MAFIA GIRL MISTERIUS

MAFIA GIRL MISTERIUS
Part 26


__ADS_3

Sudah hampir 5 hari aku menghilang dari sisi mami .


" Bagaimana keadaannya." Ucapku pada anggota Galaxi .


" Nyonya Abila sedang sakit dan sekarang hanya ada dirumah untuk istirahat." Sahut anggota Galaxi .


" Awasi terus." Perintahku pada mereka .


Aku kemudian mendapat informasi, bahwa mayat Naawa yang asli ada di kota B .


" Kita ke kota B sekarang." Ajakku pada anggota .


Didalam perjalanan batinku terus minta maaf pada mami .


" Mami maafin Naawa , untuk sekarang Naawa belum bisa muncul dihadapan mami tapi Naawa janji akan menyelesaikan masalah Naawa secepatnya."


Di jalan aku melihat orang terbaring .


" Stop."


Aku keluar dari mobil untuk mendekati orang itu dan ternyata...


" Awaaan " Ucapku dibalik topeng .


Salah satu anggota bertanya ?


" Apa sang Queen mengenal pria ini."


" Iya , saya mengenalnya .Ouhh ya , kamu ...aku menunjuk satu orang untuk membawa Awan ke rumah sakit , cepat bawa dia ke rumah sakit .


" Baik." Jawabnya padaku.


" Ayo kita lanjutkan."


David sudah tidak bisa menahan siksaan yang diberikan anggota Galaxi , dengan pasrah ia berjanji akan memberitahu semuanya tentang rahasianya pada orang tuanya dan keluarga si korban .


" Bagus , tapi apa omonganmu bisa dipercaya." Ucap anggota Galaxi yang sudah menyiksa David .


" Kalian bisa memegang omonganku." Sahut David


" Apa jaminannya."


" Apa harus ada jaminan dulu ,baru kalian bisa percaya."Tanya David heran .


" Itulah yang diperintahkan Queen kami."


David sejenak terdiam, dia berfikir apa jaminannya.Sedangkan,dia terkurung disini dan tidak berdaya bahkan dia juga harus menahan lapar dan haus , karena para anggota ini hanya memberinya makan dan minum sedikit .


Anggota itu pun menyeru dengan tawaran yang diberikan Naawa .


" Sebenarnya Queen kami sudah menyiapkan nya."


" Maksud kalian."


" Kau tidak perlu memberi jaminan seperti uang dan kekuasaan kepada Queen, Queen hanya ingin minta jaminan kesungguhan darimu dalam menyelesaikan masalah ini , dan ubahlah sifat sombongmu itu."Jelas anggota mafia itu .


David terdiam dan dia ingat perlakuannya selama ini , mungkin inilah saatnya dia berubah .


Anggota itu kembali berbicara :


" Kalau kau menyayangi orang tuamu , jadilah anak yang baik dan jangan menyakiti orang lagi . Selama kamu menjalankan misi kamu , kami tidak akan mengawasi dan kami juga tidak akan membatasi waktu , jadi waktumu sangat banyak dan bebas . Dan ingat satu hal , jika kamu mempermainkan penawaran sang Queen ....kau dan kedua orang tuamu akan menjadi target kami selanjutnya." Jelas panjang lebar anggota itu.

__ADS_1


David bergidik ngeri dengan penawaran itu , tapi dia juga berfikir ada positifnya dari penawaran mereka walaupun lebih banyak resiko yang didapatnya . Dengan hati yang tulus untuk berubah , David menyetujui kesepakatan itu dan dia juga berjanji akan melakukannya dengan cepat dan tidak akan mengecewakan .


" Baiklah aku akan menyetujui penawaran pimpinan kalian." Ucap David .


Anggota itu kemudian memberi pesan pada Naawa .


📃Dia menyetujui penawaran sang Queen , setelah ini apa yang harus kami lakukan.


Dalam mobil aku membaca pesan itu , lalu membalas .


📃Bawa dia ke ruangan istirahat, suruh dia membersihkan tubuhnya lalu suguhkan makanan enak untuknya dan jangan lupa , antarkan dia ke jalan raya tanpa dia harus tau posisi markas kita, seperti biasa yang kalian lakukan , paham .


Aku sudah tidak sabar mencari mayat Naawa yang asli .


Anggota yang membawa Awan mengganti bajunya dalam mobil dan melepas topengnya , dan mereka sampai di rumah sakit .


" Apa bapak keluarga pasien." Tanya suster .


" Bukan,saya orang yang menemukannya dijalan."


" Kalau begitu apa bapak bisa membantu untuk mengurus administrasi."


"Untuk masalah itu saya tidak mau ikut campur , saya hanya sebatas orang yang tidak mengenal pasien, saya pergi." Anggota itu pergi karena dia tidak ingin berlama-lama.


Dila sangat gelisah dirumah .


" Apa yang membuat kamu gelisah sayang." Tanya Qaza


" Perasaanku tiba-tiba ga enak , apa terjadi sesuatu." Sahut Dila


" Sudah tidak papa , itu hanya perasaan kamu saja . Ouh ya Dil , ingat ya malam ini kita ke pesta ulang tahun Sinta." Ucap Qaza yang mengingatkan Dila .


" Aku ingat mas." Sahut Dila dengan perasaan dongkol .


" Ok nanti gue dateng." Ucap Dito pada Vania dan Foni .


" Nanti kita tunggu ya Dit." Ucap Foni yang kemudian pergi .


Agie dan Dea menyusun rencana untuk melukai Qaza dan Dila , tapi mereka tidak tau bahwa anak buah mereka sudah dimasuki anggota Galaxi .


" Karena mafia Galaxi meminta bayaran yang sangat mahal , maka aku menyuruh para preman biasa untuk mencelakai mereka." Ucap Agie pada istrinya Dea .


" Terus sekarang, rencananya apa.?


Agie menjelaskan rencananya pada Dea .


" Jadi gini......."


" Wahhh itu bagus banget mas , aku yakin kali ini pasti berhasil dan kita akan menguasai perusahaan mereka." Ucap Dea sumringah .


Mereka berdua berpelukan karena senang atas rencana mereka yang mulus untuk malam ini .


Denis dan Lili pulang karena lelah dan juga tidak bisa bertemu Abila , karena dilarang oleh Taufan dan Sahara .


" Ya udah kamu hati-hati ya Den." Ucap Lili


" Iya Li " Sahut Denis


" Daaaachhhh " Ucap Lili sambil melambaikan tangannya yang putih itu .


Lili pun masuk rumah dan di hadang oleh Luna .

__ADS_1


" Yang nganterin kamu tadi siapa Li." Tanya Luna


" Temeen " Sahut Lili yang tampak tidak memperdulikan Luna .


Luna sangat kesal sampai ia membentak Lili.


" Kamu tuh kenapa sih Li , kakak tanyain baik-baik jawabnya kaya gitu " Bentak Luna


" Apaan sihh ka , udah dehh jangan bikin kepala Lili makin tambah runyam tau ga." Sahut Lili yang tidak mau kalah dari Luna .


" Kamu...kamu egois banget tau ga , selama ini kakak dah cukup bersabar menghadapi sikap kamu kayak gini sama kaka , tapi apa balasan kamu ke kakak." Emosi Luna


" Udahh deh ka ga usah merasa paling tersakiti, kita urus diri kita masing-masing aja.Kakak urus teman lelaki kakak dan aku urus urusanku sendiri, gampangkan." Ucap Lili yang merentangkan kedua tangannya saat mengatakan kata gampang .


" Kamu berubah Li , egois hanya mikirin diri sendiri ." Ucap Luna yang sudah tidak tahan dengan kelakuan adiknya sendiri.


" Kakak yang berubah , ka Luna tu ga pernah ngerti perasaan aku." Ucap Lili yang sudah emosi .


" Kamu selalu saja mau minta di mengerti sama kaka , tapi kamu sendiri egois ." Jawab Luna


" Aku egois , aku ga salah denger ka ? Bukannya selama ini kakak yang egois hah , lupa sama hari ulang tahun adeknya sendiri gitu , sampai para tamu undangan pulang kakak belum dateng , ka Luna baru dateng saat semua sudah sepi itu pun kakak datang sama teman lelaki kaka itu ." Ucap Lili dengan penuh emosi lalu pergi.


Luna hanya terdiam dengan semua yang dikeluarkan Lili .


" Maafin . Maafin kakak Li " Ucap Luna dengan derai air mata .


Abila masih terus mengigau dalam tidurnya.


" Naawa " Ucap Abila pelan namun masih didengar oleh Sahara .


" Tanteeee " Ucap Sahara yang tampak khawatir kemudian menyentuh dahi Abila.


" Ya ampun tante, badannya makin panas." Sahara kemudian mengambil pendeteksi suhu ,


" 40°c , ya allah tante."


Sahara pun memanggil papahnya .


" Papaahhhh , papaaaahhhh "


Taufan datang


" Ada apa Ra "


" Badan tante panas banget, panggil dokter pahh "


" Iyaaa "


Taufan menghubungi dokter khusus keluarga Alastar yaitu dr.Nadia .


***BERSAMBUNG


SI MAMAT NANGKEP AYAM ...


JUAL AYAM NAIK BECA...


SELAMAT MALAM...


PARA PEMBACA ...


🥰🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


jangan bom like yahh***


__ADS_2