
Setelah sampai di ruangan Mr.Fu, Agung Prasetya segera menanyakan masalah yang terjadi dari pihak Mr. Fu
Saat dalam ruangan itu, Mr. Fu hendak keluar ruangan.
"Jangan pergi dulu Mr. Fu..!!" ucap Agung Prasetya seraya menempelkan telapak tangan kanannya di dada kiri Mr.Fu.
"Kau...! mau apa kau..??" tanya Mr.Fu geram dan apalagi melihat Kiran bersama Agung saat ini.
"Aku minta pertanggung jawabanmu, kamu apakan Kiran..??" tanya Agung Prasetya geram.
"Biasa kan..? memberi dia pekerjaan..!" jawab Mr Fu santai.
"Pekerjaan yang tidak lumrah..!!" seru Agung Prasetya yang kecewa.
"Hei, itu kan hak saya sebagai kepala bagian..!!" seru Mr.Fu dengan Songongnya.
"Hadeuh..! kau coba berbuat mesum di tempat kerja..! itu melanggar etika..!" seru Agung dengan geramnya.
"Hei dia sendiri yang mau..! dia bilang kalau kalau dia mau menggantikan Ana sebagai istriku..!!" ucap Mr.Fu yang memutar balikkan faktanya.
"Tidak..!! bukan itu kejadiannya..!!" seru Kiran yang membela diri.
Agung Prasetya kemudian melihat Cctv yang menyala di ruangan itu.
Bergegas dia mengajak Mr. Fu dan Kiran menuju ke ruang satpam.
"Permisi pak satpam, saya ingin melihat rekaman Cctv di ruang kerja Mr. Fu hari ini. Apakah bisa di putar rekamannya? ini demi mencari kebenarannya..!!" pinta Agung Prasetya pada satpam penjaga ruang Cctv itu.
"Baik pak Agung, segera saya putarkan rekamannya..!!" jawab satpam itu.
Kemudian satpam itu memutar cctv sesuai permintaan Agung Prasetya.
Keringat dingin mengucur di dahi dan tubuh Mr. Fu.
"Sekarang aku telah lihat kebenarannya Mr.Fu..!!" seru Agung prasetya dengan geram.
"Maafkan saya, saya khilaf..!!" ucap Mr.Fu dengan menundukkan kepalanya.
"Sebagai kepala pimpinan HRD, aku berhak memulangkanmu kembali ke negaramu...! siap-siaplah berkemas sekarang juga..!!" perintah Agung Prasetya dengan tegas.
"Ba..baiklah..!!" balas Mr.Fu dengan menghela nafasnya.
"Kiran, sebaiknya kamu kembali bekerja. Ingat, kerja semampu kamu jangan di paksakan." kata Agung Prasetya pada calon adik iparnya.
"Baik pak..!!' jawab Kiran pada calon kakak iparnya itu.
Dan Kiran melangkahkan kaki menuju ke ruang kerjanya.
"Ran..! apa yang terjadi..?" tanya Mila saat menghampiri Kiran.
"Mr. Fu sedang usil, he..he..! sudah ah..ayo kerja..!" ucap Kiran yang kembali ke meja kerjanya.
Mila pun kembali mengecek bahan-bahan yang masuk ke gudang.
__ADS_1
"Teeeeeettt.....teeeeeett....!!"
Bel istirahat pun berbunyi.
Kiran, Mila dan Atun pun pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka yang keroncongan.
"Ran..! aku dengar kabar kalau Mr.Fu di pulangkan ke negaranya sama Pak Agung Prasetya..!!" kata Atun sembari duduk dengan membawa satu nampan berisi tiga mangkok bakso.
"Iya, kayaknya ada sangkut pautnya dengan Kiran...!" sahut Mila yang membawa satu nampan es teh manis dan mereka menuju ke meja yang kosong.
"Sepertinya begitu...!' ucap Kiran yang membawa satu nampan saos, kecap dan sambal.
"Eh, cerita donk..!!" pinta Atun yang penasaran.
"Ceritanya Mr. Fu tadi ngasih aku kerjaan bejibun nih...! lalu aku protes dong sama dia..!!" jelas kiran sambil mengambil satu mangkok baksonya.
Bakso dan es teh sudah berada di depan meja masing-masing.
"Terus apa lanjutannya..?" tanya Mila yang penasaran sedari tadi.
"Mr.Fu berniat mesum padaku..!!" ucap Kiran sambil menyendok sambal ke baksonya.
"Mesum..??" Atun dan Mila saling pandang.
"iya, trus aku injak kakinya dan dorong dia..!! aku lari, dan berpapasan dengan pak Agung Prasetya. Awalnya Mr.Fu menyangkal setiap yang ditanyakan pak Agung, tapi berkat cctv yang ada di ruangan Mr. Fu, akhirnya terungkap semuanya. Dan pak Agung tadi sempat bilang kalau akan memulangkan Mr.Fu..! " jelas Kiran yang kemudian memakan baksonya.
"Wah,gila Mr.fu kok nggak berpikir ke depannya ya..! padahal karier dia bagus lho..!!" ucap Atun sembari tersenyum.
"Ha...ha..ha..!!" Kiran dan Atun tertawa karena yang di bicarakan Mila ada benarnya juga.
Setelah puas makan dan berbincang-bincang, bel masuk kerja pun berbunyi.
Dan mereka pun bekerja sepeti biasanya.
Pukul 16.00Wib jam kerja telah usai.
Kiran, Atun dan Mila keluar dari perusahaan dan berpisah di persimpangan jalan.
"Daa Mila..!!" ucap Kiran dan Atun.
"Daa semuanya..!!" balas Mila.
Kiran dan Atun pun berjalan menyusuri trotoar.
"Ran, kamu ulang ke rumah mbak anak apa ke tempat kos..?". tanya Atun yang mensejajarkan dirinya berjalan di samping Kiran.
"Mbak Ana pulang malam, lagi pula Jack kan dah balik. Kita ke Warung kopi saja yuk..!!" ajak Kiran bersemangat.
"Hm..hmm...Cie..cie..!!" goda Atun.
Kiran pun tersenyum.
Terlihat dari jauh, Warung kopi Si Jack sedang ramai pembeli.
__ADS_1
"Ran, sedang ramai kayaknya..?" ucap Atun yang melihat situasi.
"Kita bantuin yuk..! kan nggak ada kodok..! Jadi si Jack sendirian." ucap Kiran dan mereka pun bergegas menuju ke Warung kopi di mana Jack sedang sibuk melayani pembeli.
"Jack, kami bantuin ya..!" ucap Kiran yang saat masuk ke warung kopi.
"Eh.. kalian, boleh..! bantuin buat es teh manisnya tiga dan cuci piring, banyak yang makan di tempat nih..!!" seru si Jack yang meladeni nasi untuk para langganannya.
"Baik..!!" ucap Kiran dan Atun.
"Ran kamu yang buat es teh nya, aku yang cuci piring." ucap Atun yang membagi tugas.
"Oke..!!" kata Kiran yang kemudian membuat tiga gelas es teh manis dan es lainnya.
Satu jam kemudian, keadaan pun menjadi lengang.
Atun pamit ke tempat kos untuk membersihkan diri.
Sedangkan Kiran kadan masih melayani satu-dua pembeli es teh manis.
"Ran, ingin rasanya aku memelukmu...menumpahkan rasa rinduku..! tapi kita belum halal..!!" kata dalam hati Jack yang memandangi Kiran yang sedang duduk dan minum es tehnya dengan tersenyum.
Kiran membalas senyuman Jack dan dalam hati berkata. " seandainya kita sudah halal, aku ingin memelukmu dengan erat. Supaya terbalaskan semua rinduku padamu Jack..!!" kata dalam hati Kiran.
"Jack..aku ke kosan dulu ya..! mau mandi nih..!" ucap Kiran setelah menghabiskan es tehnya.
"Mandi saja di sini..! " ucap Jack sembari tersenyum.
"Nggak ah..takut ada yang khilaf..! he..he..!" balas Kiran seraya tersenyum.
"Kau ini bisa saja..!!" ucap Jack yang juga ikut tersenyum.
"Ran, kalau kamu balik ke rumah biar aku antar ya..! aku ingin bertemu dengan mbak Ana atau mas ILO..!" lanjut kata Jack saat mengantar kiran ke depan.
"Hm..iya Jack..!!" jawab Kiran yang melihat ada keseriusan di mata Jack.
"Assalamu'alaikum..!!" ucap salam Kiran seraya melambaikan tangannya.
"Wa'alaikumsalam...!!" balas Jack yang juga melambaikan tangannya.
Jack masuk ke dalam warung kopinya setelah Kiran masuk ke kawasan kosnya.
...~¥~...
...Terima kasih untuk semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel LOVE IN UNDERGROUND ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
...Bersambung...
__ADS_1