MAFIA GIRL MISTERIUS

MAFIA GIRL MISTERIUS
Part 37


__ADS_3

Sejauh ini mereka tidak tau tentang Naawa.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tuan Qaza mulai menyadari,bahwa dirinya sangatlah bodoh selama ini.


"Apa yang aku lakukan sekarang,apa aku terima saja penawaran mereka."Batin tuan Qaza.


Setelah lama berfikir panjang,tuan Qaza memutuskan untuk bernegosiasi dengan anggota Galaxi.


"Heyyy,tolong keluarkan saya dari sini ada yang ingin saya bicarakan."Ucap tuan Qaza.


"heyy,"Panggil tuan Qaza sambil menggedor-gedor pintu.


Dor...


Dor...


Namun tidak ada sahutan dari luar,hingga membuat tuan Qaza sangat emosional.


"Saya ini bukan tawanan kalian heyy, keluarkan saya dari sini brengs*k."Teriak tuan Qaza.


Para anggota yang mendengar teriakan hanya melirik sekilas.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dari tadi ibu Dila terus menanyaiku .


" Nak Rhumi , saya mau minta tolong sama kamu,boleh ?


" Mau minta tolong perihal apa." Sahutku .


" Ini masalah suami dan juga anak saya , tolong bantu saya untuk menyelesaikan masalah suami saya dengan sahabatnya.?


Aku hanya terdiam ....


" Untuk sementara aku harus bisa menyelesaikan ini semua dengan cepat , aku tidak ingin mami menderita karena aku , urusan mayat Naawa yang asli sudah selesai , hanya masalah tuan Agie dan nyonya Dea aku harus menyelesaikannya dengan cepat ."Batinku


" Bisa bu, tapi maaf saya juga harus membagi waktu untuk pekerjaan saya."Sahutku pada bu Dila .


"Tidak papan,nak Rhumi , justru saya yang minta maaf kalau merepotkan nak Rhumi.


Aku hanya membalas dengan tersenyum sedikit.


Skip ....bertemu semua kakak angkat .


Aku memberikan peringatan pada mafia 1 dan mafia dua didunia untuk tidak ikut campur dalam masalah mafiaku .


" Aku ingin kalian menemui petinggi dua kubu mafia untuk memberi peringatan pada mereka ." Ucapku pada mereka.


" Sang Queen maaf , kenapa rencananya secepat ini ." Tanya ka Dhani .


Dhani Artaya akan memanggilku sang Queen jika ada dalam mafia .


" Ada yang tidak bisa aku tunda ." Sahutku datar ." Dan kamu Jhon tolong lindungi nyonya Abila , apapun yang terjadi sedangkan kalian yang menjaga tuan Qaza lepaskan saja biarkan dia mencari yang dia suka kalau bisa kita pertemukan mereka dihutan ,karena beberapa hari lagi ,kita akan melakukan besar-besaran dihutan ini , persiapkan mental dan fisik kalian ."Ucapku .


"Baik sang Queen ." Sahut mereka serempak lalu bubar .


Aku terus memikirkan bagaimana caranya membuat rencana untuk nanti dihutan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tuan Qaza di lepaskan ....

__ADS_1


" Kalian melepaskan saya seperti ini, sedangkan saya tidak tau arah jalan pulang." Ucap tuan Qaza.


" Dan itu bukan urusan kita ." Sahut para anggota ."


" Kaliaann." Ucap tuan Qaza menahan emosi."


" Pergilah ,sebelum pemimpin kami berubah pikiran."


Tuan Qaza memandang mereka semua satu persatu lalu pergi .


" Oke ." Tuan Qaza pun pergi .


Dalam perjalanan tuan Qaza benar-benar mengupat tanpa henti seperti orang gila .


"Mereka benar-benar kurang ajar dan biadab,sudah tahu disini hutan tempatnya binatang liar ."Upat tuan Qaza sambil berjalan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sedangkan aku mendatangi rumah untuk mengajak bu Dila mencari suaminya.


Tok...tok....tok.... ku mengetuk pintunya ...dan bu Dila pun keluar .


" Apa ibu sudah siap ."


" Iya nak Rhumi saya sudah siap."


" Ya udah ,masuk mobil sekarang."


Aku dan bu Dila pun pergi tancap gas , diperjalanan aku pura-pura bertanya pada bu Dila .


" Apa ibu ada orang yang ingin di ajak dalam pencarian suami ibu misalkan anak atau saudara ." Pintaku sengaja.


"Ouhj iya nak Rhumi ibu masih punya anak satu , ibu ingin jemput dia ." Sahut Dila yang sama sekali tidak tahu tentang Awan .


sekitar 30 menit akhirnya aku sampai juga di rumah ibu Dila.


Bu Dila sangat terkejut karena rumahnya kosong .


"Kok kosong ,ini kenapa."


" Apa ini rumah ibu Dila." Tanyaku .


" Iya ini rumah saya ,tapi kok gini Awaaan Awaaann kamu dimana." Ucap ibu Dila memanggil anaknya .


Tidak ada sahutan sama sekali , ibu Dila melihat sebuah palang yang bertuliskan


" Maaf rumah ini kami sita." Seketika lutut ibu Dila lunglai.


" Ibu kenapa." Ucapku sambil menahan tubuh ibu Dila .


" Saya harus cari Awan anak saya ." Ucap ibu Dila .


" Baik bu , tapi kemana kita cari kita kan ga tau." Sahutku .


Ibu Dila pun menangis harus kemana dia mencari,namun dia teringat tuan Agie dan nyonya Dea.


"Kita harus ke rumahnya ."


" Ke rumah siapa?


" Rumah tuan Agie dan nyonya Dila.


" Ya sudah kita kesana."

__ADS_1


Aku dan ibu Dila pun pergi ke kediaman tuan Agie dan nyonya Dea.


Selang beberapa menit ,karena memang tidak terlalu jauh.Tepat didepan pintu gerbang rumah mereka yang ada satpamnya.


Pak satpam itu mencegah ibu Dila masuk.


" Maaf bu , sekarang tuan kami tidak menerima tamu.".


" Kamu tidak tahu siapa saya hah."Ucap ibu Dila menahan emosi .


" Maaf saya hanya menjalankan perintah."


" Suruh tuan dan nyonya kalian untuk menemuiku."


" Tap...."


" Tidak ada tapi-tapian , sekarang juga." Bentak bu Dila.


" Baik bu ." Ucap pak satpam itu.


Satpam itu masuk dan menemui tuan Agie dan nyonya Dea.


" Maaf tuan nyonya , diluar ada yang ingin bertemu."


Tuan Agie yang sudah menduga pasti nyonya Dila yang ingin menemuinya.


" Ya sudah izinkan dia masuk."


" Emang siapa mas." Tanya Dea.


" Udahh kamu lihat aja nanti siapa."


Satpam itu kembali dan memberitahu pada nyonya Dila.


" Silahkan bu masuk."


Aku dan bu Dila masuk ...tanpa aba-aba ternyata bu Dila langsung menyerang tuan Agie dan nyonya Dea.


" Plak......" Satu tamparan di pipi mulus tuan Agie .


" Apa-apaan ini nyonya Dila."


" Apa-apaan anda bilang ? Heyyyy jangan sok baik anda ,orang jahat seperti anda itu kamu apakan rumah suami saya hah." Teriak ibu Dila sedangkan aku hanya menyimak untuk berjaga-jaga.


" Ouhh jadi sekarang kamu mulai mengetahui nya yahhhh,ok saya kasih tau mengenai Awan dan kecelakaan itu .........tuan Agie menghela nafas pelan ...iyahh saya yang menyebabkan kalian berdua kecelakaan dan untuk Awan saya sudah mengusirnya ." Ucap tuan Agie tenang tanpa beban .


" Heh , tega anda benar-benar tega terhadap suami saya sahabat kamu sendiri." Ucap ibu Dila.


" Hahahhahahaha...itulah cara saya untuk membalas dendam." Ucap tuan Agie .


" Kurang ajar." Lagi-lagi Dila ingin menampar namun di tepis oleh tuan Agie dengan cepat."


" Saya tidak sudi tangan kamu ini menyentuh pipi saya lagi ." Ucap tuan Agie yang mencengkram kuat tangan Dila.


" Awww , sakit anda gila tuan Agie ." Ucap Dila sambil kesakitan."


" Gila anda bilang ." Ucap tuan Agie yang menguatkan cengkramannya."


" Aawwww aduhhhh." Rintih ibu Dila.


Aku secara diam-diam dari tadi menekan tombol di jam tangan dan kemudian brakk...aku menendang tuan Agie dan menarik tangan bu Dila agar keluar secepatnya dari rumah ini .


" Aduh sttt...sialan , penjaga hajar mereka." Perintah tuan Agie.

__ADS_1


Aku dan bu Dila pun lari hingga sampai teras rumah ,namun tidak sempat mereka sudah menghadang terlebih dahulu.


__ADS_2