MAFIA GIRL MISTERIUS

MAFIA GIRL MISTERIUS
Part 41


__ADS_3

Mereka pun berbalik , dan saat berbalik tiba-tiba ada yang membekap mulut Abila dan Ara .


" Aaaaaaaaaakhhhhhhh " Teriak mereka berdua .


" Suuuuuuuuuutttttt " Ucap Denis dan Lili .


" Kalian..." Ucap Ara sedikit terkejut.


" Untuk apa kalian disini ." Ucap Abila .


" Tante ...tenang dulu , mending kita sembunyi dulu baru kita selamatkan tuan Taufan " Ucap Lili menenangkan .


Karena ingin tuan Tuafan selamat , akhirnya Abila dan Ara mengikuti apa yang di suruh Lili dan Denis .


" Kita sembunyi disini dulu tante " Ucap Lili.


" Terus apa yang harus kita lakukan " Tanya Ara .


" Aku sama Denis sudah menyusun rencana" Ucap Lili .


Denis pun menjelaskan rencana mereka untuk melumpuhkan musuh "


" Tante rencananya begini ................" Selesai Denis menjelaskan .


" Baiklah boleh dicoba " Ucap Ara mengangguk .


" Ide yang bagus " Sahut Abila juga .


Mereka pun melakukan seperti yang dijelaskan Denis , anak buah preman itu ada lima .Jadi Denis dan yang lainnya sudah menyiapkan jebakan, lalu akan membuat anak buah itu berpencar.


" Heyy kalian " Ucap Ara kepada anak buah preman .


" Itu dia , cepat kejar " Ucap para preman .


Ara pun berlari sesuai rencana , ada 5 orang yang mengejar kemudian muncullah Lili di arah yang berlawanan.


" Halooooo ....kalian ngapain gak akan bisa tangkap diaaa.." Teriak Lili .


" Wahh kurang ajar , kejar dia " Ucap preman itu , dan 3 orang yang mengejar Lili .


Lili juga lari sesuai rencana , saat Lili di kejar masuklah Abila untuk mengecoh mereka dari arah yang berlawanan juga .


" Kalian ngapain hah , ga bisa nangkap kita yahh " Teriak Abila .


" Wahh song*ng dia " Tunjuk preman itu .


" Lo kejar dia biar gue yang habisin ni bocah " Kata preman itu kepada temannya .


" Baiklahh ,walaupun gue harus kejar emak-emak " Sahut temannya .


Akhirnya satu orang yang mengejar nyonya Abila .


Dari titik tertentu , Denis sudah berada di tempat jebakan untuk preman yang mengejar Ara disaat Ara sudah mulai sampai dengan gesit dia belok kiri dan saat itu juga Denis memotong tali jebakan .


" Tessssss" Denis memotong tali .


" Hufff...aaaaaaaaaakhhh " Teriak 2 preman itu di tangkap oleh jala dan di angkat ke atas .


" Hahahahaha" Ara mentertawakan kedua preman itu.


" Brengs*k kalian bocah " Teriak preman itu .


" Syukurin bang , makanya jadi krang jangan jahat " Sahut Ara .


" Woy lepasin kita gak" Ucap preman itu dengan nada yang membentak .


" Apa bang mau minta dilepasin ,gak mau ahh ntar nanti kita semua di tangkap lagi ." Ejek Ara .


" Ka Ara " Panggil Denis pelan " Ka Araaa..."


Ara pun menoleh ke arah Denis " Denis "Kata Ara .


" Sini " Kata Denis .


" Daahh bang preman wleeeeeee..." Ara sambil menjulurkan lidahnya .


" Woyy bocahhh mau kemana lo hah" Ucap mereka .

__ADS_1


" Haduhh kita di tinggal lagi bang " Ucap teman preman itu.


" Ka Ara bantu tante Abila dan aku bantu Lili" Ucap Denis .


" Beres Den " Kata Ara yang sudah siap .


Lili sudah hampir dekat ditempat jebakan" Itu dia " Ucap batin Lili , Lili pun dengan cepat mengambil jalan itu lalu lompat seperti perhitungan Denis .


" Brakkkkkk " Preman yang mengikuti Lili jatuh ke dalam lobang .


" Aakhhhhh , si*l " Ucap mereka .


" Lo berhasil Li " Puji Denis .


" Kan ini ide dari lo pasti berhasil dong " Ucap Lili sambil senyum manis bagai madu .


" Ya ampun Li senyum lo itu ...bikin gue jantungan tau gak , manis banget " Ucap batin Denis sambil menatap Lili .


Lili yang melihat Denis bengong ,entah siapa yang dilihatnya .


" Heyyy " Ucap sambil mengibaskan tangan didepan wajah Denis. " Laahh kesambet ni anak " Ucap Lili lagi namun Denis masih dalam lamunan indahnya 😂Lili pun menepuk pundak Denis " Denissss..."


" Ahh , li " Denis terkejut .


" Lo kenapa ?


" Gue "


" Iya , dari tadi gue perhatiin kesambet lo "


" Ahahhhaha apaan sih lo , kesambet ? Gak lahh iya kali kesambet " Ucap Denis .


" Ya habisnya lo bengong tadi " Kata Lili .


" Iya iya , ya udah sekarang kita bantuin tante Bila yahh" Ucap Denis mengalah .


" Ouhh iya tante Abila " Ucap Lili yang baru ingat .


Dengan cepat Denis dan Lili menutup lubang itu dengan batang kayu yang didapat dari hutan , lalu pergi untuk menemui Abila .


Sedangkan Abila juga sudah sampai di tempat tujuan , dengan cepat Abila bersembunyi dibalik pohon besar .


" Stststststs" Tiba-tiba kaki preman itu terjerat dan terangkat ke atas .


" Aaaaaaaaakhhh , apa ini aaaaaakh " Teriak preman itu .


" Yes berhasil " Ucap Abila .


" Tante " Ucap Ara .


" Ara ? Sahut Abila .


" Tante gak papa kan " Tanya Ara .


" Tante gak papa , kamu juga gimana " Tanya balik Abila .


" Aku juga gak papa tante " Sahut Ara.


" Sepertinya tante berhasil ngalahin preman itu " Ucap Denis dan Lili yang sudah berada disamping mereka .


" Ya ampun ini kan juga idenya kamu " Ucap Abila .


" Tau nih Denis , lagian karna ide lo juga kita bisa ngalahin preman itu " Kata Ara .


" Emang sih idenya dari aku , tapi tetap aja kalian juga yang menjalankannya kalau gak ada kalian aduhhh barabe nanti hi..hi..hi.." Sahut Denis .


" Udah-udah kalian jangan senang dulu , kita samperin om Taufan " Kata Lili .


" Astaga papa , ya ampun aku lupa " Ucap Ara kaget .


" Ya udah kita kesana " Sahut Abila .


" Iya tante " Ucap Lili .


" Ayo Li " Ucap Denis .


Mereka pun pergi ke tempat tuan Taufan .

__ADS_1


" heeee3hh mereka kemana sihh , makan banyak waktu buat mengurus dua perempuan itu " Batin Araf .


"Aku harus mengalahkannya dengan cepat " Batin Taufan .


" Sepertiga tidak ada pilihan lain " Ucap Araf .


" Seperti yang saya tunggu " Sahut Taufan .


Bugh...mereka saling menampar satu sama lain .


" Hiyaaaa " Araf menendang Taufan namun berhasik di tahan oleh Taufan dengan tangannya .


Dengan cepat Taufan membelokkan badannya dan berputar lalu menyerang balik Araf .


" Krakkkkkkkk" Tendangan Taufan berhasil mengenai wajah Araf .


" Aaakhhhh " Araf memegang wajahnya yang tadi di tendang Taufan .


" Si*l baru kali ini ada orang yang berhasil menyentuh wajahku selain ketua mafia Galaxi " Batin Araf .


" Saya harus berhati-hati, sepertinya dia orang yang terlatih " Batin Taufan .


Araf pun melancarkan serangannya dengan membabi buta .


" Hiyaaa , sssttatst....bugh.....krekkkk...." Serangan Araf masih bisa di tahan oleh Taufan .


" Si*l dia masih bertahan , padahal aku sudah mengeluarkan beberapa jurus " Batin Araf .


" Semua tulangku terasa nyeri dan sakit " Batin Taufan .


...****************...


Sedangkan aku dan suami istri yang aneh ini sedang berjalan untuk mencari jalan keluar , walaupun aku tahu jalan keluarnya dimana .


" Kita lewat mana yahh mas " Tanya Dila.


" Kita lewat sana aja " Sahut Qaza .


Dari tadi aku hanya diam dan membiarian tuan Qaza yang memandu jalan.


Aaarrrghhhhhh ...suara yang begitu gagah dan menakutkan .


" Suara itu apa..."


" Mas suara apa itu mas " Ucap bu Dila ketakutan.


" Itu seperti suara harimau " Ucap tuan Qaza .


" Aduhh gimana ini mas , aku takut " Kata bu Dila.


" Kita cari tempat persembunyian " Kata Tuan Qaza .


" Nak Rhumi , ayo ikut kita sembunyi " Ucap bu Dila mengajakku .


" Eeeee...tapi bu "


" Udah gak ada tapi-tapian , ayo kesini " Ucap bu Dila yang langsung menarik tanganku .


Saat bu Dila menarik tanganku , ternyata harimau itu sudah ada dibelakang kita .


" Haero , kenapa dia keluar " Batinku .


" Aaaaaaaaaa" Teriak Dila hingga membuat Haero terusik dan bergerak.


Tuan Qaza yang melihat harimau itu mau menerkam .


" Ayo lari Dila " Tarik tuan Qaza .


Dila pun lari bersama tuan Qaza , masih melihat ke arah Rhumi .


" Rhumiiii..." Teriak Dila .


" Happppp " Harimau itu langsung menuju ke arah Rhumi .


" Aaaaaaaaaa " Teriak Dila yang melihat aku diterkam harimau .


" Mas Rhumi mas " Ucap Dila ketakutan bercampur khawatir .

__ADS_1


Tuan Qaza pun berhenti lalu menoleh , menarik tangan Dila untuk bersembunyi .


BERSAMBUNG...


__ADS_2