MAFIA GIRL MISTERIUS

MAFIA GIRL MISTERIUS
Part 31


__ADS_3

Rhumi terbangun dari pingsannya.


" Ternyata aku pingsan lagi " Ucapku sedikit pelan .


Aku beranjak dari kasur untuk mengambil laptop .


" Sudah lama aku tidak membuka laptop , aku harap perusahaan baik-baik saja ." Ucapku sambil membuka laptop ." Tungguu....bagaimana keadaan dia yahhh " Ucapku dengan penasaran.


Aku membuka yang sudah terhubung dengan cctv .


" Dia sendirian disana , sebaiknya aku telpon anggota untuk merawat dan juga mengawasi."Ucapku


Aku menelpon anggota .


📱Hallo , apa kamu sibuk


📱Tidak sang Queen , ada apa menelpon saya ?


📱Menyamarlah jadi pembantu dirumah utamaku , nanti aku naikkan gajihmu 10 kali lipat .Ucapku padanya


📱Baiklah Queen . Sahutnya


Aku keluar dari kamar , tapi ku lihat semuanya sepi dan tiba-tiba ada yang menepuk pundakku .


" Sang Queen ga istirahat " Ucapnya yang tak lain adalah Zora .


" Zora itu kau , aku kira tadi siapa " Sahutku


Zora melihat penampilanku ...


" Kenapa kau melihatku seperti itu "


" Sang Queen mau kemana , seharusnya sang Queen istirahat "


" Aku dah ga papa , badanku juga sudah sehat dan aku mau keluar ada yang ingin ku urus "


"Apa tidak bisa ditunda sang Queen " Ucap Zora cemas


" Sebenarnya bisa ditunda , tapi kesempatan ini tidak akan datang dua kali "


" Ouhh , tapi kalau sang Queen ingin keluar harus ada yang mengawal takutnya terjadi apa-apa lagi pula sang Queen baru sadar dari pingsan " Saran Zora


" Baiklah tapi jangan terlalu mencolok untuk mengawalku "


" Iyaaaaa ...."


Aku pergi ke garasi untuk memilih mobil Sport Lamborghini warna hitam seperti warna kesukaanku , aku tancap gas bremm..... mobilku pun melaju dengan kecepatan sedang , banyak yang terpana dengan mobilku entah siapa itu aku tidak tau .Ouhh ya penampilanku saat ini memakai baju warna hitam , celana warna abu-abu dan kacamata yang sedikit hitam kebiruan , aku sedikit memoles bedak dan lipstik yang sedikit karena bibirku sudah merah lebih dahulu .


Aku sampai dirumah utamaku , saat aku datang rumah memang sepi . Aku membuka pintu dan mata elangku ini tertuju dilantai dua , aku kesana untuk melihatnya .


Orang itu terkejut melihatku .


" Anda siapa ? Apakah anda yang menyelamatkan saya " Ucapnya


" Apa dia tidak mengenaliku " Ucap batinku "Ahhh sudahlah itu lebih bagus ." Ucapku lagi dalam hati

__ADS_1


" Saya pemilik rumah ini "Ucapku dingin lalu kembali berkata " Anda saya temukan di jurang ." Ucapku lagi


Dia sontak terkejut lalu bertanya ?


" Apa anda juga melihat suami saya "


" Suami ? Ucapku yang pura-pura bingung .


" Iya suami saya , saya dan suami kecelakaan mobil "


"Saya tidak melihat mobil atau suami anda , yang saya lihat hanyalah anda " Ucapku lagi


Dia mendengar langsung lunglai dan hampir terjatuh


" Aaahhhhhh " Teriak wanita itu , aku pun langsung menahannya dan kini wajah kami makin dekat wanita itu memandangku antusias entah apalah yang dipikirkannya .


" Anda kenapa "? Tanyaku padanya


" Itu......kamu pakai kacamata " Ucapnya


" Ouhhh" ucapku ,aku sengaja tidak melepas kacamataku karena warna biji mataku yang biru membuatku minder .


" Anda tidak papa ." Tanyaku lagi memastikan


" Saya ga papa , tapi apa kamu benar-benar tidak melihat suami saya "


Aku menggeleng dan bilang


" Kalau saya lihat suami anda , dia pasti saya bawa kesini persis disamping anda " Ucapku lagi .


Kruukkkkk....kruuuukkkk....kruuuukkkkk ...suara perut wanita itu .


" Apa anda lapar , kebetulan saya juga lapar , karena baru tadi malam datang dan tidak sempat membeli bahan dapur , anda tunggu disini didepan ada nasi goreng saya belikan ." Ucapku dan pergi


Aku beli nasi goreng ...


" Bangg ..saya beli 2 porsi satu pake ayam dan satu pakai hati " Ucapku


Abang itu sedikit canggung menyiapkan nasi goreng , sampai aku menegurnya karena lupa mencampurkan kecap pada nasinya .


" Itu nasi goreng tidak dicampur dengan kecap bang " Ucapku datar


" Astaga neng saya lupa ." Ucap abang itu mengambil kecap tapi tangannya gemetaran .


Nasi goreng itu dibungkus...


" Neng ini yang saya robek sedikit kertanya itu ayam " Ucap abang itu canggung dan gugur seraya menyerahkan bungkusan . aku heran , dan bertanya ?


" Kenapa tangannya gemetar bang " Ucapku


" Ga papa kok neng "


" Rasanya tidak mungkin , apa ada yang salah dengan saya jujur saja . "


Abang itu pun menghela nafas pelan dan mulai mengatakan.

__ADS_1


" Tadi neng saya lihat keluar dari rumah mewah itu , saya kaget ada apa ? Saya setiap hari jualan disini hampir tidak ada yang keluar dari rumah itu , yang saya lihat hanya beberapa orang itu pun cleaning servis dan saya lihat juga neng sedang menuju ke arah saya , dan saya makin kaget neng beli nasi goreng saya yang dipinggir jalan ini ." Jelas abang itu .


Aku yang mendengar hanya mengangguk pelan .


" Ouhh itu yahh , saya memang jarang tinggal dirumah ini , ouhh ya bang ini uangnya " Aku memberikan uang seratus ribuan .


"Aduhh neng saya ga ada kembalian , duit pas aja ya neng " Ucapnya


" Yasudah ambil saja semuanya "


" Tapi saya ga bisa terima neng "


"Sudah ambil saja , saya tidak suka penolakan " Ucapku kemudian pergi.


Aku masuk ke rumah lalu menuju dapur dan mengambil piring untuk ku sajikan di meja makan , aku buat dua gelas susu hangat dan dua gelas air putih . Semua makanan tersusun rapi di meja makan , aku memanggil wanita itu .


" Ayo kita makan " Ucapku


Kami pun makan berdua dirumah yang besar ini .


" Kalau boleh saya tau , nama kamu siapa ? Tanya wanita itu


" Rhumi " ucapku singkat


Wanita itu seketika terhenti makan ...


" Ada apa , kenapa berhenti "


" Nama kamu sama dengan anak saya " Ucap wanita itu pelan dan terlihat menyimpan kesedihan .


" Benarkahh " Ucapku seraya melepas kacamata dan terlihatlah mataku biru dan bulu mata yang lentik hingga membuat wanita itu kaget bukan main .


" Mata kamuu....." Ucapnya


" Ada apa dengan mata saya " Ucapku yang tidak memandang ke arahnya sedikitpun


" Mata kamu biru , mata anak saya juga biru "


" Mungkin itu hanya kebetulan " Ucapku " Lalu nama anda siapa ? Tanyaku


Tapi wanita itu diam , dia tidak menjawab pertanyaanku , aku kembali bertanya ?


" Maaf , nama anda siapa ?


" Ouhhb ..mmmm.....nama saya Dila " Ucapnya yang antusias memandangku tanpa henti .


Iya saat ini aku bersama Dila


( mama kandungku ) , saat mama Dila ingin bertanya lagi tiba-tiba...tut ....tut ...tut....auara hape ku berbunyi , aku angkat telpon ...


📱Hallo , ada apa ? Benarkahh , bagus kalau begitu .Nanti malam saya temui kalian .Ucapku dan mematikan telpon .


" Maaf bu Dila , saya ada urusan tapi ibu Dila masih sakit . Sebaiknya istirahat dulu " Aku memapahnya ke kamar " Kalau ibu Dila perlu sesuatu telpon saya , ouhh iya ini handphone buat ibu , nomor saya sudah ada di kontak ." Aku pergi tapi aku kembali sedikit berbalik " Ouhh yahh bu Dila satu lagi , rumah ini sebagian pintunya memakai sandi kebetulan kamar yang ibu tempati tidak memakai sandi dan didalamnya juga lengkap " Ucapku kemudian pergi .


Aku tersenyum tipis saat meninggalkan ibu Dila alias mamaku sendiri .

__ADS_1


__ADS_2