MAFIA GIRL MISTERIUS

MAFIA GIRL MISTERIUS
Part 48


__ADS_3

"Boleh saya pergi tuan."Kata Naawa.


"Silahkan."Jawab pria bertopeng itu.


Saat Naawa berbalik tiba-tiba dia jatuh pingsan.


"Bugh ..."Naawa jatuh pingsan.


"Apa yang terjadi."Kata pria bertopeng itu,dua anggota lainnya pun datang.


"Kenapa dengan dia tuan."Tanya anggota.


"Saya tidak tahu,dia tiba-tiba pingsan."Kata pria bertopeng itu.


"Lalu apa yang harus kita lakukan."Tanya anggota.


"Bawa dia."Kata pria bertopeng itu.


"Jadi Naawa ada disini."Kata Abila.


"Naawa."Kata Lili.


"Kita harus disekitar ruangan ini."Kata Denis.


"Ya udah kita cari."Kata tuan Taufan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dimarkas yang satunya,Dea di siksa oleh anggota.


"Ampunn Awww,sakit ampun."Teriak Dea.


"Sakit."Kata anggota.


"Pake nanyak lagi,ya jelaslah sakit emang kalian pikir saya ini robot tidak bisa merasakan apa-apa."Jawab Dea kesal.


"Saya pikir kau tidak bisa merasakan apa-apa."Jawab anggota.


"Berani yahh kalian,tunggu suami saya yah.Saya yakin,suami saya akan menghajar kalian habis-habisan."Ancam Dea.


"Aaaa saya takut."Kata anggota yang berlagak takut mendengar ancaman Dea.


Anggota pun tertawa.


"Anda pikir kami takut dengan ancaman itu nyonya."Kata mereka.


"Sialan kalian,lepasin saya gak."Teriak Dea.


Mereka tidak memperdulikan teriakan Dea,justru mereka balik mengancam.


"Teriak atau mati."Kata salah satu anggota.


Langsung saja Dea terdiam mendengar ancaman itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sinta juga melihat rekaman Awan dihajar oleh anak buah papinya.


"Kak Awan,ya ampun."Lihat Sinta yang panik melihat kakaknya di hajar.


"Papi bener-bener jahat,keterlaluan."Batin Sinta.


Sinta mencari sesuatu yang bisa jadi petunjuk,untuk mengetahui keberadaan Awan.Sinta melihat ada laci dibawah meja,lalu membukanya.

__ADS_1


"Ini dia semua daftra fasilitas papi."Kata Sinta.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tuan Qaza dan yang lainnya menelusuri bangunan itu.


"Astaga amis sekali bangunan ini."Kata Ara.


"Tentu saja amis,karena disini kemungkinan tempat mereka menyiksa tawanan mereka."Sahut tuan Taufan.


Braaakkkkk...sebuah peti jatuh dan terdengar suara rintihan orang didalam leti itu.


"Tolong,tolong saya."


"Pa,suara itu berasal dari peti ini."Kata Ara.


"Ayo kita buka,siapa tau ada petunjuk."Usul Lili.


"Tapi harus tetap hati-hati."Kata tuan Qaza.


Saat mereka membuka peti itu,ternyata ada sosok laki-laki menyedihkan yang sedang terikat.


"Aaaa..."Teriak mereka bersamaan.


"Apa ini."Kata tuan Taufan.


"Tolong saya,saya mohon."Katanya dengan pilu.


Karena kasihan dan rasa kemanusiaan, akhirnya mereka membantu laki-laki itu.Laki-laki itu akhirnya bebas dan duduk sedikit relex,lalu mengatur nafas secara beraturan.


"Kenapa anda bisa ada dalam peti ini."Tanya tuan Taufan.


"Saya adalah korban pertarungan antar mafia."Ucapnya.


"Coba ceritakan kepada kami,apa yang sebenarnya terjadi?Dan ini tempat apa?Dan siapa pemiliknya?Tanya tuan Taufan.


Orang itu menghela nafas pelan karena sakit.


"Memang kalian sedang apa disini."Tanyanya kembali.


"Kamu malah nanyak balik ke saya."Kata tuan Taufan.


"Niat gak kasih tau."Kata tuan Qaza.


"Iya maaf, sebenarnya ini milik mafia Galaxi.Dan tempat ini khusus untuk menyiksa musuh mereka, kebetulan beberapa bulan yang lalu ada penyusup yang masuk ke mafia Galaxi.Tapi dengan cepat diketahui oleh mereka,sampai pada akhirnya saya yang ada ditengah jalan yang sepi bertemu begal.Semua yang saya punya di ambil sama begal,saya lari karena kalah jumlah.Saya masuk hutan,tapi saya tersesat.Saya takut hingga pada akhirnya saya temukan tempat ini,tempat ini memang sudah tua.Saya kira tempat ini kosong,makanya saya tinggal disini untuk sementara.Tapi ada hal yang tidak terduga,musuh dari mafia Galaxi menyerang markas ini dan mengira bahwa saya adalah bagian mereka.Saya dihajar dan disiksa habis-habisan,saya sudah mengatakan kalau saya bukan bagian dari Galaxi.Tapi mereka tidak percaya,pada akhirnya kemarin mereka mengurung saya dalam peti ini."Kata orang itu menjelaskan panjang lebar.


"Ya ampun,malang sekali nasib kamu nama kamu siapa."Tanya Dila.


"Terimakasih tante,nama saya Morvel."Kata Morvel.


"Morvel yahh, berapa usia kamu."Tanya Denis.


"20 th."Jawab Morvel.


"Berarti kau sudah kuliah dong."Kata Lili.


"Iya."Kata Morvel.


"Morvel,sepertinya nama kamu tidak asing ditelinga saya."Kata tuan Qaza,"Siapa nama lengkap kamu."Tanya tuan Qaza lagi.


"Morvel Satria om."Jawab Morvel.


"Benarkah,apa nama ayah kamu Marvin Satria."Kata tuan Qaza lagi.

__ADS_1


"Iya om,nama ayah saya Marvin Satria."Kata Morvel


"Ahhh,dunia ini benar-benar sempit."Kata tuan Qaza sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Apa kamu mengenalnya tuan Qaza."Kata tuan Taufan.


"Iya saya mengenal ayahnya."Sahut tuan Qaza.


"Om mengenal ayah saya."Tanya Morvel.


"Iya Morvel,saya mengenal ayah kamu.Dia sahabat saya,tapi karena insiden kecelakaan yang menimpa Marvin 8 th yang lalu membuatnya meninggal.Tapi saya lihat kecelakaan sahabat saya itu tidak wajar,seperti direncanakan."Kata tuan Qaza.


"Jadi om juga menyadari kecelakaan ayah saya,sesuatu hal yang direncanakan."Kata Morvel yang antusias.


"Iya,apa ayah kamu tidak pernah menceritakan tentang keluarganya."Tanya tuan Qaza.


"Tidak pernah om,ayah saya sedikit pun tidak pernah bercerita tentangkeluarganya.Ayah saya sangat tertutup,tentang keluarganya."Terus terang Morvel.


Semuanya terlihat antusias mendengar percakapan tuan Qaza dan Morvel.


"Ini kapan sih berhentinya,saya kan kesini mencari anak saya Naawa.Bukan masalah mereka,aishhh menyebalkan sekali."Batin Abila.


"Kenapa malah mengenang masa lalu."Batin tuan Taufan.


"Aduhhh bakalan panjang nihh ceritanya."Batin Ara.


"Kalau ada kasur disini,sumpah pengen bobo gue."Batin Lili menggerutu.


"Cerita apa lagi ini."Batin Denis bingung.


"Ayah kamu memang tertutup."Kata tuan Qaza.


"Om,apa yang om ketahui tentang keluarga ayah saya."Tanya Morvel.


Tuan Qaza hanya diam.


"Om tolong kasih tau saya."Desak Morvel.


"Baiklah,ayah kamu itu adalah...sepupu om."Kata tuan Qaza.


"Hahhh."Kata mereka disitu bersamaan.


"Kenapa kalian semua."Tanya tuan Qaza heran.


"Kok bisa mas."Tanya nyonya Dila.


"Iya bisalah,kan kakeknya Morvel saudara kandung ayah Zaki."Kata tuan Qaza.


"Ini hal yang mengejutkan,maksud om tadi apa dengan sahabat."Tanya Morvel yang serius.


"Morvel,ayah kamu Marvin itu sangat tertutup dan pendiam itu dikarenakan orang tuanya yang bermasalah.Marvin tidak dipedulikan oleh orang tuanya,sampai-sampai kebutuhan Marvin mereka tidak memberikannya.Untung saja saya dan juga orang tua saya,menyuruh Marvin untuk tinggal di apartemen milik keluarga.Disitulah kehidupan Marvin mulai berubah,dia lebih rajin belajar aku juga sering belajar dari ayah kamu karena dia cerdas.Saat ayah kamu sukses,orang tuanya malah menuntutnya.Karena mereka bilang, Marvin adalah anak durhaka yang tidak perduli terhadap orangtuanya.Sejak itu,aku sudah sangat jarang karena dia pindah bersama keluarga kecilnya.Tapi sekitar 4 th kemudian,dia mengabari bahwa dia punya anak yang bernama Morvel Satria.Setelah itu los kontak,dan dapat kabar malah dia kecelakaan."Kata tuan Qaza.


Morvel hanya bisa diam.


"Aku tau siapa yang menyebabkan ayah kecelakaan om."Kata Morvel penuh penekanan.


"Kamu yang sabar yahh."Kata tuan Qaza menguatkan Morvel.


Saat semuanya hening tanpa suara,tiba-tiba terdengar suara duar...duar ...duar ...suara tembakan tiga kali.Mereka semua terkejut.


"Suara apa itu mas."Teriak Dila.


Mereka semua panik.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2