MAFIA GIRL MISTERIUS

MAFIA GIRL MISTERIUS
Part 35


__ADS_3

Lili di rumah kepleset di kamar mandi .


" Kayaknya wajah aku dah bersih , mending pakai masker ajalah dulu ." Ucap Lili


Lili memasang masker di wajahnya , tapi dia tidak hati saat mau keluar .


" Sleeeeeeppppp , Awwwwww akhhhhh...."


Luna mendengar teriakan Lili dari kamar mandi , segera mendatangi Lili.


" Lili , kamu ga papa di dalam Li ? Tanya Luna .


" Aaawwwwwww aisss sakitnya ." Ucap Lili memegang kakinya .


" LIli kamu ga papa li tok....tok...." Luna mengetuk pintu kamar mandi .


Karena tidak ada sahutan , Luna memutuskan untuk membuka pintunya dan benar saja Lili jatuh .


" Astaga Lin, kamu kenapa dek ." Tanya Luna yang memegang kaki Lili .


" Jatuhhhhh ." Ucap Lili tanpa sadar bersikap manja pada kakaknya itu .


" Ya sudah sini kaka bantu yahh , " Ucap Luna .


Luna pun memapah Lili untuk keluar dari kamar mandi .


" Iyaa , kamu tunggu sini dulu kayaknya kaki kamu keseleo , biar kaka ambil balsem dulu yahh . " Ucap Luna yang di anggukkan oleh Lili .


Luna mencari balsem.


" Mana yahh balsemnya ,perasaan ada disini ouhh ini dia ." Ucap Luna menenteng baksem itu ." Ketemu juga kamu akhirnya ." Ucap Luna lagi .


Luna memijat kaki Lili , Lili merintih sakit .


" Aaawwwww , pelan dikit napa ." Ucap Lili menahan sakit.


" Iya maaf maaf yahh , tapi kamu tahan dulu yahhhhh ." Sahut Luna .


" Ishhhhhhhh akhhhh " Rintih Lili .


Luna memandang Lilin dengan tatapan yang sulit di artikan .


" Kamu kelihatan manja dek , andai aja kita kaya dulu lagi ." Batin Luna


Lili melihat kakaknya Luna menatapnya .


" Ehemmmmm , ini ini niatnya mau nolongin apa ga sihhh." Ucap Lili ketus .


" Iya ini ditolongin , jangan galak-galak kenapa ntar cantiknya hilang ." Goda Luna .


" Apaan sichh ga jelas ." Ucap Lili padahal dia seneng banget digituin sama kakaknya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Abila pingsan ditengah hutan yang di tolong oleh anggota Galaxi .


Abila kembali sadar dan dia bingung dia dimana, dan rumah ini kecil tapi layak dipakai lalu siapa yang buat rumah ditengah hutan begini pikir Abila .


" Badanku sangat lelah , tapi aku belum menemukan Naawa." Ucap sedih Abila .

__ADS_1


Abila kemanapun selalu membawa foto Naawa , baginya Naawa adalah nyawanya


" Kamu dimana ? mami kangen sama kamu Wa....."


Hiks....hiks ...Abila menangis karena dia rindu anaknya yang hampir 15 hari menghilang .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Awan mengetahui kebusukan tuan Agie .


" Saya ingin perusahaan ini menjadi satu dengan perusahaan saya " Ucap tuan Agie kepada pengacara.


" Bisa tuan ,itu pekerjaan mudah asal tuan Agie membayar saya dengan baik." Ucap pengacara itu .


" Baiklah , tapi saya ingin real dan bersih ."


" Lalu bagaimana dengan tuan Awan ."


" Anak itu bodoh , biarkan saja biar aku yang mengurusnya "


" Baiklah , kalau begitu saya pergi "


Mereka saling berjabat tangan ,namun pembicaraan mereka didengar oleh Awan.


" Apa-apaan ini , kurang ajar tuan Agie sangat serakah ." Batin Awan rasa tidak percaya ." Tapi , ini aneh mama sama papa tidak ada apa itu ulah dia kalau sampai itu ulah dia aku tidak akan memaafkannya ." Ucap batin Awan lagi .


Awan langsung mendatangi tuan Agie .


" Maksud om apa ? Menyatukan perusahaan om sama perusahaan papa saya ."


" Udahlahh , ini kan juga bagus dua perusahaan bersatu dan menjadi sangat besar bahkan bisa mengalahkan pt.Abila ."


" Tapi om melakukan ini , tanpa persetujuan papa ."


" Maksud om apa."


" Memangnya kamu tidak merasa , orang tua kamu tidak pulang ke rumah ."


" Apa maksud om " Tanya Awan dengan lantang ."


" Awan awan kamu itu bodoh apa ga peka , mana ada orang tua kamu keluar negeri, mungkin orang tua kamu sedang berurusan dengan Izrail ."


" Jangan bilang kalau selama ini om-"


" Iya saya sudah membunuh orang tua kamu ."


" Kenapa om , bukankah om sahabat papa."


" Ya saya sahabatnya , karena saya sahabatnya maka saya ingin dia bahagia bertemu anaknya yang selama ini dia kira sudah membunuh kakeknya ."


Awan semakin terkejut dengan ucapan tuan Agie .


" Kurang ajar bugh......." Awan menampar tuan Agie hingga jatuh , Agie tidak terima dia memanggil satpam .


" Satpam , cepat kesini satpam "


" Iya tuan ada apa ?


" Usir dia, karena dia sudah tidak memiliki hak apapun lagi di perusahaan ini ."

__ADS_1


"Jaga mulut anda tuan Agie , selamanya perusahaan ini milik papa saya dan tidak akan saya biarkan jatuh ke tangan anda ."


" Hohh kamu nantangin saya anak ingusan , apa lagi yang kalian tunggu cepat seret orang ini ." Ucap Agie dengan amarah yang menggebu-gebu.


"Lepaskan saya , hey kalian berani sama saya hah , lepaskan saya sial*n woyyy lepasin saya ." Itulah teriakan Awan yang diseret dari kantor papanya sendiri .


Awan di dorong satpam hingga keluar gerbang .


" Aakhhh." Awan kesakitan di dorong satpam ." Brengs*k kalian." Ucap Awan .


Awan pun pergi dalam keadaan emosi dan kalut .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Aku membantu ibu Dila mencari suaminya tuan Qaza ,sedangkan ibu Dila dari tadi menatapku di sepanjang jalan dalam mobil.


"Anak ini mirip sekali dengan Rhumi " Batin Dila


" Anda kenapa menatap saya begitu ."Ucapku .


" Saya hanya merasa kamu mirip sekali dengan anak saya ." Sahut Dila


" Memang anak ibu kemana ? Aku berpura-pura bertanya .


" Rasanya sakit , kalau harus menceritakan tentang anak saya ."


" Maaf , saya jadi tidak enaka ."


" Ouhh tidak papa nak Rhumi , ibu hanya teringat dia saja, anak saya menghilang saat usia 5 tahun dalam kecelakaan.Saya tidak tau , tapi jenazahnya sama sekali tidak ditemukan berbagai bantuan tim sar tidak ditemukan , jadi polisi mengatakan bahwa anak saya sudah meninggal tapi saya masih berharap dia hidup ." Curhat Dila


" Ouhh pasti ini berat yahh buat seorang ibu seperti anda ."


Aku dan nyonya Dila memeriksa tempat kejadian kecelakaan.


" Seperti yang saya katakan mobilnya tidak ada , kemana ? Ucapku .


"Anehhh kok bisa yahh , kalau suami saya yang bawa ga mungkin."


" Tapi kan ini emang tidak ada ."


Tiba-tiba ada suara orang datang , aku langsung menarik tangan nyonya Dila lalu membekap mulutnya supaya tidak berteriak dan bersembunyi di belakang pohon besar .


" Tuan Agie benar-benar serakah , dia sudah menyingkirkan sahabatnya sendiri."


" Sebenarnya aku tidak ingin melakukan ini , tapi aku perlu uang."


" Iya kamu bener ."


" Ya sudah ngapain kita disini ,ayo kita telusuri hutan ini , siapa tau dia ada disini ."


Dila benar-benar shock dengan apa yang dia dengar .Aku melepaskan tanganku dari mulut bu Dila.


" Sahabat suami saya sendiri,melakukan hal keji ." Ucap Dila tak percaya.


Sebenarnya orang yang datang tadi adalah suruhan ku , karena aku ingin nyonya Dila mengetahui kebusukan sahabat suaminya sendiri .


" Bagus sepertinya rencanaku berhasil ,hanya waktu mainnya saja nanti dimulai ." Batinku


" Ibu Dila ga papa."

__ADS_1


" Saya ....saya....saya ga saya papa." Sahut nyonya Dila gugup lalu pingsan.


BERSAMBUNG


__ADS_2