Love In Underground

Love In Underground
Perjalanan pulang dari Rumah sakit


__ADS_3

"Julian..."semuanya memandang Julian.


"Julian,yakinlah kamu bisa hidup lebih lama.


Kita menikah terus punya anak dan kita besarkan anak-anak kita dengan tangan kita" kata Kiran memberi semangat pada Julian.


"Aku tak yakin mimpi itu terwujud"kata Julian tak terasa butir bening menetes dari kelopak matanya.


"Julian.."Kiran memeluk Julian diikuti Helen dan Mamanya.


"Tetap semangat ya sayang..."kata Kiran setelah semua melepaskan pelukan.


"Julian,setelah ILO pulang dari rumah sakit.Kita akan bertemu keluarga Kiran.


Dan tukar cincin sekalian.Papa dan Mama tidak akan keluar Negeri sebelum melihat pernikahan Jagoan kita."kata Dani papa Julian.


"Papa...Makasih Pa"kata Julian sembari memeluk Papanya. Semuanya pun tersenyum lega.


"Aku sudah hubungi Ayah Bunda.Dan mereka akan ke Surabaya besok pagi dari Solo.Tinggal ILO,pulangnya kapan?"Kata Ana.


"Menurut hasil pemeriksaan,kemungkinan besok pagi bisa pulang.Tapi kita tunggu hasil pemeriksaan dokter jaga besok pagi."jelas Helen.


?


"Tunggu Helen,bolehkah aku minta nomor ponselmu yang aktif? kalau alamat rumah,Julian tahu rumah mbak Ana" pinta ILO,takut kejadian yang lalu terulang lagi.


Mendengar kata ILO,semua tertawa...


"cie..cie..yang lagi kasmaran he..he.."goda Kiran.


"Baiklah saya mohon undur diri dulu,masih banyak tugas yang belum diselesaikan."kata Helen sambil memberikan nomor ponselnya kepada ILO.


Dan semuanya mempersilahkan Helen untuk meninggalkan ruangan.


***


Keesokan paginya,matahari begitu cerah.


Setelah sarapan dan minum obat,dokter jaga datang memeriksa kondisi ILO.

__ADS_1


"Setelah melihat hasil pemeriksaan,Saudara ILO pagi ini bisa pulang"kata dokter.


"Baik terima kasih dok"kata Ana."kalian beres-beres ya,mbak mau urus administrasinya" kata Ana


."Baik mbak" jawab Kiran.


Julian dan Kiran pun membereskan barang-barang mereka.


Setelah administrasi beres.Mereka segera menuju ke parkiran,tempat Ana memarkirkan mobilnya."Semua sudah masuk?nggak ada yang ketinggalan?"tanya Ana.


"Nggak ada mbak,.!" jawab Kiran.


"Julian kamu yang bawa mobil,bisa?"pinta Ana.


"Bisa mbaak"jawab Julian.


Julian duduk didepan kemudi.Kiran duduk didepan samping Julian.Dan Ana duduk dibelakang bersama ILO.


"Julian nanti mampir ke mini market ya.Aku mau belanja kebutuhan,karena nanti Ayah bunda datang"kata Ana.


"Baik mbak"jawab Julian.


"Kiran ayo bantu mbak belanja"pinta Ana pada adiknya."Baik mbak"sahut Kiran.


Setelah kedua cewek itu masuk ke mini market,tinggalan Julian dan ILO.


"Julian,jaga adikku ya"pinta Ilo."In syaa Allah mas,dan mas ILO jaga mbak Helen ya?ganti pinta Julian.


"Pasti,berjuang jadi lelaki sejati..!!"seru Ilo sambil mengaitkan tangannya sama tangan Julian.


Tak berapa lama,Ana dan Kiran membawa banya belanjaan.


Julian pun turun dari mobil dan membukakan pintu bagasi mobil.Setelah selesai mereka pun berangkat.


Kiran mengeluarkan sebuah es cream."Yang,es cream mau?tapi cuma satu?gimana?"tanya Kiran.


"mau,suapin dong?"pinta Julian."emm maunya."sahut kiran.


Kiran pura menyuapi lalu ditarik lagi,membuat Julian jengkel."Marah ya Yang?maaf..Kiran janji deh kali ini serius."kata Kiran

__ADS_1


Kiran pun serius menyuapi Julian es cream.


Tapi karena ada jalan yang berlubang,membuat mulut Julian belepotan es cream.Julian pun menepikan mobil yang dikendarainya.


"Ups..maaf Yang bukan kesengajaan, sumpah..!"kata Kiran merasa bersalah.


Kemudian dia mengambil tisu dan mencoba mengelap bibir Julian.Mereka pun beradu pandang."hm..hm..sudah belum?belum boleh


Ada kiss-kissan ya..!"seru Ana dan mereka pun tertawa.Julian pun kembali mengemudikan mobil tersebut.


Dan sesekali Julian dan Kiran saling lirik,dan mereka saling tersenyum.


"Mbak Ana dan mas ILO, Kiran mau kalian bisa ubah pandangan kalian pada musik rock dan sejenisnya?' tanya Kiran yang memposisikan tubuhnya menghadap ke belakang.


Julian sesekali memandang Kiran. Ana dan ILO saling pandang tak mengerti arah pembicaraan adiknya itu.


"Apa pendapat kalian tentang musik underground'?" tanya Kiran.


"Ya mereka urakan, rambut dan baju nggak rapi.


mereka kan cuek dan suka mabuk-mabukan bahkan mungkin mengkonsumsi obat terlarang?' pendapat Ana.


"Jangan-jangan pas yang aku dengar di telpon kemarin ya..kamu drngerin musik yang bising itu?' kata ILO.


"mbak Ana dan mas ILO, plis deh dengerin Kiran sebentar..! nggak semua penyuka aliran musik rock dan indetground seperti yang kalian pikirkan. Mereka cuek? hah...siapa yang nolongin Kiran dan Atun waktu hampir di perkosa mas Angga kemarin? itu Jack dan Kodok Mbak mas..! mereka itu penggemar musik rock dan indetground. mereka berambut sampai sepunggung.Mereka setia kawan, tidak cuek..." jelas Kiran.


Julian pun menepikan mobil uang di kendarainya. Sebenarnya dia agak risih juga, Kiran membangga-banggakan laki-laki selain dirinya.


"Mbak Ana dan mas ILO. Usaha saya juga trtgantung mereka. kebanyakan yang pesan kaos yang di sablon itu dari mereka. Lagi pula saya pernah dapat uang dari ngamen di panggung mereka." Julian yang tak mau kalah.


"Maksud kamu apa Julian?" tanya ILO.


"Mas dan Mbak, saya Adalah penyanyi musik underground. Tapi saya tidak pernah yang namanya minum-minuman keras, tidak pernah mengkonsumsi pil terlarang.Tolong buang anggapan kalian.." jelas Julian.


***


Mohon like dan dukungannya ya..


Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2