Love In Underground

Love In Underground
Pertunangan ll


__ADS_3

Kiran pun memulai menyapu seluruh ruangan dan luar ruangan,lalu mengepel seluruh lantai rumah.


"Kiran...kayaknya sibuk banget, ada yg bisa aku bantu?" tanya seorang gadis yang tak lain Atun.


Dia pulang dari kerja, sengaja mampir ke rumah Ana karena tahu ILO pulang dari rumah sakit.


"eh Atun,iya nih..nanti ada tamu istimewa" jawab Kiran sambil tersenyum.


"Bantuin mbak Ana di dalam saja, aku dah selesai" kata Kiran.Atun pun segera masuk ke dalam di susul Kiran.


"Mbak Ana, ada yang bisa saya bantu?" kata Atun waktu masuk ke dapur.


"eh Atun, kebetulan nih" kata Ana tersenyum. "Ayo bantuin bikin kue, buat acara nanti sore" kata Ana.Atun pun bergegas membantu Ana.


***


Beberapa jam kemudian setelah urusan dapur dan bersih-bersih, semua berkumpul di ruang tamu.


"Dandan yang cantik, biar calon suami pangling" goda ILO saat melihat Kiran berhias.


"inggih kangmas( iya kakak)" balas Kiran dengan logat Jawa sambil menunduk bak putri raja.


"Assalamu'alaikum.." salam dari teras rumah.


"Wa'alaikumsalam.." balas ILO dan lainnya.


"Mereka sudah datang, Kiran suruh siapkan minuman" kata Ayah Kiran.


Dua keluarga bertemu dalam satu ruangan, dari basa-basi sampai saling bercengkrama.


Tiba giliran Kiran keluar dari dapur dengan memakai gaun yang dibelikan Julian tadi siang dengan make up naturalnya, membawa minuman.


Semuanya memandang ke arah Kiran,apalagi Julian tanpa berkedip.

__ADS_1


"Kiran kamu cantik sekali sayang"gumam Julian dalam hati,yang membuat jantungnya semakin berdebar-debar.


"Mari silahkan di minum" kata Kiran mempersilahkan para tamu untuk minum.


Kemudian Kiran duduk di samping Julian.


"Kami sekeluarga,menyerahkan keputusan pada anak-anak.Kalau mereka sudah cocok, tunggu apa lagi. Karena menikah itu ibadah."kata Ayah Kiran.


"Jadi hari ini Julian dan Kiran, kalian resmi bertunangan. Silahkan kalau mau bertukar cincin" kata ILO.


Julian pun segera mengambil kotak perhiasan dari saku jasnya. Dan menyematkan cincin di jari Kiran dan juga sebaliknya, Kiran menyematkan cincin di jari Julian.


Kemudian Julian mengecup kening Kiran."Selamat ya Julian dan Kiran, semoga sampai jenjang pernikahan"kata Helen sambil memeluk mereka.


"Aamiin, mbak Helen juga ya" kata Kiran.


Mereka pun saling tersenyum.


"Selamat ya Ran, semoga aku juga segera nyusul" kata Atun sambil melirik Gilang


"Hm..dah ada kode lho!" kata Julian yang juga melirik Gilang.


Yang dilirik hanya tersenyum simpul.


Dani dan Eva pamitan untuk pulang duluan.


"Ayah dan bunda, istirahat yuk. nggak enak ngganggu tiga pasang yang lagi kasmaran" ajak Ana sambil menggandeng kedua orangtuanya menuju kamar.


Yang lainnya pun tersenyum. Benar saja tinggal tiga pasang muda-mudi. Atun dan Gilang, ILO dan Helen, serta Julian dan Kiran.


Mereka pun mencari posisi yang nyaman buat mereka.Julian dan Kiran di teras rumah,


Gilang dan Atun di ruang tamu, sedangkan ILO dan Helen di ruang makan.

__ADS_1


Kiran memandang cincinnya."Sebulan lagi ya mas.,"Kata Kiran pelan.


"Mas?" Julian agak canggung dengan sebutan itu.


"iya, kamu kan mau jadi suamiku, jadi aku membiasakan diri dengan memanggilmu mas" jelas Kiran Anil tersenyum.


"Terserah kamu sayang, malam ini kamu cantik sekali" rayu Julian sambil mencium punggung tangan Kiran. Dan gadis itu tersipu malu..


"Malam ini cerah ya mas" kata Kiran sambil menyandarkan kepalanya di bahu Kiran.


"iya" jawab Julian.


"Sebulan lagi kita menikah.Jika belum sampai sebulan aku tiada bagaimana?" bisik Julian


Kiran memposisikan satu jari ke mulut Julian.


"Jangan bicara seperti itu, yakinlah kamu kuat.Ya sayang" kata Kiran memberi semangat.Julian pun memeluk Kiran erat-erat seolah tak mau berpisah.


Namun apalah daya, malam semakin larut. Mereka berpamitan untuk pulang.


"Aku pulang ya sayang,besok kamu kerja aku juga kerja.Sebetulnya aku ingin tidur disini,bersamamu." kata Julian sambil tersenyum.


"Idih..mulai genitnya.."kata Kiran sambil cubit paha Julian. "Auw..lama-lama habis badan aku" merekapun tertawa.


Akhirnya Julian, Gilang dan Helen pulang dengan naik mobilnya Julian. Atun menginap di rumah Ana.


***


**Apa yang terjadi selanjutnya ya..


Di tunggu....


Like, komentar, favorite dan votenya ya**

__ADS_1


__ADS_2