Love In Underground

Love In Underground
Sah...!


__ADS_3

Kiran pun segera merias diri, demikian juga Julian.


"Calon Istri, kamu cantik sekali" Julian memuji Kiran saat selesai berhias


"Calon Suami, kamu juga ganteng sekali" balas Kiran.


Julian pun menggandeng Kiran,. mereka keluar kamar.


"Wah cantik dan gantengya calon pengantin ini" Seru Mama Julian.Julian dan Kitan tersenyum.


"Mari makan dulu" Ajak Helen.


"Gilang sudah datang mbak? "tanya Julian.


"Belum,mungkin sebentar lagi" kata Helen.


"Assalamu'alaikum" salam seseorang dari pintu luar rumah.


"Wa'alaikumsalam...hai bro, kirain nggak datang" sahut Julian.


"Pasti datang dong, maaf semalam aku pulang dari Gresik jam dua malam.Jadi bangunnya kesiangan" kata Gilang


"Ayo sarapan dulu setelah itu berangkat"ajak Papanya Julian.


Setelah sarapan, mereka berangkat ke KUA.


Ternyata keluarga dari Kiran sudah sampai termasuk Atun.


"Lho malah sudah sampai duluan" kata Papa Julian.


"Iya karena kami tak sabar melihat Kiran menikah" jawab Ayah Kiran.


Dan mereka pun masuk dalam ruangan.Penghulu pun sudah siap,dan semuanya duduk pada posisi masing-masing.


Selang berapa lama ijab kobul terucap


" Sah..!!, sah...!!" terdengar suara yang menandakan ijab sudah selesai.


Kiran mencium punggung tangan Julian.


Lalu Julian mencium kening Kiran.


Dan semuanya menyalami Kiran dan Julian.


"Julian dan Kiran, kami semua merestui pernikahan kalian, semoga SAMAWA dan cepat dapat momongan." kata Papa Julian.


"Untuk semuanya, ayo kita makan-makan di rumah sambil foto"ajak Helen.


Mereka pun segera masuk ke mobil masing-masing.


Papa dan Mama Julian satu mobil dengan Helen, Ayah dan bunda Kiran satu mobil dengan Ana dan ILo.Sedangkan Kiran dan Julian satu mobil dengan Atun dan Gilang,


"Atun dan Gilang semoga kalian cepat nyusul ya!" seru Kiran saat masuk mobil.


"Aamiin..,semoga yang di sampingku datang ke rumahku dengan keluarganya.." kata Atun sambil melirik Gilang.


Gilang hanya tersenyum simpul.


"Tu sudah di kode,tunggu apalagi"Julian menambahi.


"Maunya sih gitu, cepat-cepat.Tapi


kita nikah kan nggak cukup cinta aja, pundi-pundi nya juga harus di siapkan" kata Gilang serius.

__ADS_1


."Cie...serius ni yeeee" sahut Atun


Gilang pun mengusap rambut Atun.


"Auw berantakan ni..." goda Atun. Dan semua pun tertawa. Gilang kemudian memutar lagu.


Dan Atun pun ikut bernyanyi saat ada lagu yang dia hafal.


"Sekarang boleh kan aku menagih janji?" bisik Julian.


"Glekk..!!"


Kiran menelan salivanya" masak sekarang?malu kan sama mereka berdua?" tanya Kiran.


"Jadi mundur lagi?" tanya Julian sambil menghadapkan tubuhnya kearah Kiran.


"I..iya" jawab Kiran sambil menggigit bibir bawahnya.


Melihat Kiran seperti itu, membuat Julian semakin gemas.Julian memeluk istrinya,


"Kiraan..." desah Julian.


"O..o ada yang sudah nggak tahan untuk malam pertama nih" celetuk Gilang saat melihat di kaca spion mobil


."Apa sih, jangan ngintip maupun menoleh. Adegan penuh sensor,ha..ha.." celoteh Julian.


Gilang dan Atun saling pandang dan mereka tertawa


."Mas apaan sih, nggak enakkan sama mereka" kata Kiran.


"Biarin,mereka kelak juga merasakannya.." balas Julian yang melancarkan aksinya mencium leher dan pipi istrinya.


Kiran menggeliat geli.


"Yah..baru seru-serunya" kata Julian.


"Ayo turun..."ajak Kiran


"Nanti saja, nanggung..."kata Julian yang menahan Kiran turun."Kalian tidak turun?" tanya Gilang saat membuka pintu mobil.


"Sebentar lagi..." kata Julian.


"Julian...Julian" kata Gilang sambil tertawa, kemudian dia menggandeng Atun yang juga tertawa.


Saat Julian mulai beraksi lagi, mencium bibir mungil istrinya.


Kiran pun merasakan kehangatan ciuman Julian, tapi kemudian Kiran sadar bahwa mereka sekarang ini masih di dalam mobil, Kiran tidak mau kemesraannya melayani suaminya di lihat orang.


"Ma..maaf mas, Kiran kebelet...nanti aja ya" kata Kiran sambil membuka pintu mobil dan keluar dari mobil.


"Cihh...!! Bohong lagi yaa..!" seru Julian sambil memukul jok mobilnya.


Kiran setengah berlari masuk kerumah.


"Assalamu'alaikum.." salam Kiran sambil berjalan menuju kamar Julian.


"Wa'alaikumsalam,..lho Julian mana? apa kalian bertengkar lagi?" tanya Mama Julian.


"Masih di mobil Ma, maaf saya mau ke kamar mandi" jawab Kiran sambil membuka pintu kamar.


"Julian..Julian kamu ngapain istri kamu?sampai kebelet gitu..? "celoteh Gilang saat Julian masuk rumah.


"Hus...apaan sih!" seru Julian terus melangkah.

__ADS_1


"Julian kamu apakan istri kamu?jangan bilang kalian bertengkar ya?!" kata Helen


"Apaan sih semuanya, nggak ada apa-apa.Gitu aja heboh semuanya..!"Julian kesal dia membanting pintu kamar


"Kesal...kesal...kesal..!" Julian emosi,sambil membuka jas nya.


"Kricik..kricik...kricik..!!"


Terdengar suara air dari dalam kamar mandi.


Timbullah niat iseng Julian, dia mengetuk pintu kamar mandinya.


"Tokk..tokk..tokk..!"


"Siapa di dalam..? cepetan..! kebelet nih..!" kata Julian yang mengulas senyum.


"Sebentar mas..!" sahut Kiran yang sudah selesai dengan urusannya.


Baru saja Kiran membuka handle pintu kamar mandi, Julian memaksa masuk dan kemudian menutup kembali pintu kamar mandinya.


"Mas.. mau ngapain..?" tanya Kiran yang bingung.


"Ya minta jatah mas dong..!!" jawab Julian yang kemudian mendorong pelan tubuh Kiran ke dinding kamar mandi, kemudian dia mendekatkan wajahnya ke wajah Kiran.


"Sayang..aku mencintaimu..!" kata Julian yang kemudian dia menautkan bibirnya pada bibir kekasih yang baru di nikahnya.


Semakin lama gelora mereka semakin menggebu, dan tangan Julian dan Kiran saling melepas pakaian masing-masing.


Dan mereka bermain di kamar mandi itu.


Setelah itu Julian menyalakan shower ya, dan mereka mandi bersama dia antara rintik guyuran shower itu.


"Mas, bagaimana kita keluar..? tadikan nggak bawa baju ganti..?" tanya Kiran yang bingung dan masih dalam pelukan suaminya.


"Biar aku yang keluar lebih dulu..!" kata Julian yang kemudian dia membalut dirinya dengan handuk kecil.


Julian kemudian keluar dan memeriksa kamarnya, lalu mengunci pintu dan jendelanya.


Baru saja mau menutup pintu kamarnya, kakaknya Helen memanggilnya.


"Julian, kamu nggak makan dulu..?"tanya Helen.


"Maaf aku mau makan yang special dulu mbak..!!" kata Julian dengan mengulas senyum.


"Aih..itu kan bisa nanti malam..!!" kata Helen sambil tersenyum.


"Nggak tahan nih mbak..! Sorry ya..!!" ucap Julian yang kemudian menutup dan mengunci pintu kamarnya.


Julian mengambil satu lembar handuk lebarnya, dan memberikannya pada Kirana.


"Lho mas..! kenapa belum ganti baju..?" tanya Kiran karena melihat suaminya malah duduk di samping ranjang.


"Kemarilah sebentar, ada yang ingin aku bicarakan dengan kamu..!" pinta Julian.


"Ada apa mas..??" tanya Kiran yang kemudian duduk di samping Julian.


...~¥~...


...Mohon dukungannya dengan memberi like/komen/fav/rate 5/gift maupun vote pada novel LOVE IN UNDERGROUND ini....


...Terima kasih...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2