
Jam dinding menunjukkan pukul 04.00 Wib.
Terdengar Adzan Subuh yang berkumandang di setiap Masjid dan saling bersautan.
اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar
أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ ، أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ
Asyhadu allaa ilaaha illallah, Asyhadu allaa ilaaha illallah
اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Asyhadu anna muhammadar rasulullah, Asyhadu anna muhammadar rasulullah
حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ ، حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ
Hayya ‘alash sholah, Hayya ‘alash sholahf
حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ ، حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
Hayya ‘alal falah, Hayya ‘alal falaah
ااَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ ، اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ
Ash-Shalatu khairum-minan naum, Ash-Shalaatu khairum-minan naumf
للهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر لاَ إِلَهَ إِلاَّالله
Allahu akbar, Allahu akbar laa ilaaha illallah
Kiran dan Atun pun bangun dan seperti tak asing saat mendengar suara Adzan yang terdengar dari toa Masjid.
"Atun, kau dengar itu..?" tanya Kiran yang belum yakin dan kini minta pendapat sahabatnya.
"Iya, apa itu Jack ya..?" Atun yang balik bertanya saat mendengar suara Adzan yang sangat merdu di telinga.
"Kita keluar yuk, cari tahu..!!" ajak Kiran yang di balas anggukan oleh Atun yang beringsut turun dari tempat tidur.
Mereka berdua keluar dari kamar, dan melihat suasana rumah kelihatan masih sepi.
Kiran mendengar suara seperti mencuci piring di dapur.
"Tun, seperti ada yang mencuci piring..?" tanya Kiran pada Atun.
"Iya, kita dekati yuk..!!" Jawab Atun yang penasaran.
Dengan langkah perlahan, mereka sampai di dapur.
Dilihatnya ada seorang gadis usia kurang lebih tujuh belas tahunan, sedang mencuci piring dan gelas.
Kiran dan Atun pun berjalan mendekati gadis itu.
"Assalamu'alaikum..l" ucap salam Kiran saat berada di belakang gadis itu.
"Wa'alaikumsalam..! siapa kalian..?"tanya gadis itu dengan sedikit takut.
"Jangan takut, kami temannya Cak Jack..!" kata Kiran yang ingin meredam ketakutan gadis itu.
__ADS_1
"Teman Caca?" tanya gadis itu.
"Iya, kamu Zulaikha ya..?" tanya Atun sambil melihat ke arah Zulaikha, dan gadis itu pun menganggukkan kepalanya.
"Mau tanya, apakah yang Adzan tadi Cak Jack.,?" tanya Kiran yang sejak tadi penasaran.
"Iya, yang adzan memang caca' biasa kalau pulang caca' ke masjid sama Ahmad,.." jawab Zulaikha.
"Oh begitu ya.. kakak boleh bantu..?" tanya Kiran seraya memegang piring dan hendak membantu mencuci piring.
"Kakaak sebaiknya mengiris sayuran, dan menggoreng tempenya." kata Zulaikha seraya menunjukkan sayuran mentah diatas meja,.
Dan kini ketiganya pun beraktifitas di dapur bersama-sama.
Tak berapa lama ada Jack dan Ahmad pulang dari Masjid.
"Assalamu' Alaikum..!!" ucap salam Jack dan adik laki-lakinya bersamaan.
"Wa'alaikumsalam..!!" sahut Kiran, Atun dan Zulaikha yang hampir bersamaan.
"Kalian sudah kenalan ya..?" tanya Jack pada ketiga perempuan yang ada di dapur.
"Iya sudah tadi..!!" ucap Kiran saat melihat Zulaikha mencium punggung tangan Jack.
"Baguslah, sekarang Ahmad kenalin ini kak Kiran dan kak Atun..!!" ucap Jack yang memperkenalkan adik laki-lakinya pada Kiran dan Atun.
Ketiganya saling berjabat tangan bergantian.
"Cak, Zulaikha mau sholat subuh dulu..!" pamit Zulaikha yang telah selesai mencuci piringnya.
"iya, Kiran kamu sudah sholat subuh belum?" jawab sekaligus tanya si Jack.
"Belum..!" jawab Kiran dan Atun bersamaan.
"O.iya..! Yuk Tun, kita Subuhan dulu..!!" ajak Kiran.
"Ayo..!!" balas atun seraya meletakkan pisaunya.
Ketiga perempuan itupun meninggalkan dapur dan bersiap menunaikan sholat subuh.
Sedangkan Jack merebus air dana Ahmad mengambil sapu dan peralatan mengepel.
Setelah Sholat subuh, Kiran,Atun dan Zulaikha kembali ke dapur.
Dan ternyata ibu Ida sudah berada di dapur, minum susu untuk usia lanjut sedangkan Jack minum secangkir kopi.
"Eh,Ibu sudah bangun..! Ika mau masak dulu ya Bu, maumpung ada yang bantuin..! he..he..!" kata Zulaikha seraya tersenyum dan kembali melakukan aktifitasnya.
Kiran dan Atun menundu sebentar dan tersenyum, setelah itu menyapa.
"Pagi Bu..!"
"Pagi juga..!" jawab ibu Ida dan tersenyum.
Sejak di tinggalkan Ayahnya, keluarga Jack tidak mempekerjakan assisten rumah tangga.
Sebagai gantinya putra-putrinyalah yang membantu semua aktifitas rumah tangga dan pekerjaan ibu mereka. Mengingat ibu mereka yang sering sakit-sakitan.
Di saat semuanya asyik di dapur, ada seorang anak kecil yang baru bangun tidur dengan masih memakai popok bayi kemasan.
__ADS_1
"Yang ti...mimik..!!" ucap anak kecil yang berusia dua tahun lebih itu.
"Eh, Aya dah bangun Nak..!' ucap Jack yang kemudian menggendong anak kecil itu yang tak lain Aya putri Jack.
Kiran terkejut saat mendengar suara kecil dan lucu yang bersama Jack.
"Itukah putri Jack..? cantik dan lucu sekali..?" ucap dalam hati Kiran.
Kiran pun mendekati Zulaikha.
"Kha, Aya minumnya apa..?" tanya Kiran secara berbisik.
"Oh, susu formula kak..!!" kata Zulaikha yang kemudian meraciknya dan kiran mengamatinya.
"Coba berikan pada Aya kak..!!" kata Zulaikha yang sudah memasukkan susu formula yang di buatnya dalam dot bayi Aya.
Kiran pun menurutinya, dan melangkahkan kakinya ke arah Jack yang sedang duduk memangku putrinya Aya.
"Aya, sama mama yuk..!!" ajak Kiran saat berada di depan Jack seraya membungkukkan badannya.
"Eh iya Ya, belum kenalan ya sama Mama Kiran..?" tanya Jack pada Aya yang di pangkuannya.
Aya yang merasa belum kenal menggeliat tidak mau.
"Kan Aya mau minum susu, nih ini mama Kiran bawakan susu..!!" bujuk Kiran seraya memperlihatkan dot susu Aya yang dipegangnya.
Aya menoleh dan tersenyum dengan lucunya, dia pun menerima dot susunya dan juga mau di gendong Kiran.
Jack pun membenahi cara gendong Kiran yang masih kaku.
Aya melihat terus ke arah Kiran sambil minum susunya.
"Dah pantas tuh Ran...! buruan di halalkan Jack..!!" goda Atun seraya meletakkan memasukkan sayuran yang sudah di cuci ke dalam panci.
"Sudah, dalam usaha nih..!!" kata Jack sambil tersenyum dan semuanya tersenyum, termasuk ibu Ida yang sedari tadi memperhatikan Kiran yang menggendong Aya.
"Ibu sudah merestui, Aya juga sepertinya juga menyukai Kiran. Jadi tunggu apa lagi..?" tanya ibu Ida pada Jack yang duduk di sampingnya.
"Jack belum ketemu kedua orang tua Kiran, lagi pula Kiran harus melahirkan lebih dulu Bu..!!" ucap Jack sambil menyeruput kopinya yang masih hangat.
"Kiran hamil..? Kamu nyicil Jack..!!":seru ibu Ida yang terkejut.
"Nyicil..? ah enggak Bu, Kiran sebelumnya sudah menikah, suaminya meninggal sehabis mereka ijab kobul Bu..!! jadi bayi dalam kandungan Kiran itu anak suaminya yang telah meninggal." jelas Jack pada ibunya.
"Sudah jalan berapa Minggu nak Kiran..?" tanya ibu Ida yang masih menatap Kiran yang sekarang duduk dan memangku Aya.
"Mau lima Minggu bu..!;" jawab Kiran yang mengusap kening Aya yang masih terus menatapnya.
"Masih rawan, kamu jangan terlalu capek ya..! jaga kondisi kamu dan bayi dalam kandungan kamu..!" pesan ibu Ida pada Kiran.
"I..iya Bu..!!" jawab Kiran seraya mengulas senyumnya.
...~¥~...
...Terima kasih untuk semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel LOVE IN UNDERGROUND ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
__ADS_1
...Terima kasih...
...Bersambung...