
^^^Malam harinya , Kiran mendapat chat dari Alfin.^^^
...📩📩📩📩...
Alfin
"Assalamu'alaikum...
Ap kabar..? kapan-kapan kita main yuk..!!"
^^^Kiran^^^
^^^"Wa'alaikumsalam..^^^
^^^Boleh, kapan...?"^^^
Alfin
"Besok malam ya, ada pasar malam di dekat sini..!"
^^^Kiran^^^
^^^"Pasar malam..?"^^^
Alfin
"Iya, kamu sendirian ya..! aku ingin mengenal kamu lebih jauh."
^^^Kiran^^^
^^^"Sendirian ya..?"^^^
Alfin
"Iya...! nggak apa-apa kan..?"
^^^Kiran^^^
^^^(Berpikir sejenak)^^^
^^^"Baiklah..! tapi jangan malam-malam ya..!!"^^^
Alfin
"Oke...!"
^^^Kiran^^^
^^^"Sudah dulu ya..! mau sholat Isya' ..! Assalamu'alaikum...!"^^^
Alfin
"Iya, Wa'alaikusalam...!!"
...📩📩📩📩...
Kiran pun menutup ponselnya dan segera pergi ke Sumur, untuk mengambil air wudhu.
__ADS_1
Setelah Wudlu dia menunaikan sholat Isya', sedangkan kakaknya Ana sedang menonton televisi.
"Ran, tadi sudah beli testpacknya..!?" tanya Ana saat Kiran sudah menyelesaikan sholatnya dan duduk di sampingnya.
"Sudah mbak..!" jawab Kiran sambil mengambil camilannya.
"Apa masih mual-mual..?" tanya Ana yang juga mengambil camilannya.
"Sudah enggak mbak..?!" jawab Kirana yang kini tak bisa berhenti untuk makan.
"Oh syukurlah..!" kata Ana yang kini dia terkejut karena melihat naafsu makan Kiran yang begitu besar.
"Kamu yang habiskan ini semua..?" tanya Ana yang sekali lagi melihat keripik singkong satu toples sudah ludes. Tinggal remahannya saja.
"Iya, habis enak. Jadi mulutku nggak bisa diam..!!" ucap Kiran yang terus mengunyah.
"Wah.. kayaknya kamu benar hamil nih..!" ucap Ana yang menatap adiknya penuh selidik.
"Apa sih mbak..? lihat-lihat..? masak tahu makan tahu..?" goda Kiran yang masih sibuk makan remahan keripik singkongnya.
"Dasar kau ya..! mbak cuma mastiin..! kamu benar pernah melakukan Hm sama Julian sebelum menikah..?" tanya Ana yang penuh selidik.
"Apa sih mbak..! kami melakukannya setelah menikah..! " jawab Kiran yang sedikit emosi dan kemudian ke melangkahkan kaki menuju kamar mandi.
"Sensitif sekali..!" ucap Ana yang menggelengkan kepalanya dan kembali makan keripik singkong bagiannya.
"Ingat ya, besok pagi testpecknya kamu gunakan..!!' seru Ana saat melihat Kiran yang keluar dari kamar mandi dan sedang menuju ke kamarnya.
"Iya mbak..!" jawab Kiran yang kemudian dia masuk ke kamarnya.
Dia mulai berdoa dan memejamkan matanya.
...****...
Pukul 02.30 Kiran terbangun, karena hasratnya untuk pipis tak mau di tunda -tunda.
Dia pun segera ke kamar mandi dengan membawa testpack yang kemarin di belinya dari apotik.
Setelah urusannya selesai, dia melihat hasil yang di berikan oleh
testpack itu.
"Garis dua..! Alhamdulillah Julian..ada keturunanmu di rahimku..!!" kata dalam hati Kiran dengan senangnya.
Kiran pun menyimpannya untuk di tunjukkan pada Ana, dan kemudian dia pergi mengambil Wudlu untuk menunaikan sholat malam.
Tak berapa lama, Adzan Subuh berkumandang.
Kirana kembali keluar dari kamar nya untuk berwudlu, dan dia melihat Ana sudah ada di dapur.
"Mbak Ana sudah bangun..?" tanya Kiran saat menghampiri Ana yang sedang berkutat pada sayurannya.
"Sudah, mbak nanti ada meeting mendadak ke luar kota. Kamu tidur di tempat kos Atun atau Atun suruh kesini saja ya..!!' kata Ana yang sedang mencuci sayurannya.
"Iya mbak..!!" jawab Kiran.
__ADS_1
"Oiya mbak..!! ini hasil testpacknya...!!" kata Kiran yang menyerahkan testpack bergaris dua itu pada kakaknya.
"Alhamdulillah..! kamu hamil Ran..?!" seru Ana yang langsung memeluk adik perempuannya itu.
"Mulai saat ini, jangan suka jajan sembarangan.jaga kesehatan dan sering periksa ke bidan atau ke puskesmas." pesan Ana yang kemudian menciumi kening adiknya itu.
"Iya Mbak..!" balas Kiran.
Kemudian Kiran pun sholat subuh dan tak berapa lama, Ana pun menyusul untuk sholat Subuh.
...****...
Pagi harinya, setelah Sarapan seperti biasa Kiran menunggu Atun yang menghampirinya.
"Assalamu'alaikum..!!" salam Atun saat membuka pintu pagar rumah.
"Wa'alaikumsalam..! ayo berangkat..!" ucap Kiran yang sudah siap dengan seragam perusahaan. Dan mereka berangkat sama-sama.
"Atun..! aku ada kabar gembira..!!" seru Kiran saat mereka berjalan beriringan.
"Apa..? kamu mau tidur bersamaku lagi..?" tanya Atun yang berharap.
"Ya itulah salah satunya, ini lebih dari itu...!"kata kiran. dengan senyuman khasnya.
"Kamu ini..! buat penasaran saja..!" kata Atun yang menghentikan langkahnya.
"Aku hamil...! aku hamil anak Julian..!!" ucap Kiran dengan senyum mengembangnya.
"Ka..kau hamil..? anak Julian..?" tanya Atun yang masih penasaran.
"Ya iyalah, emang anak siapa lagi..!" kata Kiran yang kemudian meneruskan langkahnya.
"Kalian melakukannya kapan..??" tanya Atun penasaran, karena tahu sahabatnya tidak melewati malam pertama mereka.
"Ya waktu habis ijab kobul itu..! Kami melakukannya..!" jawab Kiran yang langkahnya di ikuti oleh Atun.
"Tok cer ceritanya..!!" seru Atun sambil senyum-senyum.
"Apa sih tok cer segala..?" kata Yulia.
"Lha kan iya ... langsung jadi, ya tok cer..jaminan mutu..!" balas Atun saat langkah mereka sampai di depan perusahaan.
"Seperti moto obat nyamuk saja..!!" ucap Kiran sambil memasukkan kartu hadir ke mesin Check clock.
Dan mereka pun masuk ke perusahaan sesuai bagian masing-masing.
...~Â¥~...
...Terima kasih untuk semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel LOVE IN UNDERGROUND ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
...BERSAMBUNG...
__ADS_1