
Rhumi menemui preman yang disekap sama anak buahnya,tentu saja dia memakai topeng kebanggaannya.
"Mereka masih belum bangun,"Ucapku.
"Belum sang Queen,"Jawab salah satu anggota.
"Siram mereka,"Perintahku.
Byurrrrrrr.......
"Ehh apa-apaan nihh,"Ucap mereka.
"Bos kita dimana bos,?Bingung salah satu dari mereka.
"Gue juga kagak tau,?Jawab bosnya itu.
"Kalian sudah bangun,"Ucapku.
"Siapa lo hah,"Sahutnya.
"Siapa aku yahh,itu tidak penting."Kataku dengan nada datar.
Aku mengeluarkan duit satu koper.
"Wahhhhhhh...bos duitnya banyak banget bos,"Kata mereka.
"Kalian mau uang ini,"Kataku menawarkan.
"Emmmmmm..."Mereka berfikir.
"Mau tidak?"Kataku lagi mengulangi.
" Mmmmm ma-mau "
" Tapi ada syaratnya "
" Apa syaratnya "
" Mudah banget syaratnya , syaratnya ......... kalian mengertii "
" Mengerti "
" Ok ,habis ini kalian akan saya lepaskan dan ingat lakukan baik-baik "
" Pasti kami akan melakukan yang terbaik "
" Bagussss "
" Jhon "
" Iya sang Queen "
" Tutup mata mereka lalu lepaskan dipinggir jalan "
" Baik "
Qaza menggedor-gedor pintu .
" Kalian lepaskan saya hey , kalian siapa ? Berani kalian sama saya " Teriak Qaza .
" Bagaimana ini , apa yang harus kita lakukan
" Kita telpon sang Queen "
__ADS_1
📱Hallo sang Quee , tuan Qaza terus saja menggedor pintu dari tadi , apa yang harus kita lakukan .
📱Kalian tahan dia , tunggu saya datang
📱Baik...Anggota itu mematikan telpon . Katanya sang Queen mau datang kesini .
Rhumi datang ke tempat dimana Qaza dikurung .
Rhumi membuka pintu kamar Qaza , ceklekk.....Qaza langsung ingin lari saat pintu itu dibuka , namun gagal karena kakinya disandung oleh Rhumi.
" Aakhhhhhh " Teriak Qaza .
" Bawa dia kembali ke kamar " Ucapku .
" Lepaskan saya , kurang ajar kalian semua , siapa kalian sebenarnya ?
Tiba-tiba ...bugh......Rhumi memukul Qaza sampai pingsan .
Aku letakkan tuan Qaza dikursi , lalu ikat kaki dan tangannya, dan mulutnya aku tutup pakai lakban biar tidak berisik .
Aku biarkan beberapa menit untuk dia sadar kembali , aku masih memeriksa laptop disampingnya untuk memeriksa file-file yang dikirim ka Dani .
5 menit kemudian tuan Qaza sadar .
" Sudah sadar " Ucapku yang masih memeriksa laptop tanpa menoleh kepadanya .
" Emmmmmmm...emmmmmmm" Suara yang dikeluarkan tuan Qaza .
" Tenang tuan Qaza , saya tidak akan menyakiti tuan " Ucapku pelan dan datar .
Aku membuka laci dan mengambil beberapa foto dan memperlihatkannya pada tuan Qaza .
"Apa tuan mengenal laki-laki ini " Ucapku
" Apa ini tuan Zaki Ranoya " Ucapku sekali lagi .
"Mmmmmmm....hmmmmmm...." Sahut tuan Qaza yang tidak bicara .
Aku tertawa kecil " Hahahahah , tuan Qaza tenang saja ini masih permulaan coba tuan Qaza lihat siapa ini ? Aku menunjukkan fotoku yang masih kecil sekitar umur 5 tahun .
Tuan Qaza berusaha memberontak dan menggoyangkan tubuhnya tapi itu mustahil karena aku mengikatnya dengan kuat .
" Tuan Qaza jangan gelisah dulu , saya belum selesai " Ucapku .
Kemudian ku perlihatkan lagi satu foto " Kalau yang ini , apa tuan mengenalnya " Ucapku .
Aku kembali memberi kode untuknya " Seingat saya mereka ini Agie dan Dea serta anak tunggalnya Sinta " Ucapku yang menatap tuan Qaza dengan santai .
Tuan Qaza terlihat sangat marah .
" Siapa orang ini , kenapa dia tau tentang aku dan keluargaku " Batin Qaza
Aku melihat sorot mata tuan Qaza yang ingin memangsaku .
" Tuan Qaza tidak perlu menatapku seperti itu , simpan saja tatapan itu untuk mereka " Aku mengangkat foto Keluarga Agie .
" Ouhh yahh satu lagi yang harus tuan Qaza lihat "
Aku mengambil flashdisk yang ada di laci dan ku pasang di laptop, sebuah rekaman tuan Zaki Ranoya dan cucunya sendiri yaitu aku .
Direkaman itu sangat jelas terlihat tuan Zaki dan cucunya sangat senang lalu kemudian ada orang yang datang dan menusuk tuan Zaki dari belakang hingga tuan Zaki jatuh dan tewas ditempat. Cucunya yang tidak mengerti , mengambil pisau itu sedangkan orang yang menusuk tuan Zaki kabur . Tapi dikelanjutan rekaman , orang itu keluar menemui istrinya di parkiran yang sepi kemudian membuka penutup wajah dan orang itu adalah ...........tuan Agie dan Dea .
Aku mematikan kembali rekaman itu .
__ADS_1
" Bagaimana sekarang perasaan tuan Qaza , karena selama ini mengasuh anak dari pembunuh ayah tuan sendiri sekaligus sahabat tuan sendiri " Ucapku kembali menekan kata sahabat.
" Astaga , saya lupa memperlihatkan satu kejadian lagi " Ucapku lagi .
Kemudian aku mengalihkan suatu adegan dimana aku diculik oleh orang , dan yang menculik itu adalah preman sewaan Tuan Agie .
" Bagaimana sekarang tuan , apa tuan Qaza masih menginginkan kerja sama dengan tuan Agie .....ouhh saya lupa perusahaan tuan sedang jadi target tuan Agie agar bisa disatukan dengan perusahaannya . Saya penasaran , bagaimana nanti nasibnya tuan Qaza ada disini sementara di perusahaan hanya ada anak tuan yang bodoh itu , yahh hampir samalah dengan papahnya ini " Ucapku puas untuk membuat mental tuan yang bodoh ini melemah .
Tidak lama kemudian , handphoneku berbunyi tut....tut ...tut....
Aku mengangkat ...
📱Hallo ada apa ? Ouhhh begitu ya , ya sudah kamu jalankan apa yang tadi saya instruksikan Ucapku .
Aku mematikan telpon .
" Wahhh saya dapat informasi yang cukup penting untuk anda,anak buah saya yang menyamar dirumah tuan Agie memberitahu saya.Kalau tuan Agie menyewa preman bayaran,untuk menghabisi tuan muda Awan putra anda."Ucapku lagi.
Aku kemudian melepas ikatan pada tuan Qaza , tiba-tiba tuan Qaza dengan emosi .
" Saya tanya anda itu siapa ,kenapa anda tau tentang saya dan darimana anda dapat rekaman itu, cepat katakan " Teriak tuan Qaza penuh dengan emosi .
Aku hanya tersenyum miring .
" Orang cerdas seperi anda tentu tau , bagaimana saya mendapatkannya "
" Suruh anak buah anda untuk membuka pintu , saya ingin keluar dari sini " Ucap tuan Qaza
" Benarkah , hmmmmm.....bagaimana yahhh ?
Bughhhh......aku langsung menendang tuan Qaza hingga pingsan kembali .
" Anda ternyata masih belum mengerti maksud saya " Ucapku geram dan sangat geram . " Sepertinya anda hanya cocok ditempat ini " Ucapku lalu aku menyuruh anggota untuk meletakkan kembali tuan Qaza di kasur .
" Saya ingatkan , jangan sampai dia keluar " Ucapku pada anggota .
" Baik sang Queen"
Aku mendapati pesan dari anggota bahwa mami Abila masuk hutan untuk mencari anaknya .
" Mami " batinku
Aku cepat-cepat ingin menyelesaikan permasalahan yang membuatku muak .Aku harus membuat mami aman di hutan .
Saya menelpon anggota .
📱Boy , saya minta kamu arahkan nyonya Abila ke markas utara yang ada dihutan itu yahhh , dan kamu sama anak buah kamu 24 jam harus pantau nyonya dan jangan sampai lecet sedikit pun , apalagi bertemu binatang buas .
" Mami tolong mami jangan gegabah , hutan itu banyak binatang buas " Ucapku
Aku kembali ke rumah dimana nyonya Dila berada, disana aku sangat gelisah dan panik karena mami masuk hutan .
Dila melihat Rhumi datang tapi sangat gelisah memberanikan diri untuk bertanya ?
" Nak Rhumi , ada apa? Apa ada yang mengganjal dihati nak Rhumi , sampai gelisah begini "
Aku mengurut bagian jidan dan alis karena sangat pusing .
" Tidak apa-apa bu , saya hanya banyak pikiran " Ucapku
Kemudian tik ...tik ...tik ...bunyi hujan di atas genting 🤣🤣🤣🤣🤣iya harinya hujan , makanya nyanyi wkwkwkwk....
Hujan sangat lebat membuatku ketiduran di sofa .
__ADS_1
*BERSAMBUNG*