MAFIA GIRL MISTERIUS

MAFIA GIRL MISTERIUS
Part 94


__ADS_3

~SELAMAT SIANG ORANG CANTIK~


💓💓💓


**


" Kalian siapa?" Tanya Awan dengan lirih.


" Sebaiknya jangan macam-macam, apalagi menyuruh anak buahmu untuk mengikuti Rhumi. Jika itu terjadi, jangan harap bisa melihat matahari lagi." Ucap anggota.


Degg..


" Siapa mereka? Apa mereka ini suruhan Rhumi, kalau memang benar aku tidak akan membiarkan Rhumi melakukan seenaknya." Batin Awan.


" Dia pasti memikirkan untuk bisa kabur, hmm.. tidak semudah itu." Batin anggota.


**


Dila ke kantor Qaza, dia menanyakan semua laporan keuangan dan mengubah nama perusahaan menjadi PT.Azaro Central Group.


" Mulai sekarang, saya Dila Azaro akan memimpin perusahaan ini karena memang perusahaan ini milih Ayah saya Difan Azaro. Tidak ada hak atau kewajiban, Tuan Qaza untuk memprotes semua yang saya lakukan. Bahkan perusahaan masih atas nama saya, Dila Azaro. Saya juga mengeluarkan anak sulung saya, yaitu Awan. Saya tidak ingin ada kecurangan apa-apa lagi diperusahaan ini, sudah cukup saya dibohongi selama menjadi Ibu rumah tangga." Ucap Dila didepam semua karyawan.


Sedangkan Rhumi nantinya bila bertemu Mama Dila, dia memilih akting untuk memberi pelajaran ke Awan.


" Kamu cari masalah Awan, kamu bukan Kakakku." Ucap Rhumi.


Rhumi kembali ke rumah Mami Abila, saat ini dia ingin istirahat sebentar.


**


Abila mendapatkan kabar dari anak buah yang sudah dia bayar untuk mencari tahu tentang Naawa di sekolah, ternyata benar apa yang ditakutkan Abila selama ini.


" Jadi selama ini, Naawa disekolahnya di bully dan salah satu yang membully Naawa adalah David tapi kan dia sudah mati. Hmm.. sekolah itu harus jadi milikku, apapun caranya pantas saja waktu itu Naawa memintaku untuk membeli sekolahnya." Batin Abila.


" Sofia." Panggil Abila.


" Iya Bu, ada apa?"


" Tolong kamu adakan undangan metting kepada PT.Dirga Sejahtera."


" Baik Bu."


" Sebaiknya aku telpon Naawa, karena malam ini aku harus berangkat Ke Australia." Gumam Abila.


Tut tut tut..


" Halo Mami, ada apa?"


" Sayang.. gimana keadaan kamu nak."


" Baik kok Mami, memang ada apa."


" Malam ini Mami mau pergi Ke Australia, ada masalah perusahaan anak cabang disana gak papa kan kamu Mami tinggal sebentar."


" Gak papa kok Mi, Naawa baik-baik aja disini lagian ada Mika juga kok."


" Ya sudah, kalau gitu kamu dirumah jangan nakal-nakal yah."


" Iya.. etss tunggu dulu Mi."


" Kenapa lagi."


" Hehe.. uang jajan buat Naawa mana?"

__ADS_1


" Ya ampun.. Mami kira apaan, taunya uang jajan. Masalah uang jajan aja kamu ini ingat, sudah-sudah nanti Mami transfer yahh."


" Siap Mi."


" Ya sudah, yang rajin belajarnya yahh ingat.. jangan jajan sembarangan."


" Iya Mami see you." Sahut Rhumi.


Tut tut tut..


Abila dan Rhumi sudah mematikan ponsel telponnya.


" Sekarang aku leluasa untuk keluar, karena Mami pergi ke luar negeri." Batin Rhumi.


**


Qaza makin di hajar di ruangan itu, dia makim gila karena tidak bisa keluar.


" Heyy keluarkan saya dari sini brengsek, cepat keluarkan saya dari sini." Teriak Qaza.


" Kalau kau ingin keluar tandatangan surat cerai itu, kalau tidak kau akan selamanya disini."


" Kurang ajar kalian, dasar tidak punya hati."


" Heyy.. jangan mengolokku dengan mengatakan aku tidak punya hati, kita ini sama jadi tidak perlu saling mengolok."


" B*jing*n..... dasar tidak berg*na, bedeb*h m*ti kalian semua." Ucap Qaza sumpah serapah yang tak terhitung.


" Ishh.. benar-benar ketahuan sekarang belangnya." Ucap Sima.


" Iya menjijikkan sekali." Sahut Zora.


**


" Rhumi, anak itu tenaganya kuat sekali." Ucap Awan sambil menahan sakit ditubuhnya.


" Apa yang dikatakan Rhumi benar, aku anak bodoh kasian Mama dia pasti sangat menderita." Ucap Awan menyesali perbuatannya.


" Ma.. maafin Awan Ma, maafin Awan." Lirih Awan.


**


Chloe kembali diserang oleh anggota, kini serangannya makin berbahaya.


" Mau apa kalian." Ucap Chloe ketakutan dalam kamarnya, karena ada orang asing yang memakai topeng.


" Mau kami cuma satu, berhentilah jadi orang jahat."


" Gue bukan orang jahat, jangan sembarangan kalian." Sahut Chloe dengan berteriak.


" Ho.. tidak mau mengaku juga rupanya, benar-benar bodoh." Ucap anggota.


" Jangan salahkan kami, membantu Izrail melakukan pekerjaannya." Ucap anggota lagi.


" Maksud kalian apa, jangan macam-macam yahh bakalan teriak tolong.. tolong Chloe Pa tolong." Teriak Chloe meminta tolong.


" Dasar gadis bodoh."


Brakk..


Anggota itu menendang Chloe sampai tersungkur dan pingsan, kali ini ucapannya benar-benar melakukannya.


" Heyy bangun, dasar ulat bulu." Anggota itu langsung pergi karena Chloe sama sekali tidak bangun.

__ADS_1


**


Denis tidak tahu lagi harus bagaimana, berbagai upaya dia mencari keberadaan Lily bahkan rela tidak masuk sekolah selama tiga hari.


" Li, kamu dimana sihh." Gumam Denis dalam kesendiriannya.


Denis membuka ponselnya dan melihat foto dalam galeri, dia membuka satu-persatu tentang Lili.


" Kamu cantik Li, aku yang bodoh karena sudah menyakiti kamu." Ucap Denis.


Denis mengingat kembali kenangannya bersama Lili, apalagi saat mereka berada dihutan.


**


Keadaan Qila makin parah, bahkan Luna setiap hari harus memberikan suplemen makanan ke dalam infus.


" Ma, Mama cepat sembuh yahh." Ucap Luna sedih.


Kemudian Luna memandang foto Papanya, dia tahu Papa sekarang tidak ada dirumah dia sedang mencari Lili diluar sana.


" Pa, hati-hati semoga pencarian Papa membuahkan hasil." Batin Luna.


" Dek.. kamu dimana? Tolong, jangan buat Mama sakit lagi tolong pulang kita semua menunggu kamu disini." Batin Luna lagi.


**


Sahara tahu jika pernikahan Awan dan perempuan itu gagal karena Awan memutuskan secara sepihak.


" Ternyata sifat egoisnya masih berlaku sampai sekarang, Awan.. Awan gila kamu kasian perempuan itu pasti dia sangat terpukul. Besok aku harus menemuinya, dan mengatakan sesuatu yang membuat dia tidak akan lagi menangisi Awan." Ucap Sahara.


**


Hari sudah malam, Dila baru saja pulang dari kantor. Kini hatinya mulai tenang, karena perusahaan sudah dia pegang kembali.


" Hmm.. untungnya perusahaan itu masih atas namaku, pantas saja dia tidak mau meninggalkan aku." Gumam Dila.


" Oiya, Rhumi sudah pulang atau belum yahh." Ucap Dila.


**


Rhumi memanggil Mika, dia malam ini mau tidur jadi tolong jangan ganggu dirinya.


" Kak Mika.." Panggil Rhumi.


" Iya Nona Muda ada apa?"


" Aku mau tidur, jangan ganggu yahh."


" Ouhh pasti Non, silahkan kalau Non mau tidur."


" Iya."


Rhumi mengunci pintunya, dia ingin bersiap pergi ke rumah Mama Dila. Rhumi pergi ke rumah Mama Dila menggunakan jalan rahasia yang baru kemaren dibuat, saat pergi ke bawah kasurnya dan membuka kunci untuk pergi.


Saat di dalam bawah tanah, tiba-tiba ada cahaya putih muncul. Rhumi begitu terkejut karena sosok putih itu, adalah...?


" Kau..?"


" Bertemu kembali, Rhumi." Ucapnya.


~SELAMAT MEMBACA~


🌹BERSAMBUNG🌹

__ADS_1


__ADS_2