Mainan Tuan Dimitri

Mainan Tuan Dimitri
S2 - Dia Anak Kita?


__ADS_3

“Magnus, kamu sudah hidup berapa abad di dunia ini?” tanya Ansel saat kapal baru Magnus berlayar mengarungi laut luas.


“Aku sudah hidup sejak belum ada perabadan. Jadi kamu hitung sendiri saja itu sudah berapa abad.” Magnus menatap lurus ke depan. Bangga dengan kecepatan yang dapat ditempuh kapal barunya ini.


“Kamu tidak kesepian hidup selama itu seorang diri?” Ansel tak dapat membayangkan dirinya satu abad kemudian akan bagaimana. Sepertinya waktu itu masih jauh.


“Vampir tidak bisa merasa kesepian. Itu pasti sisi manusia-mu yang berkata. Bagaimana pun juga, kamu dilahirkan dari rahim seorang manusia. Mungkin itu mempengaruhi kepribadianmu. Tapi seharusnya vampir itu dingin dan tak berperasaan.”


“Aku rasa itu tidak benar. Vampir bersikap dingin dan tak berperasaan karena ingin melindungi dirinya sendiri dari rasa sakit. Buktinya papa bisa sangat mencintai mama.”


“Ya, dan itu hampir membunuhnya. Ah, kamu tidak tahu ternyata?” tanya Magnus saat Ansel kelihatan bingung. “Sebaiknya kamu tanyakan sendiri saja pada orang tuamu.”


“Kalau maksudmu papa tidak bisa hidup tanpa mama, itu memang benar. Karena mama adalah wanita yang ditakdirkan untuknya. Bagaimana denganmu, Magnus? Apakah kamu menunggu sosok wanita yang ditakdirkan untukmu?”


Magnus mengeraskan rahangnya. “Aku tidak perlu menunggunya.”


Karena dia sudah bertemu dengan wanita itu. Bahkan wanita itu sekarang berada di sebuah ruangan rahasia di dalam kastilnya.


Setelah perlayaran mereka usai dan kapal kembali ke dermaga, matahari sudah terbenam. Magnus tidak sabar untuk mengunjungi Gwen.

__ADS_1


Ketika dia masuk ke ruangan rahasia itu, Magnus langsung memeluk Gwen dari belakang dan menghirup tengkuk lehernya. “My Gwen… Kamu menungguku?”


Gwen menepis tangan Magnus dan menjauh. “Kenapa kamu mengurungku terus di sini, Magnus? Aku ingin keluar. Aku sudah bosan…”


Terkadang kalau Magnus sedang mood bermain dengan Gwen, dia akan membuat Gwen mengingat semua masa lalunya. Karena permainan ini akan membosankan kalau Gwen hanya menuruti semua perkataan Magnus.


Setelah ingatan Gwen kembali, gadis itu akan berteriak, memberontak, menyumpahi Magnus. Lalu karena tak berdaya melawannya, Gwen akhirnya luluh dan menuruti permintaan Magnus agar dia bisa dibebaskan dari tempat ini.


Gwen tidak kebal terhadap kekuatan vampir seperti Chloe karena dia murni manusia biasa. Jadi Magnus bisa leluasa menghapus ingatan Gwen.


Hari ini, Magnus tidak tahu kenapa Gwen tiba-tiba bersikap seperti ini.


“Gwen, dengarkan aku—“


“Tidak, Magnus. Dan jangan harap aku akan memberi darahku kalau kamu tidak membiarkanku keluar dari tempat ini!!” Gwen berteriak.


“Aku bisa membuktikan kalau kita sudah menikah.” Magnus melengkungkan bibirnya ke atas. “Masih tidak percaya? Tunggu aku sebentar.”


Magnus berjalan keluar dan Gwen langsung panik. “Kamu mau ke mana? Kamu mau meninggalkanku lagi di sini?? Tolong, lepaskan aku, Magnus.”

__ADS_1


Gwen menahan tangan Magnus. Dia menangis sekarang. Dia terus menerus memohon. Magnus mengusap air mata Gwen.


“Tidak, sayang. Aku akan kembali. Tunggu aku sebentar.”


Gwen tak berdaya saat Magnus melepas tangannya dan menutup pintu itu kembali. Pintu yang tak bisa dibuka dari dalam. Gwen histeris dan mencakar-cakar tembok batu bata itu dengan kukunya sampai berdarah.


“Magnus!! Kenapa kamu begitu tega berbuat seperti ini?! Jangan tinggalkan aku di sini seorang diri!!” Jeritan itu seakan tak bisa menembus dinding tebal. Gwen terjatuh ke lantai dan menangis.


Namun tak berapa lama kemudian, dia bisa mendengar suara pintu dibuka. Gwen segera bangkit berdiri.


“Ya ampun, Gwen. Aku sudah bilang kalau aku akan kembali. Aku membawakan bukti agar kamu percaya. Lihat.”


Di tangan Magnus, ada seorang bayi perempuan mungil yang mata indahnya terbuka lebar. Warna rambut coklat chestnut itu sangat mirip dengan warna rambut ibunya.


Gwen terkesiap. “Bayi ini… Dia anak kita?”


...----------------...


Note: Gwen berbeda dengan Chloe ya karena Gwen manusia biasa. Dia bukan setengah manusia setengah vampir seperti Chloe. Jadi Gwen tidak kebal terhadap kekuatan vampir.

__ADS_1


__ADS_2