
Mama Julian yang masih belum percaya masuk ke kamar di ikuti yang lainnya.
"Apa yang terjadi?" tanya Mama Julian.
"Julian meninggal mama...."kata Helen yang terus menangis.
"Apa...!"semua tersentak kaget dan tak percaya.
"Secepat inikah kamu meninggalkan mama nak, kamu baru saja memberi kabahagiaan pada Mama, kamu menikah...tapi kenapa kamu sekarang meninggalkan mama?" Isak Mama Julian.
"Mungkin ini yang terbaik untuk Julian,dia sudah tidak sakit lagi" kata Papa Julian mencoba tabah.
"Kiran yang kuat ya..semoga kalian dijodohkan lagi di surga nanti" kata Atun prihatin akan nasib sahabatnya.
"Semuanya, mau tidak mau kita harus ikhlaskan kepergian Julian. Dia sudah tidak sakit lagi. Impiannya sudah terwujud, semoga amal dan ibadahnya diterima disisi-Nya." kata Papa Julian.
Serentak semuanya menjawab "aamiin".
"Kita makamkan sore ini juga, Gilang kamu beri kabar teman atau kenalan Julian, aku yang ngabarin sanak saudara" kata Papa Julian.
"Bibi dan mang Ujang tolong kasih tau warga sekitar, setelah itu bantu beres-beres rumah" perintah papa Julian pada para pembantunya.
"iya Tuan"jawab mereka.
Setelah prosesi memandikan dan mengkafani dan sholat jenasah selesai,
Kiran dan yang lainnya mengganti pakaian mereka.Lanjut mereka menemui para tamu yang datang untuk berta'ziah.
Banyak orang yang datang, di antara sanak saudara ada anak-anak jalanan didikan,Julian, teman sekolah Julian, para pekerja sablon, teman band, teman-teman di sanggar dan juga termasuk pelanggan sablon.
"Boleh tahu,siapa gadis yang di samping Mamanya Julian?"tanya beberapa tamu pada Gilang.
__ADS_1
"Dia istri Julian" jawab Gilang
"Istri? sejak kapan Julian menikah?" mereka bertanya kembali.
"Tadi pagi" jawab Gilang
"Gilang, apa dia gadis yang dulu ke sanggar?" tanya seorang anggota band underground.
"iya.."jawab Gio."Apa dia gadis dalam mimpinya?" lanjutnya.
"iya dia gadis yang selalu menggangu tidur dan memberi semangat Julian sampai habis ijab kobul tadi pagi" jawab Gilang.
"Pantas saja, dia memang cantik dan bersinar walaupun dalam kesedihan yang mendalam" kata yang lainnya.
"Nona... Jangan Biarkan dirimu Hilang ditelan duka, ,..Dan semoga ada Sinar batas sepi...yang akan menjadi Every story' has a glory..!!" Kata seseorang saat menyalami Kiran.
Betapa terkejutnya Kiran, anggota band Totag ikut berta'ziah, mendoakan Julian.
Band yang musiknya mendekatkan Kiran pada Julian.
***
Tiba saatnya menguburkan jenasah.Semua keluarga ikut dalam pemakaman.
"Julian,tenang dirumah barumu nak..kami akan mengenang kebaikan dan senyummu" Kata terakhir Papa Julian setelah menabur bunga.
"Mas Julian sayang, Kiran janji tidak nangis lagi. Karena Kiran tahu tidak ada yang akan mengusap air mata Kiran.Yang tenang disana ya Mas?!" kata Kiran sambil menabur bunga.
satu persatu semuanya kembali pulang.
***
__ADS_1
Sampai di rumah,semuanya antri membersihkan diri. Tanpa kecuali Kiran.
Selesai Sholat Ashar ,Kiran mengurung diri dalam kamar Julian.
"Walaupun sebentar, tapi begitu banyak kenangan bersamamu" kata Kiran dalam hati. Pikirannya mengingat masa-masa bersama Julian.
"Kiran,boleh saja kamu berduka tapi ingatlah.Julian juga tidak suka kamu menangis larut dalam kesedihan. Jaga kesehatanmu" kata-kata Atun berusaha menghibur sahabatnya
."Seperti mimpi, tadi pagi dia menciumiku. Sekarang dia di dalam tanah" kata Kiran dan tak terasa air matanya menetes.
Atun pun memeluk sahabatnya.
"Kiran..Atun,makan dulu nak" panggil Bunda Kiran."
Bunda,Kiran belum lapar,nunggu mas Julian bangun bunda" jawab Kiran tanpa sadar.
"Astaghfirullah...sadar nak,suamimu sudah tenang" Bunda Kiran langsung memeluk anaknya.
"Bunda aku kangen mas Julian..aku ingin ikut mas Julian...Juliaaaaan kamu jahat, tidak mengajakku...kenapa setelah memilikiku kamu malah pergi...Juliaan kamu jahaaaaat... kamu jahaaaaat..,"Kiran meronta-ronta, dipinggir tempat tidur dadanya sesak dan dia tak sadarkan diri.
"Mas ILO, mas Gio tolong angkat Kiran" panggil Atun saat mengetahui sahabatnya pingsan.
ILO dan Gio segera datang.
***
Jabat tangan dengan anggota band kesayangan, adalah seperti mimpi mengharapkan durian runtuh.
...Mohon dukungannya dengan memberi like/komen/fav/rate 5/gift maupun vote pada novel LOVE IN UNDERGROUND ini....
...Terima kasih...
__ADS_1
...Bersambung...