Love In Underground

Love In Underground
CLBK Ana dan Agung


__ADS_3

"Sebetulnya ada apa sih..?" tanya Kiran yang penasaran.


"Begini ya Kiran, Mbak dan mas Agung sebetulnya pernah menjalin hubungan sebelum menikah dengan mas Angga. Kami terpisah karena mas Agung sekolah di luar negeri dan selesai sekolah, mas Agung melamar pekerjaan di perusahaan tempat kita bekerja. Dan kemarin mas Agung sempat kecewa, karena mbak menikah dengan mas Angga." penjelasan Ana.


"O..begitu, lantas tadi bagaimana dengan Mr. Fu..??" tanya Kiran yang penasaran.


"Sebetulnya sesudah mbak bercerai dengan mas Angga, Mr. Fu selalu mencari-cari perhatian. Mbak tak menggubrisnya, karena mbak mau menjalin kembali hubungan mbak dengan mas Agung. Jadi, tadi mbak dan mas Agung langsung memberi penjelasan pada dia." Ana yang kembali menjelaskan.


🕓 FLASHBACK ON


Kejadian saat Mr. Fu bertamu ke rumah Ana.


Sebuah sedan mewah menepi dan berhenti tepat di depan pagar rumah Ana.


Keluarlah laki-laki tampan yang berasal dari kota Formosa, dan melangkahkan kakinya menuju ke halaman rumah Ana.


"Tokk...tokkk..tokk..!!"


"Selamat siang, permisi..!!" ucap salam Mr.Fu.


"Selamat siang, siapa ya..!!" sahut seorang wanita dari dalam rumah yang tak lain Ana.


"Ana..! akhirnya aku bisa menemuimu..!!" ucap Mr.Fu yang serius.


"Mr. Fu..! mari masuk..!! ada apa ya..?" tanya Ana yang mempersilahkan tamunya untuk duduk.


"Terima kasih, kamu sendirian..?" tanya Mr.Fu seraya duduk di sofa.


"Iya, tadi sebentar lagi ada yang datang..!" jawab Ana yang kemudian menuju ke dapur, hendak membuatkan minuman untuk Mr.Fu.


"Ada yang datang..? siapa selain aku..?" tanya Mr.Fu yang penasaran.


Tak berapa lama, datang seorang laki-laki dari teras depan rumah.


"Assalamu'alaikum..!!" salam dari laki-laki itu yang tak lain adalah Agung Prasetya, pimpinan HRD di perusahaan sepatu yang mereka naungi.


"Wa' alaikumsalam..! eh.. mas Agung, masuk mas..!!" jawab Ana yang membawa nampan di tangannya dengan dua cangkir diatasnya.


"Agung...!!" desis Mr.Fu yang kemudian menoleh guna memastikannya.


"Hai Mr.Fu..! apa kabar..?" sapa Agung dan menyalami Mr.Fu.


"Baik, mau apa kau di sini..?" tanya Mr. Fu yang penasaran.


"Dialah yang sedang saya tunggu Mr.Fu..!!" jawab Ana yang meletakkan minumannya diatas meja.

__ADS_1


"Maksud kalian apa..?" tanya Mr. Fu semakin penasaran.


"Mr. Fu yang baik hati, Aku dengan Ana sudah saling mengenal sejak sebelum Ana menikah dengan Angga. Dan kini kami ingin melanjutkan kembali hubungan kami yang tertunda itu." jelas Agung yang membuat Mr.Fu tersentak kaget.


"Apa itu benar adanya Ana..??" tanya Mr.Fu pada Ana dan dijawab oleh Ana.


"Ya..!" seraya menganggukan kepalanya.


Kabar itu bak petir tanpa hujan di siang hari bagi Mr.Fu.


"Apa..! jadi kalian sudah saling berhubungan..? kenapa tak ada kabar beritanya..!" seru Mr.Fu mengusap rambutnya kasar.


"Kami bukan pejabat maupun selebritis yang masalah pribadi yang khalayak ramai harus tahu. Kami ini manusia biasa yang juga butuh privasi...!!" ucap Ana yang mantap.


"Apa kamu sama sekali tak ada rasa padaku Ana..??" tanya Mr.Fu yang memohon.


"Mohon maaf Mr.Fu...! lebih baik anda mencari orang yang cocok dengan anda..." ucap Ana yang tak enak hati.


"Maafkan kami bila tanpa sengaja menyakitimu..!" ucap Agung seraya menatap Mr.Fu.


Mr.Fu menarik nafasnya panjang dan mengeluarkannya pelan-pelan.


"Baiklah, aku terima apa yang aku dengar dan lihat kenyataan ini sekarang...! Selamat untuk kalian, semoga bahagia...!!" ucap Mr.Fu seraya mengulurkan tangan pada kedua orang di depannya itu.


"Aamiin, terima kasih Mr.Fu..!!" ucap Agung saat Mr.Fu menjabat tangan kananya.


🕓FLASHBACK OFF.


"O..jadi begitu..!!" ucap Kiran setelah mengetahui dan paham.


"Iya, dan kami berencana mau menikah..!!" kata Agung Prasetya dengan semangatnya.


"Oya..? kapan mbak..?" tanya Kiran yang juga bersemangat.


"Kata bapak dan Ibu suruh bareng sama ILo. Tapi kita lihat saja nanti hari baiknya..!!" kata Ana yang kemudian mengambil makanan dan minuman lagi ke dapur.


"Mas ILO kan masih satu setengah tahun lagi..?" tanya Kiran yang mengingatkan.


"Kan di majukan..? apa Ilo tidak memberi kabar..?" tanya Ana dan Kiran menggelengkan kepalanya karena memang tidak tahu.


"Menurut ILo, mertua kamu itu minta di percepat, karena mereka ingin cepat menimang cucu..! he..he..!!" jawab Ana sambil menaruh makanan dan minumannya.


"Kiran sudah pernah menikah..?" tanya Agung penasaran.


"Iya, sama adik calon istri ILO. Tapi dia sekarang sudah meninggal pas di saat hari peenikahannya." jawab Ana sambil melirik ke arah Kiran yang sedang asyik memakan camilan yang ada di meja seperti tak menghiraukan apa yang di katakan kakaknya.

__ADS_1


"Mbak, aku bawa satu toples keripik tempenya ya..! mau aku makan di kamar saja, takut jadi obat nyamuk nantinya..! he..he..!" goda Kiran yang sudah membawa makanan yang di inginkan ya itu melangkahkan kakinya menuju ke kamarnya.


"Iya, jangan kebanyakan..! sakit perutmu nanti..!!" pesan Ana.


"Iya budhe..,! kan yang makan dua orang..! he..he..!". ucap Kiran sembari mengulas senyum dan masuk ke kamarnya.


"Budhe..? Kiran ngomong apa sih..?" tanya Agung penasaran.


"Iya, Kiran sedang hamil. Anak dari suaminya..!!" jawab Ana yang memakan camilannya.


Sementara itu Kiran yang berada di dalam kamar, membalas chat yang masuk di ponselnya sambil mendengarkan lagu Underground dan tak lupa sambil memakan camilannya.


"Sebentar lagi kodok menikah, Atun juga menikah dengan Gilang, mas ILO dan Mbak Ana juga demikian..! aku...nunggu kelahiran anakku..!!" kata dalam hati sambil mengusap perutnya yang belum membuncit.


"Yah..dah habis..!!" seru Kiran yang tak terasa telah menghabiskan keripik tempenya.


Dia pun pergi ke dapur untuk mengembalikan toples berikut mengambil air putih untuk dia minum.


Kiran melihat kakaknya yang sedang mengotak-atik ponselnya.


"Mbak Ana..Pak Agungnya kemana..??" tanya Kiran yang mambawa satu gelas air putih dan sekarang dia duduk di sofa depan kakaknya.


"Mas Agung sudah pulang, kenapa kamu belum juga tidur..?" tanya Ana karena jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam.


"Belum mengantuk mbak..!" jawab Kiran yang membenarkan posisi duduknya.


"Oh..!" kata Ana tanpa menoleh ke arah adiknya itu.


"Mbak, Kiran boleh tanya..?" tanya Kiran terbata-bata.


"Mau tanya apa,..?" seraya menatap Kiran penuh tanda tanya Itu pada adikknya.


"Tapi mbak jawab yang jujur ya..!!" pinta Kiran yang masih ragu itu.


...~Â¥~...


*Mohon maaf jika Up nya telat. Author sedang ada kerja di Dunia nyata.


...Terima kasih untuk semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel LOVE IN UNDERGROUND ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2