Love In Underground

Love In Underground
Ada saja Yang Menggoda


__ADS_3

"Ada apa ya kedua ibuku tersayang...?" tanya Kiran yang membuka pintu kamarnya dan mendapati ibu Watik dan ibu Ida ada di depan pintu kamarnya.


"Ma'af jika kami telah mengganggu, Ibu Ida dan ibu hanya mau mengambil cucu-cucu kami..! biar nggak ganggu kalian..!! he..he..!!" ucap ibu Ida yang tersenyum melihat wajah kusut Jack.


"O..iya makasih dua ibuku tersayang..!!" kata Kiran yang mengulas senyum.


Kedua ibu itu menggendong cucu-cucu mereka dan kemudian mereka keluar dari kamar Kiran.


Namun sebelumnya Ibu Ida sempat menggoda putra sulungnya.


"Jack, puas-puasin ya..! he .he..!!"


"Makin cinta nih sama ibu yang pengertian..! he..he..!!" balas Jack yang mengulas senyum sambil menunjukkan dua jari jempolnya.


"Apa sih..?" tanya Kiran yang belum paham dan penasaran.


"Sudah, nanti juga tahu...!!"sahut ibu Watik yang melewati Kiran dengan senyum yang mengembang.


Kiran pun menutup pintu dan kemudian menguncinya.


Tanpa di duga Kiran, Jack memeluk Kiran dari belakang dan menciumi tengkuk leher istrinya yang wangi baginya.


"Aah...!!" Kiran mendesah dan membalikkan tubuhnya menghadap suaminya.


Keduanya pun saling menautkan bibir masing-masing dan secara perlahan melangkahkan kaki menuju ke tempat tidur.


Dan satu persatu pakaian mereka tanggalkan, kini mereka dalam keadaan polos.


"Sayang, aku sangat mencintaimu..!" bisik Jack yang tangannya beraksi digunung kembar istrinya.


"Aku juga sangat mencintaimu sayang..!!" balas Kiran yang menggeliat.


Jack kemudian menautkan kembali kedua bibir mereka dan cukup lama mereka melakukannya, dan kiran kehabisan nafas karenanya.


Di lepaskannya bibirnya dari bibir istrinya dan kini posisi diatas kiran.


Jack mengusap wajah istrinya yang nampak sudah siap, dan kemudian tangannya meraba keleher, turun ke dada, kedua gunung kembar, dan ke perut serta ke milik istrinya.


"Kamu siap bertempur sayang..?" tanya Jack lirih namun masih bisa di dengar oleh Kiran.


"Iya..!!" jawab Kiran yang sebetulnya sedikit tegang, namun tetap berusaha tersenyum di hadapan suaminya.


Perlahan Jack mempertemukan miliknya dengan milik istrinya, naik turun pun dia lakukan.


Jack melakukannya dengan pelan-pelan, mengingat istrinya yang habis melahirkan.


Awalnya Kiran menahan sakit, namun lama-kelamaan dia merasakan kenikmatan yang dulu pernah dia rasakan bersama suami pertamanya.


"Jack...Ahh..!!" Kiran terus mendessah, membuat Jack semakin bersemangat.

__ADS_1


Dan mereka pun sampai di titik puncaknya.


Nafas memburu terdengar diantara mereka, setelah puas Jack membaringkan tubuhnya di samping Kiran yang masih mengatur nafasnya.


Jack kemudian menarik selimut sampai ke dadanya dan istrinya.


Kiran pun memeluk suaminya dengan erat, dan demikian Jack menyambutnya juga dengan kecup di kening istinya.


"Selamat tidur sayang, nanti nambah lagi ya..!!" pinta Jack namun Kiran telah lelap dalam tidurnya.


Dan Jack juga tertidur dengan pulasnya.


Nun jauh di sebrang sana, Atun dan Gilang yang tak bisa hadir dalam pernikahan kiran dan Jack, karena Atun sedang hamil muda dan dalam kondisi kandungan lemah.


"Suamiku kamu mau ngapain.??" tanya Atun saat melihat Gilang mengotak-atik ponselnya.


"Aku mau ngerjain Jack dan Kiran, malam ini kan mereka malam pertama...!" kata Gilang seraya tersenyum.


"Oiya, mereka sudah malam pertama belum ya..?" tanya Atun yang tidur bersanding dengan suaminya Gilang.


"Godain mereka yuk..!!" ajak Gilang dan Atun mendukungnya.


"Ok..!!" ucap Atun dan Gilang mulai mengganggu sahabatnya Jack dan Kiran dengan mulai dengan Miscall ke ponsel mereka.


"Drrrrttt....drrrrttt....drrrrttt..!!"


Bunyi ponsel yang belum diangkat.


"Tidak di ada respon, apa ponselnya di silent ya..?" jawab sekaligus tanya Gilang.


"Mungkin saja..!!" kata Atun.


"Ting...!!" tiba-tiba ada chat masuk.


Gilang membaca dan tertawa terpingkal-pingkal.


"Ada apa sih..?" tanya Atun yang penasaran.


"Rupanya sedari sore mereka di ganggu anak-anak mereka..! nih mereka ngancam kalau kita ganggu juga, nggak akan dianggap sahabat katanya....!!" kata Gilang yang masih tertawa.


"Aku yakin itu pasti Jack yang nulis, nggak mungkin kiran...!" kata Atun menebak.


"Kok kamu tahu..?" tanya Gilang penasaran.


"Kiran itu kalau capek pasti tidurnya pules..! mana sempat dia ngechat, pasti telepon dengan pikiran masih di alam mimpi. Alias ngelindur..!!" jelas Atun.


"O, jadi itu Jack yang ngechat..! Miscall lagi ah..!!" ucap Gilang yang semangat godain Jack.


Namun ponsel sebrang sudah tak bisa di hubungi.

__ADS_1


"Kita yang salah, nggodain orang malam pertama. Ha...ha..!!" ucap Atun yang tertawa sambil menahan perutnya yang sakit karena kebanyakan tertawa.


"Kalau begitu, ayo kita malam pertama lagi..!! jangan kalah sama mereka..!!" goda Gilang sambil memeluk istrinya.


"Ah suamiku..!!" Atun pun menyambut pelukan suaminya dan mereka pun terlelap dalam mimpi mereka.


...****...


Pagi hari, matahari telah bersinar.


Kembali ke kediaman pak Warso, dimana semuanya sudah bangun dan mulai beraktivitas pagi hari.


Tiba waktunya untuk sarapan bersama, semuanya sudah berkumpul dan menunggu pasangan pengantin baru.


Jack dan Kiran keluar dari kamar dengan wajah berseri dan tentunya rambut yang masih sedikit basah.


"🎶Basah-basah seluruh tubuh..ah..ah..mandi madu..🎶"


Ana yang menggoda adiknya dengan lagu, sambil menepuk kan tangannya pada toples tempat kerupuk yang dia bawa menghampiri Kiran.


"Mbak Ana..!!" seru Kiran yang sedikit malu ketika kakaknya menggoda dia.


"Ssssst...bagaimana malam pertamanya..? enak..?" goda Ana yang sangat menikmati caranya menggoda adiknya itu.


"Luar biasa...!!" jawab Jack seraya menunjukkan dua jari jempolnya.


"Sudah-sudah,ayo kita sarapan sama-sama..!!" seru ibu Watik pada anak dan menantunya.


Dan mereka pun sarapan bersama.


Selesai sarapan, Pak Dani ,ibu Eva, Helen, ILO, kedua orang tua Agung Prasetya, Agung Prasetya,Ana, Pak Syaiful, ibu Ida, Zulaikha, Ahmad dan Aya, mereka berpamitan undur diri kembali ke Pasuruhan , Surabaya dan Mojokerto.


"Jack, seminggu lagi ajak istri,anakmu dan mertuamu ke Pasuruhan ya..! Gantian biar mereka tahu tempat tinggal kita .?!" ucap ibu Ida pada Jack.


"Iya Bu, Jack ingat itu..!!" jawab Jack.


"Jangan keasyikan libur, pekerjaanmu menumpuk lho..?!" pak Syaiful yang mengingatkan.


"Iya Yah, Jack tahu..!!"jawab Jack.


"Oiya, Jack..!! Untuk menebus kesalahan ayah yang dulu, ayah belikan kalian satu unit rumah yang bersebelahan dengan rumah Kakak kamu Ana..!" kata pak Syaiful yang mengulas senyumnya.


"Alhamdulillah, terima kasih ayah..!!" Jack memeluk erat ayah tercintanya.


Kiran pun berlinang air mata, karena terharu. sekian tahun Jack menderita secara ekonomi dan perasaan. Dan kini dia mendapat hasilnya.


"Assalamu'alaikum..!!" salam semua yang akan meninggalkan kota Solo dan balik ke kota masing-masing melangkahkan kaki mereka masuk ke dalam mobil mereka masing-masing.


"Wa'alaikumsalam..!"jawab Kiran, Jack, ibu Watik dan pak Warso seraya melambaikan tangan mereka.

__ADS_1


Empat mobil mewah itu pun meninggalkan kediaman pak Warso dengan perlahan-lahan.


...~Â¥~ SEKIAN~Â¥~...


__ADS_2