
Tuan Qaza berhasil mengambil kembali rumahnya yang dulu.
"Raka, tolong kamu urus berkas-berkas yang sudah dimanipulasi oleh tuan Agie yah."Kata Tuan Qaza."
"Baiklah, saya permisi dulu."Kata Raka.
Raka Wisnu adalah sekretaris muda yang setia, dia telah bekerja di perusahaan milik Tuan Qaza selama 5 th.
Raka Wisnu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Malam ini, aku menyiapkan buku-buku sekolah.Mami melihatku seperti sibuk, langsung bertanya?
"Sayang, kamu kayaknya sibuk banget."Tanya mami yang memperhatikanku.
"Iya mam, besok Naawa mau masuk sekolah."Sahutku seraya memilih buku yang ingin ku bawa besok.
"Lho, emang kamu udah baikan.Baru aja keluar dari rumah sakit, kamu gak istirahat dulu."Kata mami yang masih mengkhawatirkanku.
"Gak papa mam, sekalian cari teman juga.Naawa juga bosen dirumah terus, hitung-hitung kejar pelajaran yang ketinggalan kemarin."Jawabku dengan lembut.
"Ok, dah selesai."Kataku.
Abila hanya tersenyum melihat putrinya ini.
"Sudah selesai sayang,"Kata Abila.
"Iya mam, sudah selesai."Sahutku.
"Ya sudah kita makan malam yuk,"Ajak mami.
"Iya mam,"Kataku.
Mami merangkul pundakku,dan kami pun menuju meja untuk makan malam.
"Mami,"Panggilku pelan sambil makan.
"Hmmmm,"Sahut mami elegan.
"Mami tau gak, sekolah Naawa sekarang milik siapa."Tanyaku pada mami.
"Tau, milik keluarga Dirga kan."Jawab mami.
"Gimana kalau mami beli aja itu sekolah,"Usulku pada mami.
"Ngapain harus beli sekolah itu, gak biasanya kamu."Heran Abila, pada anaknya yang satu ini.
"Ya gak papa mam, siapa tau mami mau beli kan."Kataku yang biasa aja, sebenarnya sih juga tidak masalah.Kalau mami tidak membeli sekolah itu,karena aku sendiri yang akan membeli sekolah itu.
"Ya sudah habiskan dulu makanannya yah,"Kata mami.
"Iya mam,"Kataku.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
David juga mempersiapkan buku-bukunya malam ini,karena dia juga harus menyiapkan mentalnya supaya nanti tidak ada kekacauan yang berlebihan.
"Gimana yahh caranya, gue ngasih tau Denis masalah Divanna."Batin David.
David mengambil fotonya yang dulu, di foto itu ada dirinya,Denis,Dito,dan juga Divanna saat masih Smp.
__ADS_1
"Div, maafin gue yah.Gue emang pengecut,gue cowok payah."Batin David mengutuk dirinya sendiri, karena kesalahannya yang bodoh.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Denis lagi kasmaran dengan Lili malam ini.
📃"Malam Li," Chat Denis Di WhatsApp.
📃"Malam juga Denis, ada apa? Balas Lili.
📃"Lagi ngapain,"Tanya Denis dalam chatnya.
📃Gue lagi rebahan aja kok, lo juga lagi ngapain."Balas Lili.
📃Mikirin lo🤣,"Kata Denis sambil memberikan emot ketawa.
📃Haishhhhh apaan sih, gak usah gombal😝."Balas Lili, yang juga memberikan emot.
📃Gue gak gombal Li, gue serius mikirin lo."Kata Denis lagi.
📃"Udah deh, gak usah bikin baper tau gak."Balas Lili.
📃Ya udah, gini aja deh besok lo gue jemput yahh."Kata Denis.
📃Ngapain lo jemput gue,"Kata Lili
"Ya ampun nihh anak, gak paham-paham."Batin Denis sambil geleng-geleng kepala.
"Lahh kok gak dibalas lagi, gimana sih Si Denis katanya mau jemput."Batin Lili yang bibirnya sudah maju 1000 Centi.🤣🤣🤣🤣
📃Udah deh, tunggu gue aja besok sekolahnya.Terus bilang sama sopir lo,kalau lo dah ada yang jemput.Jangaj nolak yah,besok gue jemput."💓💓💓Kata Denis, yang memberikan hati untuk Lili.
Lili yang membaca balasan Denis, seketika melayang di dunia mimpi yang indah.
"Ya ampun Den, lo baik banget sih.Eh tapi gue gak boleh ge'er dulu,gue gak malu."Batin Lili yang selalu waspada.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sampai malam ini, Awan bingung bagaimana caranya dia bertemu kembali dengan keluarganya.
"Dari berita yang keluar, Tuan Agie sudah tewas.Itu artinya,papa sama mama baik-baik aja."Batin Awan.
"Saya periksa dulu yah,"Kata Luna.
"Apa dokter yang membawa saya kesini."Tanya Awan pada Dokter Luna.
"Iya Pak, memang ada apa."Kata Luna.
"Boleh saya minta tolong sekali lagi,"Kata Awan yang sedikit memohon.
"Boleh,memang anda mau minta bantuan apa."Kata Dokter Luna.
"Dokter tau Tuan Qaza, pemilik PT.Ranoya News."Kata Awan.
"Saya tau beliau,"Sahut Dokter Luna.
"Tolong hubungi dia, dan beritahu jika saya ada disini."Kata Awan.
"Baiklah, nanti saya hubungi."Sahut Dokter Luna.
"Terimakasih, sekali lagi terimakasih Dok."Kata Awan.
"Iya sama-sama, saya permisi dulu."Kata Dokter Luna lalu pergi.
"Syukurlah dokter itu mau membantuku,selain cantik ternyata dia juga baik."Batin Awan.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dimalam yang sepi, di rumah yang sederhana tanpa kemewahan.Melamunlah seorang wanita, dia sangat terpukul akan kepergian suaminya.Wanita itu adalah Dea, mamanya Sinta.
"Mas, kenapa kamu meninggalkan kami secepat ini.Aku dan Sinta masih membutuhkan kamu mas, aku dan Sinta tidak bisa hidup tanpa kamu."Batin Dea.
Rumah Sinta dan kedua orang tuanya yang sekarang.
Sangat berbeda, dari yang dulu.
Dari kejauhan, Sinta melihat mengawasi mamanya.
"Kenapa nasibku jadi malang begini,yang melakukan kejahatan adalah papa.Tapi aku dan mama yang kena getahnya,walaupun mama juga ikut andil dalam kejahatan papa."Batin Sinta yang menangis dalam diam.
Sinta sangat terpukul, dengan kejadian yang menimpa keluarganya.Sinta jadi pribadi yang lebih banyak diam, daripada berinteraksi dengan teman-temannya disekolah.Apalagi sekarang ada Chloe, yang akan jadi musuh besarnya nanti.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dalam kamar nuasa biru, yang sangat disukai Luna.
"Tuan Qaza yah, bagaimana aku menghubunginya nomornya saja aku tidak tahu."Batin Luna.
"Lagian, kenapa orang itu malah memintaku.Apa dia tidak punya keluarga, ahh tunggu keluarga.Aku tahu apa yang harus aku lakukan, Luna mencari profil Tuan Qaza di google.
"Ahh ini dia,aishhh jadi orang itu anak sulung Tuan Qaza."Kata Luna.
"Hubungi gak yah,"Kata Luna yang masih tidak nyaman dengan bantuan Awan.
"Hubungi aja deh,"Kata Luna.
Tut...📞
Tut...📞
Tuan Qaza pun mengangkat telpon.
"Iya halo, ada apa?Kata Tuan Qaza.
"Mohon maaf, apa benar ini atas nama Tuan Qaza."Kata Luna.
"Iya saya sendiri,"Sahut Tuan Qaza.
"Begini Tuan Qaza, saya Dokter Luna Atmaja. Mau memberitahukan bahwa ada pasien kami yang bernama Awan, meminta untuk menghubungi Tuan untuk segera menjemputnya besok pagi.Di rumah sakit Surya Medika."Jelas Luna.
"Benarkah, iya saya ayahnya.Eeee...mohon maaf dokter, bagaimana keadaan anak kami."Tanya Tuan Qaza.
"Untuk saat ini baik-baik saja, kalau tuan ingin lebih tau langsung saja besok saya.Saya ada urusan sebentar, terimakasih."Kata Luna yang segera mematikan telponnya.
"Aaa tunggu dokter,tut ..tut .."Suara telpon putus.
"Haishhhhh, main putus telpon aja ini dokter orang belum selesai nanyak."Kesal Tuan Qaza.
"Hah, pengennya singkat malah lama ngomongnya sama Tuan Qaza."Gerutu Luna.
***BERSAMBUNG ...
Author up lagi yahh, ini Author mau ngasih tau kalau nanti akan rilis lagi novel kedua nanti yahh***
__ADS_1
Terus ikuti novel mafia girl misterius...