
Setelah semuanya pulang, suasana jadi sunyi.
Kiran membereskan baju yang di bawa Ana tadi ke lemari yang di siapkan Helen untuk baju-baju Kiran, selama Kiran menginap.
"Kamu tidak jadi ikut pulang?" tanya Julian pada Kiran
."Sebetulnya pingin pulang, takutnya yang ada di atas tempat tidur ini belum jinak" kata Kiran sambil melirik Julian
."Belum jinak? memangnya aku macan gitu?!" tanya Julian
"iya..buktinya tadi mau menerkam aku" jawab Kiran.
"Aku minta maaf,nggak tahu begitu takutnya dirimu" kata Julian menyesal.
"Sudah, istirahat yang cukup.Besok biar fit saat di KUA ." kata Kiran sambil duduk di samping Julian.
"Julian mbak masuk ya" kata Helen.
"Masuk aja mbak"Jawab Julian.
Helen pun masuk ke kamar Julian.
"Mbak mau tanya, Mahar yang buat besok benar sudah siap?" tanya Helen."Coba mbak Helen lihat dilemari atas.kuncinya ada di atas lemari" jawab Julian.
Setelah melihat semuanya mukena dan sejumlah perhiasan, kemudian Helen mengambilnya.
"Mbak ambil, mau mbak hias" kata Helen saat mengambil mahar tersebut.
"Oya Mbak, uangnya ada di bawah perhiasan" kata Julian
"ok, jaga Kiran dan kamu jangan kekanak-kanakan lagi" kata Helen sambil tersenyum.kemudian keluar kamar.
"Dasar kekanak-kanakan" goda Kiran.
"Mau aku terkam lagi?" goda Julian balik.
"Ampun pak bos" kata Kiran.
Dan mereka pun tertawa.
__ADS_1
Kiran duduk bersebelahan dengan Julian, dia menyenderkan kepalanya di bahu Julian.Tangan mereka saling mengait.
Dan akhirnya merekapun tertidur pulas.
Jam dinding menunjukkan jam dua malam.
Julian terbangun, di lihatnya Kiran tidur di sebelahnya.
Julian segera bangun, menuju kamar mandi.
Julian mengambil alat sholatnya, dia menjalankan sholat Tahajud.
Setelah itu, Julian mengambil Al Qur'an dan membaca dengan merdunya.
Kiran terbangun,dia meraba tempat tidur.Tidak ada Julian di sampingnya.
Sayup-sayup dia mendengar seseorang yang sedang mengaji.
"Apakah aku mimpi? tidak aku sudah terbangun. Merdu sekali...Julian, ternyata kamu bisa mengaji?" kata Kiran dalam hati terkejut.
Di ambilnya ponselnya, dia memvideonya.
Ketika Julian mau selesai mengajinya, Kiran buru-buru mematikan ponselnya dan pura-pura tidur kembali.
Dia menulis sesuatu dan kemudian memasukkannya dalam gitarnya.
Kemudian Julian melangkah mendekati Kiran yang pura-pura tidur.Julisn mengambil selimut dan menyelimutkan ke gadis pujaannya itu.
Julian kemudian keluar kamar,dia mengambil segelas air putih di meja makan dan meminumnya.Setelah itu dia menuju ruang tamu. Dia tidur di sofa.
Kiran bangun dan tidak mendapati Julian di sampingnya dan disekitar kamar.Kiran pun mencari keluar kamar.
Di lihatnya Julian tidur di sofa. Kiran pun mengambil selimutnya yang tadi di selimutkan Julian, kemudian menyelimutkan ke Julian.
Kiran duduk di sofa samping Julian. Dan Kiran tertidur.
"Waduh calon pengantin kok tidur di luar?" kata Bibi,pembantu keluarga Dani
."Ada apa Bi?" tanya Helen saat mengambil air putih dan meminumnya.
__ADS_1
"Anu.. non,calon pengantin tidur di sofa."kata Bibi.
Helen mencoba melihatnya."Biarkan saja bi, mungkin karena sebentar lagi mereka menikah,jadi kayak bingung" jelas Helen.
Sang Bibi mengangguk seperti mengerti.
Jam lima pagi, Bibi sudah menyiapkan sarapan.
Helen dan kedua orangtuanya sedang membersihkan diri. Kiran pun terbangun,dia bergegas membersihkan diri.
Julian pun ikut terbangun, di lihatnya dia berselimutkan selimut yang dia selimut kan ke Kiran.
"Apa Kiran sudah bangun?" pikirnya dalam hati.
Julian segera ke kamarnya dan melihat Kiran sedang sholat Subuh.Julian bergegas ke kamar mandi.
Selesai Sholat Kiran bergegas mengganti baju.Dia buru-buru sebelum Julian bangun pikirnya.
Baru saja Kiran membuka baju, Julian keluar dari kamar mandi
."Aaa..." Kiran menjerit dan langsung menutupi tubuhnya dengan selimut.
"Astaghfirullah.." Julian menutup mata dengan satu tangannya dan tangan satunya meraba pintu kamar mandi,dia balik ke kamar mandi.
"Cepat pake bajunya, kalo selesai bilang...!" teriak Julian dari kamar mandi.
"I..iya" kata Kiran gugup sambil memakai bajunya.
"Sudah Mas" kata Kiran sembari membereskan selimut yang di pakai menutupi tubuhnya.
"Pagi-pagi dapat rejeki" kata Julian
Kiran tersipu malu salah tingkah.Julian pun segera sholat subuh.
***
"Pagi-pagi dapat rejeki.."
Ups....!! ðŸ¤ðŸ¤
__ADS_1
Mohon like dan dukungannya ya..
Terima kasih