Love In Underground

Love In Underground
Bertemu Ayah dan Mantan Istri Jack


__ADS_3

Tak berapa lama, mereka pun sampai di pernikahan Kodok.



Yang katanya sederhana, namun kelihatan mewah bagi Kiran.


Mereka pun masuk dan bergabung dengan tamu undangan yang lainnya.


Setelah mengikuti rangkaian resepsi pernikahan, kemudian sesi foto, makan-makan dan hiburan.


"Jack..! yang foto-foto kalian berdua saja ya, ibu dan kedua adikmu di sini saja ya..!!" ucap ibu Ida yang duduk dengan lemas.


"Memangnya kenapa Bu..?" tanya Jack penasaran.


"Cak..! apa caca' tidak lihat..!" kata Zulaikha penuh amarah.


"Lihat apa..?" tanya Jack tak mengerti.


"Sepertinya kamu sudah tertutup sama Kiran, sampai mantan kamu tidak kelihatan bagimu..!" jelas ibu Ida yang pandangannya lurus ke depan melihat sesosok wanita muda yang menggandeng laki-laki paruh baya dengan mesranya.


"Yang mana sih dik mantannya cak Jack..?" tanya Kiran yang penasaran pada Ahmad yang sedari tadi diam.


"Itu ning yang memakai baju batik putih dan menggandeng Ayah yang juga memakai batik warna putih...!!" jawab Ahmad yang pandangannya juga mengarah ke sosok pasanagan beda usia itu.


"Oh itu..!!" kata Kiran yang sudah tahu yang di maksud Ahmad.


"Mana Ran..?" tanya Atun yang penasaran.


"Itu..tuh..yang pakai dress batik warna putih couple sama dengan Ayahnya Jack..!!" jawab Kiran yang pandangannya pada pasangan beda usia itu.



"Udah Ran, tenang saja..! ternyata masih cantikan kamu Kiran..!!" ucap Atun seraya menepuk pundak Kiran.


Kiran menarik nafasnya dalam-dalam dan mengeluarkannya pelan-pelan.


"Jack, gendong Aya..! kita foto buat kenang-kenangan...!!" ucap Kiran yang bangkit dari duduknya dan mendekati Jack yang memangku Aya.


"Boleh..!!" ucap Jack dan Jack pun bangkit dari duduknya dan tangan kanan menggendong Aya dan tangan kiri menggandeng Kiran.


"Walau gimanapun, dia ibu kandungnya Aya. Dan yang di gandeng mantan kamu itu adalah Ayah kamu, hubungan darah tak bisa di pisahkan walaupun saling menyakiti..! Jadi kita hadapi saja..!!" jelas Kiran sebelum melangkahkan kaki mereka.


"Benar kata mama Kiran, apapun yang terjadi..ayo kita hadapi ya Ya..!!" ucap Jack seraya mencium putrinya dengan kasih sayang.


Ketiganya pun melangkahkan kakinya dan menuju ke barisan antrian foto dengan kedua mempelai.


Dan ternyata pasangan Sulima dan ayahnya Jack yang bernama Syaiful, terlebih dahulu berfoto dengan mempelai.


Saat di panggung, tanpa sengaja pandangan Sulima melihat ke arah Jack dan Aya putrinya.

__ADS_1


"Kamu kenapa ma..?" tanya Pak Syaiful pada Sulima, karena ada yang lain pada istri sirinya itu.


"Pa, ada anak papa dan cucu papa..!!" ucap Sulima saat keduanya turun dari panggung.


"Apa betul itu..? kalau Jack dan Aya ada disini, berarti neneknya juga ada di sini..!!" ucap Pak Syaiful dan dia mengedarkan pandangannya.


"Bisa jadi..!!" balas Sulima dengan muka masam.


"Lihat pa..! Jack sama siapa pa..? kompakan begitu..?" tanya Sulima yang penasaran.


"Nampaknya Jack sudah mendapat penggantimu..!!"ucap pak Syaiful yang melihat ke panggung dimana Jack putranya bersama seorang perempuan.


Keduanya sengaja menunggu Jack dan Kiran turun dari panggung.


"Jack..! apa kabarmu nak..!!" ucap Pak Syaiful yang kemudian memeluk Jack, saat Jack turun dari panggung pengantin.


Awalnya Jack enggan membalas pelukan Ayahnya, namun Kiran mengusap punggung Jack.


Akhirnya Jack menerima pelukan dari ayahnya dan tak terasa meneteskan air matanya.


Demikian juga dengan Syaiful. Dia sekarang ini merasa bersalah telah meninggalkan istri dan anak-anaknya.


"Cucu kakek..!!" seru Syaiful saat melepaskan pelukannya dan melihat ke arah Aya yang masih di gendong Jack.


Syaiful berusaha meraih untuk menggendong Aya, namun Aya mengaitkan tangannya ke leher si Jack.


"Nggak mau...nggak mau...!!" seru Aya.


"Nggak...Aya maunya sama nenek..!!" racau gadis mungil itu.


"Maaf Pa, Aya tidak mau papa gendong. Papa harus mengerti suasana hati Aya..!!" kata Jack yang sedang menenangkan Aya yang memeluknya sangat erat.


"Aya, Aya sama mama yuk..!!" usaha Sulima yang mendekati Aya, namun Aya tak bergeming.


"Aya..itu mama kandung Aya..! peluk mama kandung Aya gi..!!" bujuk Kiran, namun itu juga sia-sia.


Aya semakin menenggelamkan kepalanya di pelukkan Jack.


"Nampaknya Aya juga tak mau dengan kamu Sulima..!!" ucap Jack dengan getir.


"Kamu pasti ya yang pengaruhi Aya supaya lupa sama aku..!!" tuduh Sulima kepada Jack.


"Apa...! kau sendiri yang tak pernah jenguk putrimu..! Jangan salahkan aku jika Aya tak mengenalimu..!!" seru JaCk geram.


Gadis mungil itu ketakutan mendengar Jack mengeluarkan nada tinggi saat berbicara.


"Aya..sini sama mama Kiran..!!" ucap Kiran karena tahu Aya yang ketakutan, sambil mengulurkan tangannya hendak menggendong Aya.


Dan Aya menerima uluran tangan Kiran dan mau di gendhong oleh Kiran.

__ADS_1


"Mama Kiran, antar Aya sama nenek..!!" ucap Aya dengan Isak tangis ketakutan.


"Iya sayang, mama antar ke nenek ya..!!" ucap Kiran seraya mengusap lembut kepala Aya.


"Jack, aku antar Kiran dulu ya..!!" pamit Kiran karena situasi yang memanas.


"Iya..!!" jawab singkat Jack yang kini wajahnya memerah karena kekesalannya pada mantan Istri dan ayahnya.


Kiran yang menggendong Aya, bergegas melangkahkan kakinya menuju meja dimana Ibu Ida dan yang lainnya berada.


"Nenek..!!" panggil Aya pada ibu Ida.


"Aya...! ada apa Ran..?" tanya Ida yang penasaran.


"Nanti saya ceritakan Bu, kasihan Aya ketakutan. Papanya marah pada Mama kandung Aya..!!" ucap Kiran yang menyerahkan Aya pada ibu Ida.


"Kiran, jaga Jack..! jangan sampai ada perkelahian..!!" pesan Ibu Ida yang khawatir akan putra sulungnya.


"Iya Bu..!!" jawab Kiran yang kemudian melangkahkan kakinya kembali ke samping panggung di mana Jack, Sulima dan Syaiful berada.


"Kau yang bersama Aya, seharusnya kau kasih tahu Aya siapa aku..!!" ucap geram Sulima.


"Aku tak ada waktu untuk itu..! seharusnya kamu yang sadar diri kenapa sampai Aya tak mengenalimu...!!" seru Jack dengan tatapan tajam.


"Jack..seharusnya Aya juga mengenal kakeknya, apakah ibumu yang mendidik Aya begitu..?" tuduh Syaiful.


"Apa yang ayah katakan..? papa menuduh ibu yang tak masuk akal..!! seharusnya anda sebagai Ayah dan kakek, sering melihat bagaimana keadaan keluarga yang di tinggalkan, sekarang ini seperti apa..! apa ayah memberi kami uang setelah pergi dari rumah dan menikah dengan menantu ayah..? Apa ayah pikirkan perasaanku, perasaan ibu..! dan juga adik-adik Jack..! selama ini mereka dengan usaha sendiri membiayai sekolah mereka..!" jelas Jack dengan suara parau.


"Jack, tenangkan hatimu..!!" ucap Kiran seraya mengusap punggung Jack agar jack lebih tenang.


Tanpa di sadari, pak Syaiful berlutut di hadapan Jack.


Semua melihat apa yang terjadi, dan Sulima geram karenanya.


"Ayah...!!" Jack pun terkejut melihat apa yang telah terjadi.


"Jack, maafkan Ayah nak..! ayah khilaf..! ma'afkan ayah....ma'af !" ucap pak Syaiful dengan memegang tangan Jack dan di iringi Isak tangisnya.


Jack menatap Kiran seolah meminta pendapat pada kekasihnya Kiran.


Dan Kiran yang mengerti apa maksud dari Jack, menganggukkan kepala dan mengarahkan Jack untuk membangunkan ayahnya dari duduk berlututnya.


...~¥~...


...Terima kasih untuk semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel LOVE IN UNDERGROUND ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....

__ADS_1


...Terima kasih...


...Bersambung...


__ADS_2