MAFIA GIRL MISTERIUS

MAFIA GIRL MISTERIUS
Part 40


__ADS_3

Tuan Qaza benar-benar sangat terpukul, mendengar cerita istrinya.


"Iya sayang kamu pasti sangat menderita, selama aku gak ada."Kata Tuan Qaza.


"Gak papa kok mas, aku juga seneng banget kamu ada.Karena aku pikir, selama ini kamu udahh..."Belum sempat Mama Dila ngomong, langsung dipotong Tuan Qaza dengan lembut.


"Suuuuuuut."Kata Tuan Qaza, seraya jari telunjuknya menyentuh bibir istrinya yang masih merah itu walaupun sudah berumur.


"Sudahhh."Kata Tuan Qaza.


Dila hanya tersenyum.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Anggota Galaxi sudah mengepung rumah tuan Agie dan istrinya.


" Siapkan diri kalian."Ucap mafioso.


lalu dijawab oleh anggota.


"Baik."Mereka berkomunikasi lewat alat pendengaran yang tajam.


Sedangkan Nyonya Dea dan Tuan Agie sedang bersantai, menikmati minuman yang menyegarkan.


"Sayang."Ucap Guan Agie.


"Hmmmmm."Sahut Nyonya Dea.


"Apa yang kita raih sekarang sudah cukup,"Tanya Tuan Agie.


"Bagaimana yahh mas, mau dibilang cukup masih belum cukup.Tapi, kalau dibilang gak cukup semua sudah terpenuhi."Sahut Dea.


" Apa kita harus menyingkirkan mereka semua , seperti kita pernah menyingkirkan tuan besar dan cucunya " Ucap tuan Agie , yang dimaksud tuan besar adalah tuan Zaki Ranoya ayah dari tuan Qaza Ranoya , dan yang dimaksud cucunya adalah Rhumi Ranoya { Aku sendiri yang kini dikenal sebagai anak nyonya besar Abila yaitu Naawa.}


Tuan Agie tidak tahu jika aku selamat dari kecelakaan itu .


Saat keduanya sedang asyik memadu kasih seakan dunia ini hanya milik mereka berdua , hingga tidak sadar jika anggota Galaxi sudah mengepung mereka dengan senjata yang sudah siap mereka keluarkan " Aku rasa sudah cukup " Ucap anggota satu .


Mereka terkejut " Apa-apaan ini " Ucap tuan Agie .


" Seperti yang kau lihat, kami sedang apa." Ucap anggota dua .


"Kurang ajar " Ucap tuan Agie emosi dan ingin menyerang .


Anggota tiga langsung menyodorkan pistol ke arah tuan Agie " Aku rasa jangan " Ucapnya .


" Siapa kalian " Tanya tuan Agie .


" Itu tidak penting." Ucap anggota empat .


" Mas aku takut " Ucap nyonya Dea ketakutan .


" Ikuti semua yang kami inginkan " Ucap mafioso satu .


" Hoohh ,dari pakaian kalian ...sepertinya bukan orang sembarangan apalagi kalian memakai topeng ." Ucap tuan Agie .


Mafioso satu tidak ingin banyak bicara " Bughhhhh...." Mafioso satu menampar perut tuan Agie .


Nyonya Dea yang melihat suaminyaa di tampar berteriak " Aaaaaaaaaaa mas "Nyonya Dea ingin membantu suaminya , namun di cegat oleh anggota satu . " Lebih baik jangan ."


Tuan Agie kesakitan " Aakhh ,bajing*n kalian". Ucap tuan Agie .


" Katakan sesuka hatimu. " Ucap mafioso satu , lalu kembali berkata " Bawa mereka."


Tuan Agie dan istri pun dibawa anggota Galaxi , sedangkan mafioso memberi pesan kepada Zora .


📃 Target berhasil .


Zora membalas pesan mafioso .

__ADS_1


📃Lakukan sesuai rencana sang Queen .


Mafioso itu tersenyum lalu pergi untuk membawa dua durjana itu .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tiba-tiba Abila tersandung " Aaaaaaaakh."


" Abila kamu gak papa " Ucap tuan Taufan .


" Aku gak papa mas "Sahut Abila.


" Aduhh pah tantee , kok kita disini-sini aja sihh jalannya " Ucap Ara .


" Kamu benar Ra " Sahut Abila lagi .


" Jangan-jangan kita..." Ucap Ara yang langsung di sambung oleh tuan Taufan " Tersesat"


" Ahhhhhh tersesat , aduuuhhh Ara takut paahh ." Ucap Ara .


" Sudah kalian tenang saja " Ucap tuan Taufan menenangkan.


Mereka semua sudah berada dalam hutan , mafioso dan anggota membawa tuan Agie dan istri .


" Kalian mau membawa kami kemana ? Tanya tuan Agie .


" Tidak usah banyak tanya " Bentak anggota .


" I-iya ..." Ucap tuan Agie yang dipenuhi rasa takut seakan mau diterkam oleh singa .


...****************...


Tuan Qaza mengucapkan terimakasih padaku , walaupun dengan nada sedikit ketus " Makasih " .


" Hmmmmmmm " Sahutku .


" Terus sekarang kita bagaimana mas ,kita ada dihutan lho ." Ucap Dila.


" Siapa mereka bos " Ucap anak buah bos preman ,bos preman itu bernama Araf .


Mereka saling pandang...


" Acuhkan saja , karena kita mencari Naawa putar balik " Ucap tuan Taufan , yang di anggukkan oleh Abila dan Ara .


Mereka pun putar balik namun bos preman itu berucap " Tungguuu....." Ucap Araf .


Lili dan Denis yang mengikuti Taufan dan yang lainnya dari tadi gelisah .


" Aduhh gimana nih Den " Ucap Lili .


" Kita lihat aja nanti " Sahut Denis .


" Tapi bagaimana kalau mereka yang berwajah sangar itu menyerang tante Abila sama yang lainnya ." Ucap Lili dengan jelas kekhawatirannya.


" Makanya kita lihat dulu situasinya "Jelas Denis .


Taufan dan yang lainnya pun berbalik .


" Ada apa " Tanya Taufan .


" Kalian darimana " Tanya Araf .


" Kami dari luar , ada yang ingin kami cari di sini ." Sahut Taufan yang dibelakangnya Abila dan Ara sudah berpegangan tangan .


" Apa yang kalian cari " Tanya Araf penuh curiga.


" Apa kami wajib memberitahunya " Tanya Taufan balik.


" Hahahah " Araf tertawa sebentar lalu dengan sekejap merubah ekspresi wajahnya menjadi datar " Ini wilayahku , jadi apalagi yang ditanyakan " Ucap Araf .

__ADS_1


" Mereka ini bukan orang baik-baik " Batin Taufan .


" Duhhh gimana nihh ,mereka mana banyak lagi " Batin Ara .


" Mas Taufan " Batin Abila memandang kakaknya sendiri.


" Kurang ajar " Ucap Araf lalu menyuruh anak buahnya " Tangkap mereka "


Dengan cekatan tuan Taufan menyuruh Abila dan Ara " Lariii......"


" Tapi -..." Kata Ara .


" Cepat lari " Ucap tuan Taufan sambil mendorong Ara dan Abila .


" Ayo tante " Ucap Ara yang menarik tangan Abila .


" Aakhhh " Teriak Abila karena takut .


Mereka berdua lari meninggalkan tuan Taufan .


" Mas kamu harus selamat mas " Batin Abila yang terus berlari .


" Papah please bertahan " Batin Ara .


Sedangkan Araf yang melihat Abila dan Ara lari langsung menyuruh anak buahnya mengejar.


" Kenapa kalian diam ,cepat kejar " Bentak Araf .


" Baik bos " Ucap anak buah Araf.


Namun saat mereka ingin mengejar , tuan Taufan langsung mencegahnya.


" Hadapi saya dulu " Ucap tuan Taufan .


" Cari mati lo " Ucap salah satu anak buah Araf .


Karena dihalangi anak buah Araf pun menampar tuan Taufan .


" Bugh..." Satu tamparan mengarah ke wajah tuan Taufan namun tidak berhasil karena ditahan oleh tuan Taufan .


" Hiyaaa" Tuan Taufan berusaha menahan , lalu dipelintirnya tangan preman itu ke belakang .


" Kreeekkkk " Suara tulang mulai patah .


" Aakhhhhhhh eeheeeeee" Teriak preman itu .


Tuan Taufan pun menjatuhkan preman itu , lalu menendang.


" Bughhh.." Suara hantaman kaki tuan Taufan mengenai tubuh preman itu .


" Aaakhhhh " Suara erangan preman itu karena sakit .


" Kurang ajar " Ucap teman preman itu , dia membawa kayu lalu mengayunkannya pada tuan Taufan dan tuan Taufan berhasil menghindar kekiri .


" Hiyaaaaa " Pada saat tuan Taufan berhasil menghindar ,tiba-tiba dari arah belakang dipukul oleh Araf dengan kayu yang besar .


" Bughh ...." Suara yang cukup keras .


Tuan Taufan sudah tidak bisa berkata lagi karena itu sangat mendadak , berpaling lah tuan Taufan dan braaaakkk.....tuan Taufan jatuh pingsan .


Sedangkan Abila yang melihat kakaknya sudah jatuh " Mas Taufan , ya allah " Ucap Abila sambil kedua tangannya menutup mulutnya .


" Tante papa tante " Ucap Ara tidak percaya .


" Iya Ra , kita kesana bantu papa kamu " Ucap Abila .


" Iya tante " Sahut Ara .


Mereka pun berbalik , dan saat berbalik tiba-tiba ada yang membekap mulut Abila dan Ara .

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2