...! Mbak Ana tahukan teman Kiran yang namanya Jack..?" tanya Kiran yang takut bila pendapat dari kakaknya, tak sesuai dengan hatinya.


"Jack...?" sambil mengingat semua teman Kiran.


"Itu kak, pemilik warung kopi yang membantu aku dan Atun dari kejahatan mas Angga...!" ucap Kiran yang mengingatkan kakaknya tentang kejadian masa lalu.


"Oiya..mbak ingat...!! kenapa memangnya..?" tanya Ana yang penasaran.


"Menurut Mbak ana bagaimana..?" tanya Kiran yang berharap.


"Bagaimana..? maksudnya orangnya begitu..?" tanya Ana yang belum mengerti.


"Iya mbak..!" jawab Kiran bersemangat.


"Hm...kalau menurut Mbak sih, dia baik di balik penampilannya yang urakan...!" jawab Ana sambil mengambil Snack yang ada di meja.


"Dia sudah dua kali nolongin aku, dan dia juga jago masak mbak..!" ucap Kiran yang ikut ngemil lagi.


"Jago masak..? hm...jadi penasaran sama masakannya..!" kata Ana.


"Dia kan punya warung kopi yang sedia nasi juga mbak..! dan tiap hari aku dan Atun pasti beli nasi plus lauk dan sayurnya dari sana." jelas Kiran.


"Hm...trus maksud kamu bagaimana..?" tanya Ana yang penasaran.


"Mbak, kalau dia gantikan Julian bagaimana..?" tanya Kiran sambil menghentikan makannya.


"Hukkk...huk...Hukk...!! kamu serius..?" tanya Ana yang kaget sampai terbatuk-batuk.


"Iya mbak..!" jawab Kiran sambil memberikan air minum pada Ana.


"Apa kamu sudah tahu kehidupan dia..?" tanya Ana uang batuknyaa sudah reda.


"Iya belum semuanya sih, yang jelas dia duda punya anak satu..!" jawab Kiran.


"Kalau menurut Mbak sih, kamu harus tahu lebih jauh tentang dia. Sejatinya semua manusia itu baik, hanya saja apa dia bisa mengendalikan hawa nafsunya." Nasehat Ana.


Kiran pun menceritakan tentang kisah pertemuannya dengan Alfin sampai ungkapan hati Jack saat di rumah peninggalan Julian.


Dan Ana mendengarkannya dengan seksama.


"Sepertinya dia memang serius sama kamu ya Ran..!" kata Ana yang membenarkan posisinya.


"Sepertinya mbak..!" jawab Kiran .


"Terus kamunya bagaimana..? cinta apa tidak dengan Si Jack itu..?" tanya Ana yang penasaran.


"Masih penjajakan mbak, soalnya masih keingat mendiang suamiku..!!" jawab Kiran.


"Ya sudah, lebih baik kamu jajaki dulu...kalau kamu cinta sama dia dan dia benar-benar laki-laki yang bertanggung jawab, maka mbak setuju saja."kata Ana seraya menepuk lengan Kiran pelan.


"Makasih mbak..!" balas Kiran sambil tersenyum.


"Sebaiknya kamu tidur, dah malam. Besok kan kamu harus kerja." kata Ana yang kemudian bangkit dari duduknya.


"Iya mbak..! selamat malam..!" balas Kiran dan juga salamnya.


"Selamat malam juga Kiran...!!" balas Ana dan mereka pun pergi ke kamar masing-masing.


Saat di dalam kamarnya, Kiran masih juga tak bisa tidur.


"Jack di kampungnya sedang apa ya ?" tanya dalam hati Kiran yang gelisah.


"Apa dia memikirkan ku saat di sana..?" masih tanya Kiran dalam hati.


Kiran pun membuka layar ponselnya, dan banyak pemberitahuan chat yang belum di buka oleh Kiran dan salah satunya dari Jack.


"Jack kirim chat..??" batin kiran yang kemudian memposisikan dirinya bersandar di tempat tidurnya.


πŸ“©πŸ“©πŸ“©πŸ“©


Pukul 16.00 wib


"Assalamu'alaikum..Ran, kamu sudah pulang kerja apa belum..?"


Pukul 16.30 Wib


"Mandi dan Sholat Ashar jangan lupa ya..!!"


Pukul 17.00 wib


"Kok belum balas chat dariku..? apa kamu marah padaku..?"


Pukul 18.00 Wib


"Ran.. Sholat Maghrib dulu ya..!!"


Pukul 19.15 Wib


"Balas donk..! Sholat Isya' dulu ya..!"


Pukul 20.30 Wib.


"Ran.. kenapa belum kamu jawab chat dariku..?"


Pukul 21.00 Wib


"I don’t Know why I miss you so well."


(Aku tidak tahu kenapa aku sangat merindukanmu.)


"You know, I feel fortunate to love and miss you."


(Saya merasa beruntung mencintai and merindukanmu.)

__ADS_1


πŸ“©πŸ“©πŸ“©πŸ“©


"Jack...! maaf aku belum balas chat kamu. Kalau di telpon, ganggu nggak ya..??" kata dalam hati kiran.


"Ah coba telepon saja..! "lanjut batin Kiran yang kemudian menelepon si Jack.


πŸ“žπŸ“žπŸ“žπŸ“ž


Suara dari sebrang


"Halo assalamu'alaikum..."


(terdengar suara gadis cilik)


^^^Kiran^^^


^^^"Wa'alaikumsalam.."^^^


^^^(Kok suara anak kecil? batin Kiran)^^^


Suara dari sebrang


"Ini siapa ya..?"


^^^Kiran^^^


^^^"Saya Kiran, apa ini si cantik Aya..?"^^^


Suara dari sebrang


"Iya, oh..mama Kiran. Mama Kiran kesini dong..! Aya pingin meluk mama Kiran..!!


^^^Kiran^^^


^^^(eh..mama? aduh..! ulah Jack pasti ini ya..!! batin Kiran)^^^


^^^"Iya, papa Jack ada...?"^^^


Suara dari Sebrang yang tak lain adalah Nuraya putri si Jack.


Aya


"Ada, sedang tidur di samping Aya. Aya bangunkan ya..!!


(Papa Jack...papa...! Mama Kiran telepon..!)


^^^Kiran^^^


^^^"Aya nggak usah kalau papa Jack sudah tidur..!"^^^


Jack


"Hm...ha..halo...!!


(Masih setengah sadar)


^^^Kiran^^^


^^^(Ups..! )^^^


Jack


"Coba di ulangi, kamu ngomong apa..?"


^^^Kiran^^^


^^^"Ngomong apa ya..?"^^^


^^^(Bingung)^^^


Jack


"Yang pertama tadi..!"


^^^Kiran^^^


^^^"Oh..Bisa bicara dengan Jack..?^^^


Jack


"Bukan, bukan itu...!"


^^^Kiran^^^


^^^(Yang mana sih..?)^^^


^^^"Halo, ini dengan siapa ya..?"^^^


Jack


"Aaaghh bukan itu..!


^^^Kiran^^^


^^^"Yang mana..?"^^^


^^^(Semakin bingung)^^^


Jack


"Kamu tadi bilang beda seperti ini...."Bisa bicara dengan siapa..??" ingat nggak..?"


^^^Kiran^^^


^^^"Eh, masak aku bilang begitu..?"^^^

__ADS_1


^^^(muka memerah bak kepiring rebus)^^^


Jack


"Iya, kamu kenapa..?"


(Sambil tersenyum)


^^^Kiran^^^


^^^"Nggak apa-apa..! cuma ...ma'af tadi belum sempat balas chat kamu..!!"^^^


Jack


"Oh, nggak apa-apa, kamu sedang repot ya..?"


^^^Kiran^^^


^^^"Iya, Sekarang aku ada di rumah mbak Ana..!!"^^^


Jack


"Berarti Mbak Ana ada di rumah ya..?"


^^^Kiran^^^


^^^"Iya... Jack, aku mau balas chat kamu..!"^^^


Jack


"Balas yang mana..?"


^^^Kiran^^^


^^^"When you are far away, I can feel how your love always calling my soul, and so I am. because my heart is always miss you so much."^^^


(Ketika kau jauh disana, Ku bisa merasakan betapa cintamu selalu memanggil-manggil jiwaku. Begitu juga aku, karena hatiku selalu merindukanmu.)


Jack


"Kiran... are you mean it...?"


(Kiran...apa kamu bersungguh-sungguh..?)


^^^Kiran^^^


^^^"Yess..Mising you is pain like a nedle in my heart. But it is also beautiful like a sky in my heart."^^^


(Ya...Merindukanmu itu menyakitkan seperti jarum yang menusuk hatiku, namun itu juga indah seperti pelangi menghiasi hatiku.)


Jack


Kiran...Aku cinta padamu..!!"


(sambil memeluk putrinya yang terbengong melihat tingkah papanya)


^^^Kiran^^^


^^^"Njih, mas..Kulo ugi tresno kalian panjenengan...!!"(sambil memeluk guling)^^^


(Ya mas.. saya juga cinta pada kamu...!!).


Jack


"Aduh nggak sabar nih balik ke Surabaya..!"


^^^Kiran^^^


^^^"He..he..cepat donk kemari..!!"^^^


Jack


"In syaa Allah besok pagi aku balik ke Surabaya."


^^^Kiran^^^


^^^"O..begitu ya..! Kiran tutup ya, dah malam, sun sayang buat Aya dan ibu serta adik-adikmu."^^^


Jack


"Iya, nanti akan saya sampaikan. Jaga kesehatanmu dan kandunganmu ya..!!"


^^^Kiran^^^


^^^"Iya Jack, makasih....Assalamu'alaikum..!!"^^^


Jack


"Wa'alaikumsalam...!!"


( Keduanya menutup ponsel masing-masing)


πŸ“žπŸ“žπŸ“žπŸ“ž


"Ya Allah, semoga keputusanku menerima Jack ini benar..! Kenapa aku sangat merindukannya.. padahal belum genap sehari Jack pulang ke kampungnya Pasuruhan..!!" kata dalam hati Kiran.


Dan lambat laun, kedua netranya menutup dan masuklah dia ke alam mimpi.


...~Β₯~...


...Terima kasih untuk semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel LOVE IN UNDERGROUND ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....

__ADS_1


...Terima kasih...


...Bersambung...


__ADS_2