MAFIA GIRL MISTERIUS

MAFIA GIRL MISTERIUS
Part 27


__ADS_3

Dokter Nadia memeriksa Abila .


" Bagaimana keadaan adik saya dok." Tanya Taufan .


" Nyonya Abila hanya kelelahan dan sepertinya banyak pikiran." Jelas dokter Nadia .


"Ouhh yaa tuan , kalau bisa nyonya jangan terlalu banyak pikiran dulu." Tambah dokter Nadia lagi .


" Iya dok , terimakasih." Ucap Taufan .


David dibawa anggota ke ruangan yang baik .


" Ini , sebaiknya kau mandi dan itu ada makanan besok akan ku antar kau keluar dari sini." Kata anggota itu , David hanya mengangguk.


" Terimakasih "Sahut David .


Anggota itu pergi dan David bersiap untuk mandi .


" Sebaiknya gue mandi dulu." Ucap David dengan monolognya .


Malam ini acara ulang tahun Sinta . Para tamu undangan pun berdatangan termasuk Qaza dan Dila , tapi mereka tidak tau jika Awan di rumah sakit .


" Terima kasih tuan Qaza dan nyonya Dila sudi datang ke acara ulang tahun anak kami Sinta." Sapa Dea .


Dila hanya tersenyum tipis .


" Iya sama-sama bu Dea , kami juga senang."


" Ouhh ya tuan Qaza , ngomong-ngomong tuan muda Awan kemana yahh." Tanya Agie .


" Ouhh Awan dia lagi dikantor kayaknya , soalnya tadi sore dia bilang ada meeting tapi nanti kalau dia ada waktu dia pasti dateng kesini." Jawab Qaza .


" Ouhh iya." Sahut Agie .


Foni dan Vania datang .


" Hay Sin ." Sapa Foni dan Vania .


" Ehh kalian berdua , akhirnya dateng juga." Ucap Sinta .


" Iya dong kita dateng." Ucap Foni .


" Masa kita ga dateng ke acara lo , temen sendiri ." Celoteh Vania


Sinta hanya tersenyum .


" yang lain mana ."


" Mungkin masih di jalan ."


Dito , Denis , dan Lili juga datang .


" Nahh itu dia ." Tunjuk Foni ke arah Dito

__ADS_1


" Tapi kok Dito sama si Denis dan anak cupu itu ." Ucap Vania


" Iya lo bener Van ." Sahut Foni


Sinta merasa David belum datang .


" Apa David masih belum ketemu yahh." Batin Sinta .


Foni dan Vania mendekati Dito, Denis , dan Lili .


" Kok lo aja tu anak cupu ." Tanya Foni


" Iya kali gue pergi ke acara ini sendiri."


" Maksud gue kan lo bisa ajak Denis aja." Ucap Foni


Lili yang mendengar pun merasa malu . Dan itu di ketahui oleh Denis hanya dengan melihat tingkah Lili , lalu dengan bangganya Denis mengatakan ...


" Ya kali gue pergi sama Dito berduaan gitu di mobil layaknya sepasang kekasih." Ucap Denis


" Whaattt ." Ucap Vania dan Foni tersentak kaget dengan ucapan Denis


Lili yang mendengar ucapan Denis tersipu malu sesekali dia menunduk .Dito menoleh ke arah Denis .


" Lo ga salah ngomong kan ." Ucap Dito


" Ga , gue ga salah ngomong ." Sahut Denis


" Sejak kapan mereka berdua dekat yahh." Batin Dito


Acara ulang tahun Sinta pun dimulai dengan meriah . Bahkan mereka memanggil artis untuk menyanyi dan dance yang disukai anak muda , dansa topeng dan yang lainnya .


Sampai dimana mereka nyanyi


" Happy birthday to you ...."


" Happy birthday to you...."


" Happy birthday Sinta ....." Ucap mereka dengan meriah


" Ayo potong kuenya " Teriak salah satu teman Sinta .


Sinta memotong kuenya dan ia membagi kuenya itu pada Qaza , Dila , Agie , dan Dea .


" Selamat ulang tahun sayang " Ucap Agie dan Dea sambil mencium Sinta


" Makasih papi mami " Sahut Sinta


Kemudian giliran Qaza dan Dila


" Selamat ulang tahun ya Sinta , tetap jadi anak baik yahh " Ucap Qaza lalj mencium dahi Sinta .


Sedangkan Dila dia sedikit enggan tapi dia tetap mengucapkan

__ADS_1


" Selamat ya Sinta , moga jadi anak yang baik yahh untuk selamanya " Ucap Dila menekan kata Selamanya


Mendengar itu Dea tidak suka


" Apa-apaan sih Dila , apa dia menyindir kami." Batin Dea


" Iya ma , makasih ya doanya " Ucap Sinta


" Huuuuuuaaaaaa , enak banget jadi Sinta disayang sama para orang tua yang tanir melintir . " Ucap Vania yang dibarengi Foni mereka sambil pelukan dan akhirnya mereka semua tertawa lepas


Sedangkan Abila terus mengigau memanggil nama Naawa


" Naawa kamu dimana "


" Tanteeee , cepat sembuh yahh " Ucap Sahara yang menjaga


Ditempat Naawa...


Aku menerobos sebuah ruangan dan menghajar satu persatu orang yang berjaga di ruangan itu , lalu ku suruh anggota untuk menghajar yang ada di luar .


" Katakan padaku , dimana kalian menyembunyikan ? Ucapku


" Kami tidak akan memberitahu "


" Kurang ajarrr " Ucapku lalu menghajar mereka sampai mati .


Bughh....Prakkkkkk....takkkkk....drssssass....krakkkkk bunyi suara tulang patah .


Tiba-tiba Naawa yang asli muncul seperti memberi isyarat padaku .


" Jadi disitu , hmmm baiklah ." Aku akan menyuruh anggota untuk mengalahkan semua orang yang berjaga disini kalau perlu bunuh .


" Dengarkan , cari mereka semua dan jangan biarkan satu pun lolos dari mereka ." Ucapku


Mereka pun berpencar layaknya seorang ninja handal di anime Naruto , dengan senjata yang mereka miliki aku yakin mereka skan menang dan aku masuk ke ruangan dimana mayat Naawa disembunyikan .


Aku masuk tapi aku harus waspada , siapa tau mereka membuat jebakan atau ranjau . Aku melihat sebuah ruangan kosong yang tidak ada satu pun benda , aku bingung dimana? Dimana mereka menyembunyikan , aku sangat yakin Naawa ada disini , aku terus mencari saat aku mulai menyerah aku tidak sengaja bersandar pada dinding daaannn ...brukkkkkk aku terjungkal ke belakang .


" Apaaa ini , ruangan rahasiakahh " Gumamku


Tapi aku merasakan hawa yang sangat dingin , saat aku berbalik ternyata ?


" Apaaaaaaa iniii !


Aku melihat banyak tulang belulang manusia serta potongan besi yang enatah apa itu aku tidak tau , dibalik ruangan yang kosong ini . Aku terus memeriksa ke segala sudut dan aku terpana dengan pintu kecil yang ada di dinding ruangan ini , aku ingin membuka pintu itu tapi tidak bisa , bagaimana caranya membuka? Aku mencari alat untuk bisa membuka pintu ini , aku menemukan linggis dan dan membuka pintu itu tapi tetap saja tidak terbuka , bahkan tubuhku sudah kedinginan tapi aku tidak ingin menyerah , di balik putus asa pada malam ini aku memandang pintu kecil itu lagi , aku raba pintu itu sejenak aku berfikir ini bukan pintu yang dibuka dengan anak kunci , ku lihat ada seperti cetakan kecil yang berbentuk serigala kemudian aku kembali menatap ke arah tulang belulang ya , lebih tepatnya potongan besi kecil itu . Apakah itu kuncinya , dengan tenaga yang tersisa , aku mengambil potongan besi itu satu persatu aku pasang supaya bisa membentuk serigala , butuh waktu 7 menita aku menyelasaikannya , karena potongan itu hampir ribuan pintu kecil itu pun bisa ku buka ceklek....ku buka pintu kecil itu saat ku buka betapa aku sangat terkejut dan hampir saja dadaku mau sesak , bagaimana tidak ? Tubuh seorang anak kecil ditusuk empat tongkat besi panjang dan kepalanya di timpuk batu besar , dan perutnya dibelah lalu dijahit lagi aku tidak tau apa isinya . Aku kembali lemas dan tak berdaya dibalik topengku , aku sangat sedihh . Aku menghubungi anggotaku yang diluar untuk masuk beberapa menit kemudian mereka datang dan aku sudah tersungkur .


" Sang Queen , ada apa " Tanya mereka padaku yang sudah tersungkur .


" Saya tidak papa , kalian bawa mayat ini kita pulang "


15 menit aku keluar dengan anggota beserta mayat itu , aku menyuruh anggota yang dimarkas untuk datang .


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2