Love In Underground

Love In Underground
Bertemu Calon Mertua


__ADS_3

"Cak, ada kursi kosong tidak..??" tanya Jack pada kernet angkutan itu.


"Ada, tapi hanya untuk dua orang cak...!" jawab kernet itu.


"Nggak apa-apa..!! biar aku berdiri, yang penting mereka bisa duduk..!" kata Jack seraya menunjuk ke arah Kiran dan Atun.


"Kiran, Atun..sini..!!" seru Jack seraya melambaikan tangannya.


Kiran dan Atun pun menghampiri si Jack, dan Jack mempersilahkan Kiran dan Atun masuk untuk masuk ke dalam angkutan umum itu.


Sedangkan Jack berdiri di pintu bersama si kernet Angkutan.


Angkutan itu melaju dengan kecepatan sedang menembus gelapnya malam.


Satu jam kemudian, mereka telah sampai di pagar depan rumah Jack.


Setelah turun dan membayar ongkos tarif, mereka pun melangkah ke arah pintu pagar rumah Jack.


Untungnya pintu pagar itu tidak di kunci, tapi hanya di kaitkan saja. Jadi Jack dan Kiran serta Atun, bisa langsung masuk ke dalam halaman.


Rumah Jack bisa di golongkan rumah paling elit diantara rumah tetangganya. Besar dan halamannya luas, serta berpagar teralis.


"Jack kita kemalaman, apa tidak menggangu nanti..?" tanya Kiran yang merasa nggak nyaman.


"Nggak apa-apa, ibu biasanya juga bangun untuk sholat malam." kata Jack yang mulai mengetuk pintu rumahnya.


"Tokk..tokk....tokk....!!"


"Assalamu'alaikum..!!" salam Jack yang berada di depan pintu rumahnya.


"Tokk....tokkk...tokkk..!!"


"Assalamu'alaikum..! ibu..Aya, Zulaikha, Ahmad..! ini caca'...!!" salam Jack yang mengulangi mengetuk pintunya.


"Wa'alaikumsalam..!!" jawaban dari dalam rumah, yang kemudian membuka korden jendela dan melihat keluar rumah.


Setelah mengetahui siapa yang ada di luar rumah, sesosok perempuan renta itu membukakan pintu rumah.


"Klek...klek..klek...ceklek...!!" pintu pun terbuka.


"Jack..!! kau kah itu nak..?" tanya wanita renta itu.


"Iya Bu..ini Jack..!!" jawab Jack yang kemudian mencium punggung tangan ibunya dan mencium kening serta kedua pipi ibunya.


"Kamu sama siapa nak..?" tanya ibundanya Jack pada putra sulungnya saat melihat dua orang perempuan yang bersama Jack.


"Saya Kiran Bu, dari Solo..!!" ucap Kiran yang kemudian mencium punggung tangan ibundanya Jack.

__ADS_1


"Kiran asal Solo..?" tanya Ibunda Jack yang memastikan pendengarannya.


"Iya Bu..!!" jawab Kiran seraya mengulas senyum.


"Saya Atun, dari Nganjuk..!!" kata Atun yang juga mencium punggung tangan kanan ibunda Jack.


"Oh dari Nganjuk, masih Jawa Timur...! mari masuk..!!" ucap ibunda Jack yang mempersilahkan tamunya masuk.


"Saya Zubaidah panggil saja ibu Ida...!" kata Ibunda Jack sambil mengajak Kirana dan Atun masuk dan duduk di ruang tamu.


Kiran dan Atun pun duduk di ruang tamu itu.


Sedangkan Jack menutup dan mengunci pintu rumahnya dari dalam.


"Ibu, maaf Jack pulangnya malam, Aya tidur sama siapa bu..?" tanya Jack yang juga ikut duduk di ruang tamu bersama Kiran, Atun dan ibu Ida.


"Aya sama Zulaikha..! tadi sore sempat panas..!!" jawab ibu Ida.


"Panas Bu..?" tanya Jack yang kemudian bangkit dan melangkahkan kakinya menuju kamar adik perempuannya itu.


"Tapi sudah mendingan, tadi minum sirup turun panas..!!" ucap ibu Ida yang menenangkan Jack.


Setelah melihat keadaan putrinya yang tidur pulas disamping adiknya, Jack kembali ke ruang tamu.


"Atun kalau mau tidur, tidurlah di kamar tamu." kata Jack seraya menunjukkan arah kamar tamunya.


"Di dalam sudah ada kamar mandinya..!!" kata Jack yang kemudian menahan Kiran yang bangkit dari duduknya dan hendak mengikuti Sahabatnya ke kamar tamu.


"Ok Jack..!!" jawab Atun yang melangkahkan kakinya menuju ke kamar tamu yang diarahkan Jack.


Kiran pun duduk kembali dan ada perasaan berdesir, untuk pertama kali bertemu wanita yang mengandung Jack, yang sedang mengamatinya.


"Jack..! kenapa kamu pulang bawa dua anak perempuan..?" tanya ibu Ida penasaran .


Jack pun berjalan menghampiri ibundanya dan kemudian duduk berlutut di depan ibundanya seraya memegang punggung tangan ibundanya dan menciumnya berulang kali.


"Ibu, maafkan Jack yang lancang membawa anak perempuan orang kemari. Jack hanya ingin mengenalkannya pada ibu, kalau Kiran akan Jack pilih menjadi ibu untuk Aya nantinya..! Mohon doa restu ibu..!!" ucap Jack lirih namun masih bisa di dengar oleh ibunya dan Kiran.


Kedua mata Kiran berkaca-kaca melihat dan mendengar apa yang Jack katakan pada ibundanya, seolah tak percaya.


"Jack..kau membuatku terharu..!!' kata dalam hati Kiran.


Ibu Ida pun melihat kearah Kiran, dan Kiran pun tak berani memandang balik.


Dia hanya duduk diam dan menundukkan kepalanya seraya memainkan jemarinya.


Ada perasaan gugup yang menghinggapinya.

__ADS_1


Ibu Ida itu pun tersenyum dan kemudian menyuruh putranya duduk di sampingnya.


"Jack, kamu sudah dewasa. Ibu akan merestuinya jika Aya cocok dengannya. Karena dia yang nantinya akan selalu bersama Aya..!" kata ibu Ida dengan lemah lembut.


"Iya Bu, terima kasih..!!" sahut Jack seraya terus menciumi punggung tangan ibunya, karena ibunya telah memberi lampu hijau pada hubungannya dengan Kiran.


"Nak Kiran, kamu harus berusaha meluluhkan hati Aya yang berusia dua setengah tahun itu, jika kamu ingin selalu bersama Jack..!!' ucap ibu Ida, yang membuat Kiran sedikit ragu-ragu.


Secara dia belum pernah mengasuh bayi apalagi anak orang.


Namun Jack terus memberinya semangat.


"Kamu jangan khawatir, anakku itu lucu dan pintar. Dia pasti tahu kalau kamu akan jadi ibu yang baik..!" kata Jack yang berusaha membuat Kiran tenang.


"Semoga saja Aya menerimaku, Jack .!!" ucap Kiran dengan rasa khawatir.


"Aamiin..!" jawab Jack sambil mengulas senyum.


"Sekarang, kalian lekas istirahat. Mumpung masih malam..!!" ucap ibu Ida pada Jack dan Kiran.


"Iya Bu..!!" ucap Kiran dan Jack bersamaan.


Jack dan Kiran bergantian mencium punggung tangan ibu Ida, dan Kiran pun pergi ke kamar tamu di mana Atun sudah tidur terlelap dalam buaian mimpinya.


Sedangkan Jack menuju ke kamar adiknya Ahmad. Dan ibu Ida kembali ke kamarnya.


Setelah mencuci kaki dan tangan, Kiran pun ke peraduan tepat di samping Atun.


"Semoga langkah yang kami tempuh ini benar sesuai petunjuk mu ya Allah...! Hamba ingin hubungan hamba dengan Jack sampai pelaminan dan sampai akhir hayat menjemput kami.


Aamiin ya Robbal alaamiin." doa Kiran sebelum dia terlelap dalam mimpinya.


Sementara itu Jack yang juga belum tidur pun berdoa untuk hubungannya dengan Kiran.


"Ya Allah, hamba tidak meminta lebih. Hamba hanya ingin memberikan Aya seorang ibu yang baik dan pengertian, serta ibu yang akan menjadi contoh yang baik untuk Aya ke depannya. Ya Allah, kabulkan lah do'a hambamu ini. Aamiin ya Robbal alaamiin." Do'a dari lubuk hati si Jack.


Yang beberapa menit kemudian, Jack pun terlelap dalam tidurnya.


...~¥~...


...Terima kasih untuk semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel LOVE IN UNDERGROUND ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2