Love In Underground

Love In Underground
Membuat keputusan


__ADS_3

Gilang mendekati Julian di sisi yang lain.


"Bro cepatlah sembuh, orderan sablon numpuk, anak-anak butuh kamu" Gilang mencoba mengingatkan Julian pada anak Jalanan yang Julian didik dan asuh.


Kiran masih duduk di kursi,samping Julian. Gadis itu memeluk tangan Julian.


Tatapannya sendu menatap Julian seolah mengatakan sesuatu.


Gadis itu berusaha kuat,vtapi air matanya terus mengalir. Julian menatap Kiran dengan berkaca-kaca.


Tiba-tiba tangan Julian bergerak, berusaha menghapus air mata kekasihnya,walaupun tanpa suara.


Kiran menikmati usapan tangan Julian, kemudian dia menciumi tangan Julian.


Helen dan Orang tua Julian tak kuasa melihat kejadian yang memilukan ini.


Mereka keluar ruangan. Helen mengajak Orang tuanya ke ruang dokter yang menangani Julian.


"Permisi Dokter" Kata Helen mengetuk ruangan dokter.


"Iya silahkan masuk" jawaban dari dokter.


"Dokter, kami keluarga dari pasien Julian. Ingin menanyakan keadaan Julian" kata Helen menyatakan maksud tujuannya menemui dokter.


"Oya begini.Pasien saudara Julian sampai sekarang masih hidup adalah mukjizat yang luar biasa. Belum pernah saya menemui pasien yang sudah di diagnosa enam bulan yang lalu meninggal, tapi sampai sekarang masih hidup." kata dokter sambil menghela nafasnya.

__ADS_1


"Sebetulnya semua obat yang diberikan ke saudara Julian, itu sudah tidak ada yang bisa masuk ke tubuh saudara Julian. Saya atas nama rumah sakit, mohon maaf tidak bisa mengobati lebih jauh,..kami menyerahkan pada keluarga tetap disini atau dibawa pulang. Sekali lagi kami mohon maaf." kata dokter sambil merapatkan telapak tangannya.


"Mama...Julian" Isak Helen tak kuasa mendengar apa yang akan terjadi pada adik satu-satunya itu.


"Sebaiknya kita bawa pulang saja ya" kata Papa Helen sambil memandang Istri dan anak perempuannya, untuk minta persetujuan.


"Kita bawa pulang saja, kita jaga dan rawat Julian bersama-sama.Pasrahkan saja pada Yang Kuasa" kata Mama Helen berusaha tabah.


"Dokter, kami memutuskan agar Julian di bawa pulang" kata Dani papa Helen dan Julian.


"Baiklah saya buatkan surat pengantar kepulangan saudara Julian dan resep untuk menguatkan stamina saudara Julian" kata dokter sambil menulis sesuatu dan kemudian


menyerahkan pada Dani.


"Kita bantu Julian di sisa hidupnya, buat dia bahagia" bisik mama Julian pada suami dan putri tercintanya.


Sementara itu Kiran dan lainnya masih dalam posisi mereka.


"Mas..Kiran mohon maaf ya. Bila Kiran pernah menyakiti mas Julian, KIran terlalu manja, terlalu cerewet dan bahkan terlalu cengeng" kata Kiran pelan dan tetap terus menatap Julian dalam-dalam.


"Kiran sayang dan cinta sama mas Julian sejak pertama kali bertemu.Di warung bakso itu,masih ingat kan? terus kamu mengajakku ke taman. Waktu itu Kiran buang rokok mas Julian. Sejak saat itu, Kiran sayang sama mas Julian." cerita Kiran sambil terus memeluk tangan Julian.


Helen masuk ruangan, disusul kedua orang tuanya. Dan mereka memberitahu keputusan mereka.


"Kiran dan yang lainnya,Julian kita rawat dirumah saja ya. Papa mama sudah menyelesaikan administrasinya" kata Helen yang telah siap dengan kursi rodanya.

__ADS_1


"Kiran, kamu bantu kami merawat Julian ya. Menginaplah di rumah kami" bujuk Mama Julian sambil memeluk Kiran.


"Mama..." Kiran merasakan pelukan hangat mama yang melahirkan kekasih hatinya,Julian.


"Kalau begitu,saya mohon diri mengantarkan Atun ketempat kosnya. Dan sekalian ke rumah keluarga Kiran untuk mengabari mereka." kata Gilang


"Kita juga mau pulang, bantu kami beres-beres dulu" kata Dani.


"Atun..besok aku libur lagi ya. Oya tolong ambilkan baju ganti ku yang masih ada di kos ya" kata Kiran sambil memeluk sahabatnya.


"iya Ran..kamu yang tabah ya, kalau butuh sesuatu hubungi aku.." kata Atun.


"iya.." jawab Kiran dengan air mata yang terus menetes di pipinya.


Kemudian mereka beres-beres untuk pulang.


Gilang dan Papanya Julian memindah Julian ke Kursi roda dibantu Kiran dan Helen.


Setelah selesai, mereka bergegas keluar ruangan dan menuju tempat parkir dimana mobil mereka terparkir.


***


Mohon like, komentar, favorite dan likenya ya..


Terima kasih..

__ADS_1


__ADS_2