MAFIA GIRL MISTERIUS

MAFIA GIRL MISTERIUS
Part 61


__ADS_3

Pagi ini aku dilarang sama Mami pergi sekolah, kata Mami aku harus benar-benar pulih.


"Jangan memaksakan diri untuk sekolah, pulihkan dulu tenaga kamu yah."Kata Mami.


"Iya Mami."Jawabku yang masih berbaring.


"Ratna, tolong kamu awasi dia yah.Apapun yang dia mau, kalau itu tidak sesuai dengan jadwal yang saya kasih sebaiknya jangan."Kata Mami yang super protektif denganku.


"Baik Nyonya, saya akan pastikan nanti."Kata Ratna.


"Mami, apaan sih."Kataku sebal.


"Ya sudah kalian pergi, dan kamu Naawa jangan bikin Mami khawatir lagi."Kata Mami.


"Iya Mami."Kataku.


"Janji dulu."Kata Mami lagi memastikan.


"Iya Mami, Naawa janji gak bakalan macam-macam."Kataku.


"Kalau ingat."Gumamku.


"Apa tadi."Kata Mami yang mendengar gumamanku.


"Gak ada kok Mam."Kataku lagi.


"Awas yah, kalau ngelanggar Mami pites telinga kamu."Ancam Mami.


"Sadis banget."Jawabku.


"Biarin, biar kamu jera."Kata Mami.


"Iya, iya."Kataku singkat.


"Ya sudah, Mami berangkat kerja dulu kamu jangan nakal-nakal dirumah."Kata Mami sambil menciumku.


"Mmuuuachh, Mami pergi dulu daachhh."Kata Mami lagi.


"Daachhhh."Sahutku.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi ini Sinta menyiapkan sarapan pagi, sederhana tapi enak.


"Kamu sudah berterimakasih belum, sama teman kamu yang belikan semua bahan dapur."Kata Mama Dea.


"Sudah kok Ma."Jawab Sinta yang mengambilkan nasi untuk Mamanya.


"Teman kamu itu siapa?Kenapa dia bisa baik banget sama kita."Tanya Mama Dea lagi.


"Dia teman sekolah Sinta Ma, dia anak krang kaya tapi dia gak sombong."Jelas Sinta.


"Ouhhh, Sinta kamu harus jadi anak yang baik yahh jangan ikuti jejak Papa sama Mama yang dulu.Itu gak baik, kamu harus jadi pribadi yang positif."Nasehat Mama Dea begitu menyentuh hati Sinta.


"Iya Ma, Sinta juga berusaha jadi pribadi yang baik.Tapi juga butuh proses, masih banyak orang yang gak terima dengan perubahan kita Ma."Kata Sinta.


"Iya sayang, yang penting niat kita ingin jadi orang baik."Kata Mama Dea sambil tersenyum.


"Ya sudah Ma, ayo makan nanti dingin lho."Kata Sinta.

__ADS_1


"Ini kamu yang masak Sin."Tanya Mama Dea.


"Kenapa Ma, gak enak yah."Kata Sinta.


"Hehe, enak kok."Kata Mama Dea yang sebenarnya menahan rasa asin pada telur yang di dadar oleh Sinta.


Sinta pun mencoba makanan yang dia masak sendiri, untuk pertama kalinya.


"Ihhh asin, kok Mama bilang enak.Mama mah bohong, sama Sinta."Kata Sinta yang wajahnya keasinan.


Dea hanya tersenyum, melihat kedewasaan anaknya sekarang.


"Ya gak papa, anggap aja ini apresiasi Mama sama kamu, karena kamu sudah berusaha masak hari ini."Kata Dea yang mengacungkan kedua jempolnya.


"Tapi kan ini asin Ma, gak enak dong jadinya makanan yang Sinta masak."Kata Sinta yang wajahnya terlihat kecewa.


"Ehh anak Mama, gak boleh cemberut gitu wajahnya ntar hilang cantiknya."Kata Dea menggoda anaknya.


"Ihh Mama mah, suka gitu."Kata Sinta yang menyudahi makannya.


"Sudah sayang makannya, mau nambah lagi."Kata Dea yang juga jail sama anaknya.


"Aishhh Mama ini, sudah tahu asin masakan Sinta, malah disuruh nambah."Kata Sinta kesal.


"Hehehe maaf, soalnya Mama gemes sama kamu.Ya udah ini uang jajan untuk kamu nanti beli makanan, supaya ada isinya perut kamu."Kata Mama Dea memberikan uang jajan RP.30.000.


"Eh Mama gak usah, Sinta masih ada uang jajannya kok."Kata Sinta.


"Gak papa sayang, simpan aja uang jajan kamu buat nanti."Kata Mama Dea.


"Tapi Ma."Kata Sinta terpotong.


"Udah, ayo cepat berangkat nanti kamu telat lho."Kata Mama Dea.


Iya Sinta memang belum bekerja, tapi dia punya uang jajan hasil dia menjual semua barang mewahnya dulu.Makanya dia bisa beli rumah sederhana itu, Sinta ingin memulai hidupnya dari awal.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Chloe pergi sekolah naik mobil kesayangannya, dia paling tidak suka melihat mobil kesayangannya kotor.Chloe akan memarahi para pelayannya, karena telah lalai dalam mengoreksi barang-barangnya.


Akan tetapi, pagi ini mobil Chloe masih kotor.Pelayan mereka lupa cek mobil Nona mereka, Chloe yang melihat mobilnya kotor langsung marah.


"Ini apa-apaan sih, aku tuh mau berangkat sekolah tau gak.Mobil masih kotor, udah tau aku berangkatnya pakai mobil."Bentak Chloe pada asistennya.


"Maaf Nona Besar."Kata Asistennya.


"Kamu itu bisanya cuma minta maaf tau gak, kerja gak becus gajih mahal gak sesuai yang ada rugi."Kata Chloe yang menghentakkan kakinya ke lantai lalu masuk lagi ke rumah.


Asisten dan para pelayan hanya tertunduk, karena mereka sudah hafal bagaiman Nona Besar marah.


"Loh kok anak Papi, gak berangkat sekolah."Kata Yato yang melihat Chloe masih di rumah.


"Chloe kesal Pi."Kata Chloe.


"Emang kesal kenapa kamu."Tanya Yato heran.


"Mobil kesayangan Chloe masih kotor, udah tau Chloe gak suka kotor."Kata Chloe.


"Ouhh gitu, ya sudah kamu biar Papi yang ngantar."Kata Yato.

__ADS_1


"Kalau Papi yang ngantar, terus Chloe nanti pulang bagaimana."Kata Chloe.


"Nanti dijemput, pagi ini biar mobil kamu dicuci dulu."Kata Yato.


"Ouh gitu, ya udah deh Chloe ikut Papi."Kata Chloe.


"Ya sudah ayo, nanti telat."Kata Yato.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lili dapat kabar bahwa Naawa hari ini tidak masuk sekolah.


"Yahh Naawa gak masuk sekolah, tuh anak hobi banget sakit."Kata Lili menggerutu.


"Lili hari ini kamu Papa yang mengantar."Kata Ranu.


"Tumben Pa, gak biasanya."Kata Lili terkejut.


"Sudah kamu tidak usah banyak tanya, ayo cepat masuk."Kata Ranu yang kemudian berlalu.


"Gak biasanya, Papa mau nganterin aku."Batin Lili yang masih loading.


"Li, kamu kok bengong sayang itu sudah ditungguin sama Papa lho."Kata Qila menegur anaknya itu.


"Ahh iya Ma, iya."Kata Lili.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sekolah Denis tidak mau lagi bertemu David, dia sangat membenci David.Sedangkan David berusaha memperbaiki hubungannya dengan Denis, walaupun sering ditolak.


"Denis."Panggil David dari jauh.


Tapi Denis malah menjauh, dia sudah tidak ingin mengenal David lagi.


"Denis tunggu, Denis."Kata David memanggil Denis berteriak.


Dito yang melihat David mengejar Denis merasa bingung.


"Kenapa sama mereka berdua."Kata David yang lagi berbicara sendiri.


"Denis."Panggil David.


Merasa Denis pergi makin jauh, David menghentikan langkahnya.


"Denis, lo menjauh dari gue apa lo sengaja.Gue tau gue salah, tapi please dengerin gue dulu."Batin David.


Dito yang penasaran dengan aksi kejar-kejaran, antara Denis dan David langsung menghampiri David.


Dito menepuk pundak David.


"Ahh, Dito lo yah bikin gue jantungan aja."Kata David.


"Ehh sorry gue gak sengaja bikin lo kaget."Kata Dito minta maaf.


"Lagian lo ngapain sih main geplak-geplak pundak orang aja."Kata David.


"Iya, gue mau nanya sama lo nih.Tadi gue lihat lo kejar-kejaran sama Denis, ada masalah apa lo sama Denis.Gue gak pernah lho, lihat Denis mukanya seram gitu."Tanya Dito.


Deggg...jantung David berdetak kencang tidak beraturan.

__ADS_1


***BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN YAHH,INI SUDAH MALAM AUTHOR MAU BOBO JUGA.BESOK HARUS MASAK, PAGI-PAGI HEHEH***....


__ADS_2